Regional Indonesia Timur Subholding Upstream, Gelar Doa Bersama Sebelum Tajak Sumur KSE – 001

 




LAMONGAN 1/10 (PORTALBLIRA.com) - Zona 11 Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina melakukan Tajak Sumur Eksplorasi Kasuari Emas (KSE-001), Jumat (1/10).

Eksplorasi ini diperkirakan akan berlangsung selama 46 hari, dengan target kedalaman yang direncanakan 1270 meter, dan terbagi menjadi dua target reservoir yaitu formasi ngrayong dan formasi tuban.

Dalam kegiatan do'a bersama dan tajak pengeboran yang dilaksanakan pada Jumat (1/10), Direktur Utama Regional 4, Awang Lazuardi mengatakan di tahun 2021 ini, Regional Indonesia Timur banyak melakukan aktivitas pengeboran dan eksplorasi. 

“Banyak kegiatan pengeboran yang kami lakukan di tahun 2021, hal tersebut merupakan komitmen dari kami untuk mendukung target produksi nasional 1 juta BOPD pada tahun 2030,” ujar Awang. 

Awang juga menekankan walaupun kegiatan berfokus terhadap target capaian produksi, namun aspek HSSE dan Protokol Kesehatan harus menjadi kunci yang utama. 

“Aspek HSSE harus diutamakan, dengan doa dan usaha yang maksimal dari kita semua, semoga pengeboran Kasuari Emas ini dapat diselesaikan dengan aman dan lancar,” kata Awang. 

Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Nurwahidi yang juga turut hadir secara online, menyampaikan bahwa dalam rangka mendukung pencapaian target nasional, maka harus dilakukannya pengeboran secara massif. 

“SKK Migas berkomitmen untuk melakukan inovasi dan terobosan untuk mempercepat proses dari KKKS termasuk Pertamina supaya proses berjalan lancar,” ujar Nurwahidi. 

Nurwahidi juga berpesan untuk selalu menjaga kesehatan dan Protokol Kesehatan. 

“STMJ harus selalu dikedepankan, STMJ yaitu Stamina harus selalu dijaga, Tangan harus selalu bersih, Masker harus selalu digunakan, dan Jarak harus tetap dijaga,” tambah Nurwahidi. 

Lokasi pengeboran KSE-001 ini terletak di Desa Beru, Kecamatan Sarirejo, Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur. 

Dalam menjalankan kegiatan operasi di lokasi KSE- 001 ini, Zona 11 sudah melakukan persiapan secara matang, baik secara operasional maupun sosial. Protokol Kesehatan juga dilaksanakan secara ketat agar kegiatan berjalan aman. (Her/admin)

Isi Pertamax, Sejumlah Veteran Dapat dari Pertamina di Hari Kesaktian Pancasila

Dandim 0721/Blora Letkol Andy Soelistyo Kurniawan memberikan Vocher secara simbolis kepada veteran 

BLORA, 1/10 (PortalBlora.com) - Dalam rangka Hari Kesaktian Pancasila sejumlah veteran di Kabupaten Blora, Jawa Tengah mendapatkan kejutan dari Pertamina  Region Jawa Bagian Tengah (RJBT) berupa voucher senilai satu juta rupiah, Jumat (1/10).

Apresiasi diberikan oleh SBM Sales Brand Manager Abisatya, di SPBU Mlangsen, Kecamatan/Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Sebanyak lima Veteran dari pajuan Dwi Kora, Seroja dan lainya, masing masing mendapat Vocher satu juta rupiah karen telah berlangganan Pertamax sejak adanya Pertamax di SPBU.

"Untuk pelayanan di SPBU Pertamina sangat bagus ya, dan untuk Pertamax ini kwalitasnya sangat bagus, irit, ramah lingkungan, perawatan mesin juga bagus. Saya itu berlangganan Pertamax sudah sejak ada Pertamax," kata Mukiman pejuang veteran Seroja.

Selain sebagai pelanggan Pertamax, di hari Kesaktian Pancasila ini Pertamina juga memberi penghargaan atas jasa jasa besar para pejuang Veteran, yang rela berkorban jiwa raga membela tanah air.

"Karena bertepatan dengan hari Kesaktian Pancasila, bayak sekali veteran yang gugur pada saat itu. Jadi kami memilih veteran untuk kami apresiasi, karena jasa besar beliau sehingga kita sekarang bisa menikmati kondisi saat ini," ungkap Abisatya 

Pertamina, lanjut Abisatya, memilik program langit biru, yaitu pembelian produk yang ramah lingkungan dan Berkualitas.

"Pertamax ini bisa, memberi solusi bagi masyarakat untuk membeli BBM yang ramah lingkungan dan berkualitas," jelasnya.

Hadir dalam giat itu, Ketua Hiswana Migas Cabang Pati Suma Novendi, Dandim 0721/Blora Letkol Andy Soelistyo Kurniawan, Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama dan Danyonnif 410/Alugoro Blora Letkol Inf. Prayogo. (Pur/red)

Sambut HUT RI ke 76, Warga Perumda Hiasi Berbagai Pernak Pernik

 



BLORA, 1/8/2021 (PORTALBLORA.com) - Meski di tegah PPKM darurat level 3, tak menyurutkan semangat warga Perumda, RW IV Kelurahan Kunden, Kecamatan/ Kabupaten Blora untuk menyambut Agustusan  bulan penuh sejarah ini.

Ya, dimulai hari ini 1 Agustus 2021, seluruh  warga negara Indonesia wajib mengibarkan bendera merah putih untuk memperingati HUT RI ke 76. 

Termasuk warga Perumda Blora. Warga tampak semangat. Bukan hanya bendera,  mereka juga memasang umbul umbul disetiap lorong dan pintu masuk.

Mereka juga memasang berbagai pernak pernik lampu hias, sehingga malam hari tampak kerlap kerlip lampu berwarna warni.



Ketua Panitia peringatan HUT RI ke 76 Perumda, Suyatno, mengatakan meski berbeda dengan tahun sebelumnya, ia dan warga tetap semangat menghias kampung, karena ini hari bersejarah.

"Ini momen tahunan dan bersejarah bagi bangsa Indonesia, kita sebagai warga negara wajib memperingati. Meskipun di tengah PPKM darurat," ucapnya.

Untuk biaya mereka iuran swadaya sendiri, dengan gotong royong bersama. Namun tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Kalau dulu para pahlawan berjuang melawan musuh atau penjajah, sekarang ini kita, Indonesia berjuang melawan Covid 19," imbuhnya.

Ia berpesan agar warga Perumda khususnya dan Blora umumnya, selalu patuhi protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas, untuk bersama sama melawan Covid 19. (HR)

Kejari Blora Sita Uang Kas Daerah, Ratusan Juta Rupiah

 



BLORA, PORTALBLORA.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Blora Rabu (28/4) sore, sita uang sebesar Rp. 865.000.000 dari kas daerah Kabupaten Blora,  Jawa Tengah. 

"Ya, tadi sore sekitar pukul 15.00 WIB. tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kemari Blora, dipimpin Kasi Pidsus Rendy, S.H. MH, melakukan penyitaan untuk kepentingan penyidikan," ungkap Muhammad Adung kepada media (Rabu, 28/4).

Dijelaskan Adung, uang sebesar ratusan juta itu diduga berkaitan dengan kasus pungutan liar pada penempatan kios pasar cepu, yang telah lama ditangani Kejari Blora. 

"Posisi uang tersebut telah disetor titipkan. Sekarang berada di rekening titipan Kejari Blora di BRI Cabang Blora," jelasnya. 

Penyitaan uang sebesar Rp. 865.000.000 ini, disaksikan oleh Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Blora Slamet Pamuji.

Dihubungi terpisah Selamet Pamuji selaku Plt. Kepala BPPKAD Kabupaten Blora membenarkan adanya penyitaan uang ratusan juta tersebut. 

"Ya mas, tadi sekitar pukul 15.00 WIB sesuai diberita acara kami menyerahkan uang sebesar Rp. 865.000.000. Itu kita transfer ke rekening Kejari Blora. Uang itu untuk bukti penyidikan dugaan pungli kios pasar Cepu," katanya. (Her)

Keterangan Foto ilustrasi Pungli

Tiga Pilar Kelurahan Bangkle Tinjau Langsung Pelaksanaan Cash For Work



BLORA, PORTALBLORA.com  – Tiga pilar Kelurahan Bangkle yakni Babinsa Koramil 01/Blora Serma Riswanto, Bhabinkamtibmas Polsek Blora Aiptu Jony priyo purnomo, S.H., Ketua LKMK  Totok S.Pd serta kepala Kelurahan (Kalur) Andi Nurrohman, S.I.P, M.M meninjau langsung pelaksanaan bantuan pemerintah untuk masyarakat melalui Cash For Work (CFW) tentang kegiatan pemberian fasilitas dan mendorong pendanaan perawatan dan pemeliharaan padat karya (infrastruktur) di lingkungan Rt 03 dan 04 / Rw 01 kelurahan Bangkle, kecamatan Blora, kabupaten Blora. Selasa (20/04/2021) kemarin.

Program padat karya perawatan dan pemeliharaan Infrastruktur dengan program Kotaku dari Dinrumkimhub kabupaten Blora yang di salurkan melalui BKM Bina Warga kelurahan Bangkle kali ini sudah masuk tahapan pelaksanaan.

Adapun tujuan padat karya ini yakni merawat dan memelihara infrastruktur juga menggeliatkan ekonomi masyarakat dengan melibatkan masyarakat setempat akibat dampak pandemi covid – 19.

"Kami sangat menyambut baik bantuan pemerintah melalui Dinrumkimhub berupa padat karya, semoga dengan padat karya ini infrastruktur dan ekonomi semakin baik, sehingga berimplikasi pada situasi keamanan dan ketertiban di wilayah kelurahan Bangkle khususnya dan kabupaten Blora pada umumnya," ungkap Andi Nurrohman, S.I.P, M.M.

Di sela – sela kegiatan, Babinsa Serma Riswanto memaparkan, apapun bentuk kegiatan di Kelurahan binaan, Babinsa bersama Bhabinkamtibmas wajib hadir dan mengetahui serta memonitor kegiatan yang dilaksanakan oleh masyarakat.

"Di samping itu, kami selalu untuk mempertebal rasa kemitraan, sehingga tercipta Sinergitas Tiga Pilar serta keamanan dan kenyamanan di wilayah kelurahan Bangkle,"paparnya.

Sementara Bhabinkamtibmas juga menyampaikan,ti ga pilar kelurahan Bangkle selalu bersinergi baik dalam kegiatan Pemerintahan maupun kemasyarakatan, sehingga apabila ada permasalahan dan kendala yang timbul bisa di selesaikan dengan cara musyawarah. (Pur) 

Kompak, Tiga Pilar Kelurahan Kedungjenar, Blora, Cek Penerapan Prokes PTM di SDN Kedungjenar

 


BLORA, PORTALBLORA.com  - Tiga pilar Kelurahan Kedungjenar yang terdiri dari Babinsa Serka Srinadi, Bhabinkamtibmas Bripka Ragil dan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Kelurahan (Kalur) setempat, kompak cek penerapan Protokol kesehatan pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di SD Negeri Kedungjenar yang beralamat di jalan Gunandar no. 9 B kelurahan Kedungjenar, kecamatan Blora, Blora, Jawa Tengah Selasa (21/04/2021)

Kepala SDN Kedungjenar Maskaryana, S.Pd, M.A.P  mengatakan pembelajaran tatap muka pada semester genap. Dan kali ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan sejak covid 19.

"Senin (19/4/2021) kemarin kita mulai PTM, ini pertama kali setelah sempat libur sejak adanya covid 19 satu tahun lalu. PTM kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya, karena kita harus mematuhi protokol kesehatan," ucap Maskaryana 

Sedangkan teknisnya, lanjut Maskaryana, tiap kelas hanya diisi sebanyak 50 persen dari total siswa yang masuk. hari berikutnya separonya lagi. Sedangkan jam pelajaranya juga kita batasi, untuk kelas I s/d kelas III mulai masuk sekolah pada pkl 07.00 wib - pkl 09.30 wib, sedang kelas IV s/d kelas VI mulai masuk pada pkl 07.00 - pkl 09.45 wib.

"Jadi mulai hari Senin kelas I s/d VI mulai masuk, demikian bergantian secara terus menerus dalam satu minggu," terangnya.

Sementara Plt Kalur Dra. Sri Budi Lestari, kedatanganya ke SDN Kedungjenar bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas ini dalam rangka cek kelengkapan penerapan prokes sebagai syarat PTM. 

"Kami bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas ingin memastikan kesiapan sekolah, termasuk penerapan Prokes, sudah memenuhi persyaratan PTM apa belum, dan ternyata kelengkapanya sudah sesuai," tuturnya.

Ditambahkan  Babinsa Serka Srinardi, pihaknya mengapresiasi kepada Kepala SDN Kedungjenar berserta guru yang telah mentaati program dari pemerintah sesuai SOP dalam menyelenggarakan belajar tatap muka di sekolah.

Sedangkan Bhabinkamtibmas Bripka Ragil mengatakan, Forkompimlur siap mendampingi dan mengawal program PTM di sekolah, sesuai dengan aturan yang sudah di tentukan oleh Pemerintah melalui Dinas Pendidikan.

"Kami berharap kepada kepala Dinas Kesehatan, agar para guru yang mengajar di sekolah, bisa segera mendapatkan vaksin," tutur Bripka Ragil. (Pur)

Respon Positif, Upaya Penanganan Pertamina EP Terhadap Lahan Tercemar di Sambong

 



BLORA, PORTALBLORA.com - Upaya Pertamina EP Cepu Field dalam penanganan dampak kebocoran pipa wilayah Desa Sambong, Kecmatan Sambong, Kab. Blora direspons positif. 

Hal tersebut diketahui saat diadakan pertemuan perwakilan Cepu Field dengan warga terdampak, Dinas Lingkungan Hidup Blora, Dinas Pertanian Blora, Dinas Pelaksana BPBD Blora, Camat Sambong, Kepala Desa Sambong, Danramil dan Kapolsek di Balai Desa Sambong, Jumat (16/4). 

"Terima kasih atas upaya Pertamina langsung tanggap dalam menangani kebocoran pipa sejak dari insiden terjadi hingga saat ini," ucap Nunik Sulistiyo Herniyati, Camat Sambong. 

Yang terpenting, lanjutnya, Pertamina sudah menyampaikan dalam pertemuan bahwa siap bertanggungjawab atas kejadian ini.

" Saya juga sudah menugaskan perangkat untuk membantu penghitungan lahan terdampak," imbuhnya. 


Nunik berharap proses penggantian pipa segera dilakukan dan tidak terulang kejadian serupa. 

Perwakilan dari Cepu Field, Ardhian Prasetyo menyampaikan bahwa pehitungan lahan terdampak tengah dilaksanakan bersama Dinas Pertanian. 

Hasil perhitungan tersebut akan dijadikan dasar kompensasi warga pemilik lahan terdampak. 

"Tim terus berupaya memulihkan lahan. Alhamdulillah upaya kami direspons baik oleh warga dan pihak terkait. Terima kasih untuk warga dan seluruh pihak yang membantu dan mendukung upaya kami," kata Ardhian. 

Pertamina EP Cepu Field, merupakan salah satu lapangan yang dikelola oleh Pertamina Subholding Upstream Regional 4 Zona 11. (Pur/red)



Gempa Di Malang, Getaranya terasa di Blora

 



BLORA,  PORTALBLORA.com - Gempa berkekuatan 6.7  skala richter (SR) yang terjadi di Malang Jawa Timur Sabtu (10/4) siang tadi, sejumlah warga di Kabupaten Blora merasakan getaranya. 

"Tadi saya terasa getaran hanya sebentar, kata orang tua dulu ada lindu lewat," ungkap Yudi salah satu warga Keluran Kunden, Kecamatan Blora (Sabtu, 10/4).

Tak hanya di Kelurahan Kunden di desa Kamolan pun merasakan hal yang sama. Warga bernama Ramananda mengatakan dirinya juga bergoyang.

"Terasa agak gleyor (bergoyang-red), kaya orang mabuk sempoyongan, tapi sebentar tok, " katanya. 

Kepala Pelaksana harian (Kalakhar) Bdan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora melalui tim reaksi cepat (TRC) Agungtri membenarkan hal tersebut. 

"Benar, data dari BMKG, ada gempa berskala 6.7 SR, sekitar pukul 14:00:15 WIB, berada di Lintang 8.95 LS, Bujur 112.48 BT, Kedalaman 25 Km berada di Malang, Jawa Timur tidak berpotensi Tsunami," jelasnya. 

Menurutnya dari pantauan BMKG dijelaskan, gempa tersebut berlokasi di 90 km BaratDaya Kabupaten Malang - Jawa Timur, 95 km Tenggara Kabupaten Blitar-Jawa Timur, 100 km Tenggara Kota Blitar- Jawa Timur, 190 km BaratDaya Surabaya-Jawa Timur, dan 700 km Tenggara Jakata - Indonesia. (Pur)

Bupati Blora Curhat Kondisi Blora ke SKK Migas Jabanusa

 



BLORA, PORTALBLORA.com - Berbagai cara dilakukan Bupati Blora Arief Rohman untuk membangun Kabupaten Blora kedepan menjadi lebih baik.

Kali ini Sabtu (10/4) siang, Bupati Blora yang akrab di sapa mas Arief menyampaikan curhatanya kepada seluruh jajaran Satuan Kerja Khusus (SKK) Migas Perwakilan Jawa-Bali-Nusa Tenggara (Jabanusa) di Rumah Dinasnya.

Di depan jajaran SKK Migas yang diantaranya ada Pertamina, Exxon Mobil, dan perusahaan migas lainnya ini, mas Arief curhat tentang kondisi Kabupaten Blora saat ini, mulai dari tingginya kemiskinan, kerusakan infrastruktur jalan, serta pertumbuhan ekonomi yang minus di tengah pandemi.

Bupati ingin mengajak SKK Migas Jabanusa untuk bersama-sama membangun Blora, mengingat banyak kegiatan migas yang dilaksanakan SKK Migas Jabanusa di bumi Samin ini.

“Dengan masalah-masalah itu kita harus optimis, kalau kita bisa lakukan dengan sesarengan. Salah satu elemen yang kami yakin bisa membantu adalah teman-teman yang bergerak di sektor Migas yang ada di Blora ini” ungkapnya.

Ditambahkan Mas Arief, bahwa Blora sebenarnya memiliki segudang potensi khususnya di bidang sumber daya alam pada sisi Migas dan kayu jati, termasuk di sektor pertanian dan peternakan. 

Dengan menggandeng SKK Migas, diharapkan bisa mendukung optimalisasi potensi tersebut, untuk meningkatkan pendapatan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

“Kita berusaha ada pendapatan - pendapatan yang memang berpotensi membantu kami menyelesaikan pekerjaan rumah (PR) kami. Kemampuan APBD kami sangat terbatas, termasuk untuk anggaran infrastruktur,” paparnya.

Yang jelas, lanjut mas Arief, Pemkab Blora siap mendukung upaya pengoptimalan potensi-potensi Migas yang ada di Blora yang muaranya untuk kesejahteraan masyarakat.

“Kalau ada kendala atau permasalahan di lapangan kami siap membantu, kami terbuka dari sisi perizinan, koordinasi dengan pihak lainnya, kami siap membantu. Termasuk kami sudah punya Perda RT RW yang mana kawasan di daerah selatan ini, bisa menjadi kawasan industri” tuturnya.

Pada rapat tersebut, Bupati dan SKK Migas berdiskusi terkait potensi-potensi yang ada serta Participating Interest (PI), Dana Bagi Hasil (DBH) migas, Corporate Social Responsibility (CSR) , dan sebagainya, sekaligus upaya untuk peningkatan pendapatan daerah yang nantinya bisa untuk mengatasi persoalan seperti halnya infrastruktur jalan yang rusak.  

Bupati juga berharap, agar BUMD yang ada dapat dibimbing agar bisa berkontribusi terhadap pendapatan daerah secara optimal. 

Dengan mengundang seluruh orang Blora yang sukses di dunia migas untuk ikut diskusi bersama, pihaknya ingin memaksimalkan potensi CSR, dan DBH Migas guna mendukung pembangunan Blora.

Kepala SKK Migas Perwakilan Jabanusa, Nurwahidi mengungkapkan, kunjungan kali ini sekaligus untuk berkomunikasi dan mendengar masukan dari Pemkab Blora.

“Kegiatan kami di Blora ini cukup banyak.  intinya tentu ada beberapa hal yang menjadi pesan Bupati kepada kami. Di daerah Blora jangan sampai ada potensi-potensi yang tidak teroptimalkan,” ucap Nurwahidi

Ditambahkan Nurwahidi, masukan - masukan dari Pemkab Blora akan menjadi pertimbangan dalam menyusun kebijakan dan program, supaya dapat bersinergi dan mendukung program daerah.

“Tadi kita telah dengarkan aspirasi, curhatan, dari Blora, sebenarnya memang kami tunggu-tunggu. Supaya kami dalam melakukan kegiatan aktivitas bahkan kebijakan dari pusat bisa tepat sasaran. Apa yang kami laksanakan itulah bersinergi” kata Nurwahidi.

Kedepan lanjut Nurwahidi, pihajnya akan bangun lagi komunikasi secara bersama - sama, industri hulu Migas dengan Kabupaten Blora. Supaya apa yang menjadi aspirasi dari Kab. Blora bisa segera di wujudkan dengan berbagai cara.

Nurwahidi menegaskan, bahwa pihaknya siap untuk berkolaborasi dengan daerah, khususnya dalam membangun Blora menjadi lebih baik.

Ditambahkan Nurwahidi, pada intinya, bagaimana caranya meningkatkan pendapatan asli daerah. Bisa melalui PI, melalui DBH, bisa melalui pemberdayaan BUMD, pengusaha dan lain sebagainya. 

"Kami siap untuk berkolaborasi dengan daerah. Terkait dengan program CSR juga akan coba kami galakkan dan sinergikan lagi dengan program-program dari daerah” pungkasnya.(Pur)

Dishub Blora Akan Tutup Perjalanan Bus Antar Propinsi di Terminal

 



BLORA, PORTALBLORA.com - Larangan mudik dimasa pandemi telah resmi di gembar gemborkan oleh Pemerintah menjelang lebaran tahun ini.

Di Kabupaten Blora sendiri, Dinas Perumahan Pemukiman dan Perhubungan (Dinrumkimhub), akan melakukan penutupan perjalanan Bus antar kota antar  Propinsi (AKAP) di sejumlah Terminal. 

Kepala Seksi Angkutan dan Keselamatan Bidang Perhubungan Dinrumkimhub Blora, Ngadiyanto mengatakan, penutupan perjalanan bus di sejumlah terminal hanya akan berlaku pada Bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP). Sementara untuk Bus Antar Kota dalam Propinsi (AKDP) masih akan dipertimbangkan. 

"Antar Kabupaten gak ditutup. Yang ditutup antar Propinsi, begitu," kata Ngadiyanto saat dihubungi, sabtu (10/4). 

Menurut Ngadiyanto pemudik lokal diperkirakan masih bisa untuk melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman. 

"Ini kan yang diprioritaskan antar propinsinya. Untuk di dalam Propinsi antar kota masih dipertimbangkan," tuturnya.

Penutupan perjalanan antar propinsi berdasar hasil rapat bersama dengan Dinas Perhubungan Propinsi Jawa tengah, Senin (5/4) lalu. 

Selain penutupan perjalan bus antar propinsi, menurut Ngadiyanto juga akan dilakukan penyekatan di jalur perbatasan. 

"Khusus Blora ini kan perbatasan langsung dengan Jawa timur, Nanti penyekatan dilakukan di Ketapang, Cepu, oleh Polda langsung. Kita hanya mengirimkan personil," imbuhnya.

Penyekatan sendiri, lanjut Ngadiyanto, akan mulai dilakukan pada 6-17 Mei mendatang. Selain jalur utama di Ketapang, juga akan dilakukan penyekatan di jalur -jalur tikus oleh anggota gabungan. 

"Jalur-jalur tikus, seperti yang di sorogo juga nanti dilakukan penyekatan. Itu nanti oleh Polres dan petugas gabungan. Digelar selama dua Minggu," tutupnya.(Pur)

Perdana Buka, Warga di Blora serbu Layanan Terpadu On The Spot Polres Blora

 



BLORA, PORTALBLORA.com - Perdana buka warga di Blora serbu pelayanan on the sport Polres Blora Sabtu (3/4) malam, namun tetap mematuhi protokol kesehatan. 

Pelayanan ini, Salah satu inovasi kreatif dari Polres Blora guna mempermudah warga Blora untuk mengurus pelayanan publik seperti perpanjangan Surat ijin Mengemudi (SIM), Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Lokasi perdana yang dipilih adalah Alun alun kota Blora lantaran setiap Sabtu malam ramai buat tongkrongan warga. 

Selesai sholat Maghrib petugas gabungan fungsi dari Polres Blora, sudah standby di lokasi dengan menggunakan bus pelayan SIM keliling. 

"Disaat masyarakat sibuk dengan pekerjaan pada siang hari, maka pada Sabtu malam kita berikan pelayanan kepada masyarakat. Sambil berakhir pekan bersama keluarga, bisa sambil mengurus perpanjangan SIM, SKCK ataupun Surat Kehilangan," ungkap Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama kepada media. 

Dikatakan AKBP Wiraga, bahwa kegiatan ini adalah salah satu upaya untuk mewujudkan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) di Polres Blora. 

"Jadi kita jemput Bola, agar masyarakat lebih mudah dan cepat dalam mengurus dokumentasi ataupun surat surat Kepolisian.

Sunyoto, salah satu warga desa Dalangan Kecamatan Todanan yang mengurus perpanjangan SIM C di Alun alun mengaku senang dengan layanan yang diberikan. 

"Alhamdulilah, masyarakat jadi lebih mudah. Sambil jalan jalan bersama keluarga bisa mengurus perpanjangan SIM. Harapannya semoga kedepan bisa sampai ke wilayah Blora barat juga. Jadi tidak hanya di Alun Alun saja," kata Sunyoto. (Pur/red)

Tanding Lawan Tegal, Kadisporabudpar Malu Tak Punya Stadion

 



BLORA, PORTALBLORA.com - Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Selamat Pamuji, merasa malu tidak punya stadion sepakbola saat memberi sambutan dalam pertandingan sepakbola putri dalam rangka hari Kartini di lapangan eks Stadion Kridosono Minggu (4/4) pagi.

"Sebenarnya saya malu, karena Blora tidak punya Stadion, namun kami bangga masih bisa melaksanakan pertandingan sepak bola dengan lapangan terbuka seperti ini," ungkap Mumuk sapaan akrabnya dihadapan kedua pemain (Minggu, 4/4)

Sepakbola putri ini, lanjut Mumuk, meski belum masuk dalam pekan olahraga Provinsi (Porprov), diharapkan bisa mewarnai olahraga di Blora.

Mumuk yang mewakili Bupati Blora, meminta maaf kepada peserta terutama pemain dari Tegal, karena Bupati tidak bisa menyambut dan membuka kegiatan ini.

" Saya minta maaf karena Bupati Blora tidak bisa hadir, karena ada giat lain yang tidak mungkin ditinggalkan. Saya apresiasi kepada Askab Blora dan Koni atas terselenggaranya kegiatan ini," jelasnya.

Ditambahkan Mumuk Pemerintah akan terus berusaha membangun kembali stadion baru untuk giat Sepakbola. Namun untuk saat ini Pemkab fokus memperbaiki lapangan Kridaloka yang ada Jepon.

"Kami akan tetap usulkan pembangunan Stadion baru, yang rencana anggaranya mencapai 70 Milyar. Namun saat ini kita fokus memperbaiki stadion Kridaloka Jepon agar bisa ikut Liga tiga," tuturnya.

Dalam pertandingan sepak bola putri antara Puslat Pertiwi Blora melawan Yos Sudarso Tegal dimenangkan Blora dengan score 7 - 0. (Pur/red)

26 Anggota TNI dan 1 PNS Sipil Kodim0721/Blora Naik Pangkat

 


BLORA, PORTALBLORA.com - Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Inf Ali Mahmudi, SE, MM Terima Korps Rapor Kenaikan Pangkat Bintara, Tamtama dan PNS Kodim 0721/Blora Terhitung mulai Tanggal 1 April 2021, yang digelar di Lapangan Makodim, dengan tetap menerapkan standar protokol kesehatan, Kamis (01/04/21).

Dalam amanatnya Dandim menyampaikan, kenaikan pangkat merupakan sebuah penghargaan atas kinerja dan penilaian tingkah laku yang baik dalam pelaksanaan tugas. 

"Dengan adanya kenaikan pangkat membawa implikasi pada rasa tanggung- jawab yang lebih besar kepada pimpinan terlebih kepada Bangsa dan Negara. Artinya setiap prajurit yang naik pangkat setingkat lebih tinggi, dituntut tanggung jawab secara moral dalam melaksanakan tugasnya lebih baik lagi," ungkap Dandim 0721/Blora Letkol Inf. Ali Mahmudi.

Dalam melaksanakan tugasnya sehari-hari, lanjut Dandim, para Prajurit TNI dan PNS dituntut mempunyai pola pikir dan berwawasan luas serta mengedepankan kebijakan yang mengarah pada keberhasilan tugas TNI AD.

Upacara kenaikan pangkat dihadiri seluruh Danramil para Pasi jajaran Kodim 0721/Blora, Perwakilan anggota Kodim 0721/Blora, serta Prajurit yang naik pangkat.

 "Selamat kepada 25 Bintara dan 1 Tamtama serta 1 PNS, semoga bisa menambah semangat kinerja dari anggota serta menambah kebahagiaan dan kebanggaan bagi keluarga," Pungkasnya.(Pur)

Puluhan Aktifis Gelar Aksi "Ruwatan Bumi Blora" di Depan PPGJ CPP Gundih

 



BLORA, PORTALBLORA.com - Bertepatan Hari Air Dunia (HAD) 2021, puluhan aktifis di Blora menggelar aksi Ruwatan Bumi Blora dengan tema "Bumi dan Air dan Kekayaan Alam yang terkandung di dalamnya dikuasi oleh Negara dan digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat" didepan Proyek Pengembangan Gas Jawa Central Procesing Plant (PPGJ CPP) PT. Pertamina EP Aset 4 Filed Cepu, Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora Senin (22/3)

Sebanyak 30 orang ini berorasi dengan membentangkan spanduk dan poster bertuliskan tentang sejumlah kebohongan yang dijalankan pihak PPGJ dan PT Pertamina Asset 4 Field Cepu. 

Exy Agus Wijaya selaku koordinator lapangan (Korlap) mengatakan akan mendorong Pemerintah Kabupaten Blora dan DPRD untuk menggunakan hak Prerogatifnya untuk memnaggil PT Pertamina dan perusahaan terkait lainya untuk untuk duduk bareng.

"Projek jaringan gas yang dijanjikan kepada rakyat di empat Kecamatan di Blora selatan selama 7 tahun kok belum terealisasi, hanya jaringanya saja," ungkap Exy kepada sejumlah media. 

Bukan hanya itu, lanjut Exy, ia dan beberapa kawan lainya ingin mempertanyakan juga tentang keterbukaan dana tanggung jawab sosial perusahaan Corporate Social Responsibility (CSR). 

"Kemana dana CSR selama ini, baik kepada masyarakat di ring satu, maupun dana bagi hasil kepada Pemkab sebagai pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD)," imbuhnya. 

Dikatakan Exy, kenyataan dilapangan pembangunan insfrastruktur menuju projek PPGJ tidak ada perubahan, tidak ada pembangunan sama sekali. 

Sementara Warsit Anggota DPRD Blora yang mengawal aksi tersebut sangat mendukung aksi tersebut. Warsit selaku Ketua Pansus di Komisi C tentang minyak dan gas ini, kemarin sudah memanggil Pertamina di Jogja, ternyata sampai sekarang Pertamina belum membayar air dibawah tanah kepada masyarakat, ini bagaimana?.

"Kita ini ngiri pak, Exxonmobil saja perusahaan Amerika serikat itu di luar sana disekitarnya jalan-jalan itu baik-baik dan masyarakatnya juga makmur, " kata Warsit. 

Dikatakan Warsit, DPRD akan membuat Perda Konten Lokal, jangan sampai Blora ini adalah kaya akan minyak dan gas , tapi tidak dapat menikmati. 

"Pertamina tidak memikirkan sedikitpun nasib rakyat disekitar sini, khususnya desa Sumber dan sekitarnya, saya sebagai anggota DPRD bertanggungjawab apa yang saya bicarakan," papar Warsit. 

Aksi dijaga ketat puluhan personil petugas gabungan TNI, Polri dan Satpol PP. Dan tetap mematuhi Protokol kesehatan.(HR/red)

Satu Rumah Roboh dan Sejumlah Pohon Tumbang Akibat Diterjang Angin Puting Beliung

 


BLORA, PORTALBLORA.com - Angin puting beliung yang terjadi di Blora,  Minggu (21/3) sore, menghantam Dua Kecamatan di Kabupaten Blora, Jawa tengah.

Akibatnya, sejumlah pohon dilaporkan tumbang dan rumah mengalami kerusakan.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Blora Hadi Praseno melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) Agung Tri mengatakan, Dua Kecamatan yang dilanda angin puting beliung yakni Kecamatan Kunduran dan Ngawen.

Di Kecamatan Kunduran, Angin puting beliung merobohkan dua buah pohon jati yang berada di Desa Tawangrejo. 

"TRC BPBD Blora melaksanakan evakuasi pemotongan pohon tersebut dibantu menggunakan alat berat," ungkap Agungtri kepada media (Minggu, 21/3).

Sedangkan di Kecamatan Ngawen, angin puting beliung menghantam 4 Desa, masing-masing Desa Trembulrejo, Desa Plumbon, Desa Bergolo dan Desa Bandungrojo. 

Di Desa Trembulrejo Angin puting beliung merobohkan sebuah pohon jati, hingga menggangu jalan lintas propinsi.

Sementara di Desa Plumbon dua rumah dilaporkan rusak berat dan sedang. 

"Rumah rusak berat milik Andang Joko Cahyono, Rumah rusak sedang milik Sutarjo dinding jebol dan genteng hilang," imbuhnya. 

Selain itu Lanjut Agung, di Desa Bergolo dan Bandungrojo sebuah pohon tumbang menimpa dapur rumah warga. Dan 8 rumah warga juga mengalami kerusakan ringan serta satu rumah roboh. 

"Kerusakan ringan ini genteng rumah pada rusak tertiup angin. Sedangkan satu rumah milik Sobirin roboh," katanya. 

Dikatakan Agung, BPBD sendiri saat ini telah melakukan assesmen dan berkoordinasi dengan Pihak Kecamatan setempat. 

"Kita melakukan assesmen dan berkoordinasi dengan pemerintah Kecamatan. Untuk korban jiwa nihil," pungkasnya.(Pur)

Ratusan Warga di Blora, Ikuti Seleksi Pengisian Perangkat Desa

 


BLORA ,PORTALBLORA.com - Sebanyak 487 warga di Kabupaten Blora, Jawa Tengah Minggu (21/3) mengikuti seleksi pengisian perangkat desa.

Mereka mengikuti ujian komputer untuk mengisi kekosongan perangkat desa di tujuh belas desa di Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora. Pelaksanaan ujian komputer bertempat di gedung SMP Negeri 2 Kedungtuban. 

Eko Prayogo, selaku koordinator ketua pelaksana mengatakan dari total 487 orang yang mengikuti ujian komputer kali ini, yang sebelumnya sudah dinyatakan lolos seleksi Administrasi ditingkat desa masing-masing.

"Untuk tahapan-tahapan dari panitia sudah dilaksanakan, seperti sosialisasi, bobot nilai pengabdian, pendaftaran dan verifikasi, sehingga yang bisa mengikuti ujian komputer ini sudah dinyatakan lolos Administrasi ditingkat desa masing-masing," Ujar Eko Proyogo kepada media (Minggu, 21/3).

Dikatakan Eko, bahwa hasil ujian komputer nantinya akan langsung diumunkan di desa masing-masing setelah panitia selesai mengoreksi.

"Begitu tim ahli IT selesai mengoreksi hasilnya akan segera diserahkan kepada panitia dan dan kepala desa. Itupun harus ada nilai passing grade. Dari panitia sepakat bahwa nilai passing grade terendah ujian komputer ini 65 disemua formasi," tegasnya.  

Sedangkan bagi peserta yang nilainya dibawah passing grade yang sudah ditentukan, yakni 65 pihak panitia menyatakan yang bersangkutan dinyatakan tidak mampu.

Eko berharap dalam seleksi ujian perangkat desa ini, tidak ada kendala dan bisa berjalan dengan lancar, serta menghasilkan perangkat desa yang berkualitas. Sehingga bisa membantu desa kedepannya lebih baik lagi dari pada sekarang.

"Dalam palaksanaan ujian seleksi ini, kami benar-benar berkomitmen tinggi dan hasilnya bisa dipertangung jawabkan," Tegas Eko.

Bagi peserta yang dinyatakan lolos nantinya akan mengikuti ujian tahap berikutnya, yakni ujian tertulis yang rencananya akan diadakan besuk pada, 7 April 2021.

Eko berpesan bagi peserta yang tidak lolos harus legowo, karna tidak mampu dalam mengoperasikan komputer.

"Karlena IT ini sekarang benar-benar dibutuhkan di desa saat ini, maka peserta yang tidak lolos harus bisa legowo," pesannya.

Perlu diketahui, dalam seleksi ujian perangkat desa kali ini panitia mengandeng pihak ketiga dari EEC (Excellent Edu Center) yang berlamat di Cepu. 

Dalam pelaksanaannya tetap dengan menerapkan protokol kesehatan serta dijaga ketat dari pihak kepolisian dan TNI. (Pur)

Cegah Covid 19 di Lingkungan Tahanan, Polres Blora Fasilitasi Keluarga Tahanan dengan Video Call

 


BLORA, PORTALBLORA.com - Kepolisian Resor (Polres) Blora Polda Jawa Tengah melalui Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Sat Tahti) fasilitasi keluarga tahanan melalui vidoe call saat besuk tahanan.

Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-19, di lingkungan tahanan Polres Blora. Namun demikian meski melalui video call, tahanan tetap bisa melepas kangen dengan keluarga dengan virtual. 

"Ini kami lakukan karena, untuk mencegah penyebaran covid 19, dilingkungan tahanan Polres, menghindari kerumunan. Namun demikian mereka kan masih bisa komunikasi meski melalui video call, " ungkap Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama, S.I.K melalui Kasat Tahti Ipda Deni Subiyanto, S.E (Jumat, 19/3).

Dengan begitu, lanjut Ipda Deni, maka tidak ada pengunjung atau keluarga, yang bertemu langsung atau tatap muka dengan tahanan.

Menurutnya, langkah itu diambil sebagai tindakan terbaik dan paling aman bagi pengunjung guna mencegah penyebaran virus Covid-19 di Kabupaten Blora, pelaksanaanya tetap dalam pengawasan petugas di ruang khusus besuk tahanan.

“Ini langkah efektif yang kami lakukan untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus corona,” tandasnya

Untuk jadwal besuk tahanan melalui virtual, mulai Senin sampai Ju’mat pukul 10.00 -15.00 WIB. Pembesuk mendaftar dulu, untuk keperluan tahanan dititipkan melalui petugas. 

"Kami beri waktu 10 menit, ruangan sudah disediakan beserta perangkatnya dan gratis tanpa biaya," jelasnya. 

Ia berharap, adanya layanan besuk tahanan secara virtual ini, tahanan tetap bisa melepas kangen dengan keluarga meskipun tidak bertemu secara langsung.

“Kami bukan melarang bertemu, namun ini untuk kebaikan bersama, sehingga kami yakin lingkungan Polres Blora aman, terutama para tahanan,” pungkasnya.(Pur)

Cabor FOPI Blora, Miliki Lapangan Baru


BLORA, PORTALBLORA.com - Cabang olahraga (Cabor)  Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Kabupaten Blora  akhirnya memiliki lapangan olahraga sendiri di komplek eks Stadion Kridosono.

Peresmian lapangan tersebut dilakukan langsung oleh ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Blora Hery  Sutiyono, Jumat (19/3). 

Dalam sambutannya, Hery meminta agar pengurus dan pelatih yang sudah ada untuk segera menyusun program latihan para atlet. Ia berharap kedepan olahraga ini bisa menjadi kebanggaan Kabupaten Blora. 

"Peluang ada. Apalagi sekarang sudah ada lapangan baru. Saya berharap ini bisa dimaksimalkan. Saya cukup yakin atlet Petanque di Kabupaten Blora mampu bersaing dengan daerah lain," ucap Heri saat meresmikan lapangan petanque baru (Jumat, 19/3).

Dikatakan Hery, prestasi olahraga saat ini telah menjadi profesi. Banyak atlet-atlet berprestasi yang diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan mendapatkan bonus yang melimpah. 

"Kehidupan mereka lebih dari cukup. Karena apa? Saat ini memang perhatian pemerintah terhadap atlet luar biasa. Mereka yang berhasil meraih kejuaraan nasional hingga internasional sudah terjamin masa depannya. Bonus juga luar biasa. Semoga ini bisa menjadi motivasi kalian," ucapnya. 

Petanque ini, lanjut Hery, sudah menjadi salah satu cabang olahraga tingkat Nasional, maupun Internasional, bahkan Olimpiade. 

Sementara itu, Ketua umum FOPI Kabupaten Blora, Sumarno menambahkan, pada September nanti akan digelar Pekan Olahraga Daerah (Popda). Dalam kejuaraan tersebut atlet Petanque Blora diharapkan bisa berpartisipasi sekaligus sebagai langkah awal untuk persiapan seleksi Pekan olahraga Propinsi (Porprov). 

"Masih ada waktu sekitar 5-6 bulan. Tolong semua dipersiapkan. Sebelum Januari nanti ada seleksi untuk Porprov," ucapnya. (Pur)

Warga Tutup Digemparkan Adanya Temuan Mayat di Dalam Sumur

 

Tim Reaksi Cepat (TRC ) BPBD Blora Bersama Sat Unit Reskrim Polsek Tunjungan sedang evakuasi mayat tercebur di Sumur (Kamis,17/3) foto Heri Purnomo


BLORA, PORTALBLORA.com - Warga desa Tutup, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah digemparkan adanya temuan mayat didalam Sumur (Kamis, 17/3) pagi. 

Mayat ditemukan pertama kali oleh warga yang sedang panen padi saat hendak mengambil air di sumur tersebut. 

Sempat menjadi tontonan warga sekitar sebelum peetugas mengevakuasi mayat tersebut. Diduga ia terpeleset ketika mau mengambil air. 

Korban bernama Sanusi (51) warga desa setempat. Menurut keterangan Kepala desa Tutup Sungkowo, korban akhir akhir ini mengalami gangguan jiwa. 

"Ya, korban pertama kali ditemukan warga yang lagi panen atau mau ngedos, disebelah sumur. Korban atas nama Pak Sanusi. Saat ini sedang mengalami gangguan jiwa, atau stres, " ungkap Sungkowo Kades Tutup (Kamis, 17/3) 

Pantauan dilapangan sumur ini adalah masih digunakan warga untuk memenuhi kebutuhan air sehari hari. Dan dulu juga pernah terjadi hal yang sama.

"Kami akan berembuk dengan warga, apakah nanti ditutup atau tidak. Kita tunggu hasilnya nanti," paparnya. 

Petugas tim reaksi cepat (TRC) dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora langsung mengevakuasi korban. Dengan dibantu petugas dari petugas Polsek Tunjungan berhasil mengangkat korban dari dalam sumur dalam waktu kurang lebih 10 menit. 

"Kami dapat laporan ada orang yang meninggal didalam sumur sekira pukul 06.45 WIB dan pukul 07.15 WIB sampai dilokasi, kami langsung menghubungi tim medis, BPBD untuk mengevakusi mayat. Dalam waktu singkat alhamdulillah evakuasi selesai," jelas Aiptu Sulandi kanit Reskrim Polsek Tunjungan. 

Selanjutnya korban dibawa ke rumah keluarganya yangtak jauh dari tempat kejadian perkara, untuk dilakukan pemeriksaan oleh tim medis. 

"Hasil pemeriksaan tim medis diduga korban terpeleset dari dan jatuh ke dalam sumur. Tidak ada tanda tanda kekerasan namun korban ini mengalami gangguan mental atau stres, " jelas Sulandi.

Korban lalu diserahkan kepada pihak keluarga korban untuk dikebumikan. Keluarga korban sempat menagis saat jenasah diserahkan.

Tak Bisa di Vaksin, Kakek di Blora Protes ke Petugas.

 


BLORA, PORTALBLORA.com - Seorang kakek di Blora Protes ke petugas karena tak bisa di vaksin. Lantaran ia memiliki  penyakit penyerta jantung coroner. 

Kakek ini bernama H. Soesanto Rahardjo (70an), seorang pengusaha di Kelurahan Mlangsen, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Sebelumnya ia datang bersama istrinya untuk ikut vaksinasi di Puskemas Blora pada (Senin, 8/3) lalu, ditolak karena punya komorbit Jantung. Oleh petugas ia diminta untuk membawa surat keterangan dari dr. penyakit dalam terlebih dulu. 

"Senin saya ke Puskesmas, smaa istri saya. Karena saya punya riwayat ojantung dan sudah di Ring 3, saya diminta ke dokter penyakit dalam untuk diperiksa dulu. Kalau kondisinya baik, baru boleh di vaksin dengan menunjukan surat keterangan keterangan dari dr. Internis, " ungkap Soesanto (Kamis, 11/3).

Dikatakan Soesanto, bahwa ia sudah ke dokter penyakit dalam, namun tutup. Lalu ia konsultasi ke salah satu dokter umum kenalanya. Dokter tersebut menunjukan surat selebaran dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), yang salah satu poinya menyatakan, individu yang pernah gagal jantung selama tiga bulan terakhir sebelum vaksin tidak ada gejala dipertimbangkan untuk di vaksin. 

Dengan dasar itu Soesanto mendatangi Puskesmas Blora, menanyakan kepada petugas bagian koordinasi imunisasi.

"Saya juga tidak akan bunuh diri, karena saya yang merasakan. Saya tiap setengah tahun kontrol, dan sudah 15 tahun tidak merasakan gejala, " tuturnya

Oleh petugas Soesanto diminta mengisi form peryataan divaksin, jika memang itu keingananya dan sanggup menanggung akibat atau efek dari vaksin. 

"Kalau kami tidak akan mempersulit, karena dari data screening, jika ada slah satu dijawab ya, kami tidak berani menanggung resiko. Petunjuknya harus ada surat keterangan dari dokter penyakit bawaan yang dideritanya," jelas Eni Puji Safitri Koordinator Imunisasi Puskesmas Blora. 

Dikatakan Eni saat ini untuk vaksinasi lansia sudah habis, karena jumlahnya terbatas. Di kecamatan Blora hanya mendapat kuota 400 orang vaksin untuk lansia. 

"Nanti akan kita data sesuai desa /kelurahan melalui bidan desa masing masing. Ini data akan kita catat, kita serahkan ke bidan kelurahan Mlangsen. nanti kalau pas ada vaksin lagi biar langsung yang pertama kita vaksin, " tutup Eni. 

Dari data yang ada di Dinas Kesehatan Kabupaten Blora jumlah lansia yang sudah vaksinasi covid 19 di Kabupaten Blora, Jawa Tengah sudah mencapai 83 ribu lansia.(Pur)

Ketua DPC Demokrat Blora Yang Dipecat, Bantah Tawarkan Uang Ratusan Juta

  



BLORA, PORTALBLORA.com- Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Blora yang dipecat karena dukung konggres Luar Biasa (KLB) Bambang Susilo, membantah menawarkan uang ratusan juta, kepada sejumlah ketua DPC Kabuoaten/kota lain di Jawa tengah untuk ikut KLB di Deli Serdang Sumatera Utara. 

"Gak ada penawaran uang itu. Gak bener itu. Kalau sekedar transport pasti ada, tapi gak sampe ratusan juta," ucap Bambang saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (6/3). 

Bambang mengatakan hasil KLB di Deli Serdang, Sumut yang memutuskan Moeldoko sebagai ketua umum sah dan legal. Ia mengaku ada sebanyak 14 perwakilan DPC dari Jawa tengah hadir mengikuti acara tersebut. 

"Ada 14 (DPC) yang hadir. Tapi saya tidak hafal dari mana saja," imbuhnya.

Bambang mengaku tidak masalah jika ada pihak-pihak yang mengatakan hasil KLB tersebut tidak institusionaldan ilegal. 

Iapun mempersilahkan jika ada pihak-pihak tersebut untuk menempuh hukum. 

"Iya itu terserah versinya sana to. Gak masalah (langkah hukum), itu sah-sah saja," tandansya. 

Lebih lanjut Bambang mengaku jika saat ini dirinya masih berada di lokasi KLB Deli Serdang, Sumatra Utara. Rencananya ia baru akan pulang Minggu besok. 

"Belum pulang, rencana besok baru ke Blora," pungkasnya. (Pur)

Dindik Blora Siap Gelar Sekolah Tatap Muka



BLORA, PORTALBLIRA.com - Pemerintah berencana kembali menggelar sekolah tatap muka pada Juli 2021 mendatang. 

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora Hendi Purnomo, mengaku telah siap menggelar sekolah tatap muka, namun tetap patuhi Protokol kesehatan. 

"Kalau untuk kesiapan, saya rasa sudah. Apalagi yang satuan pendidikan SMP, banyak mengajukan ijin. Persiapanya didasari banyaknya orang tua yang sudah memberi ijin, dan itu mendekati 100 persen yang kita rekap,"ungkap Hendi saat ditemui dikantornya. (Rabu, 3/2).

Hendi Purnomo menyebutkan hampir seratus persen sekolah telah siap menggelar pembelajaran tatap muka. 

"Data terakhir yang mengajukan ada tambahan 43 SMP. sebelumnya sekitar 18 SMP dan SD 20. Totalnya SD dan SMP 38," imbuh Hendi 

Hendi mengungkapkan, Pembelajaran tatap muka nantinya tetap akan dilakukan pembatasan-pembatasan. Seperti jumlah siswa dan Jam pembelajaran.

"Perlu kami jelaskan, jangan sampai salah persepsi. Bukan berarti tatap muka disini dianggap ful tatap muka. Artinya kita tetap mematuhi prokes. Jadi tatap muka nantinya tetap kita batasi, baik jam belajar, jumlah siswa tiap kelas sesuai prokes, " tutupnya.(Pur)

Gandeng Pemkab Ngawi, Bupati Blora Bahas Pembangunan Perbatasan

 


BLORA, PORTALBLORA.com- Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP, M.Si manggadeng Pememerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi untuk kerjasama membangun perbatasan Blora-Ngawi.

Meski bukan hari kerja, Bupati yang baru dua hari dilantik ini terus melakukan manuver dengan Kabupaten tetangga, untuk membangun Blora di perbatasan. 

Setelah pertengahan Februari lalu bertemu Bupati Bojonegoro, kini, Minggu  (28/2) sore, Bupati yang akrab disapa Mas Arief ini menemui Bupati Ngawi, H. Ony Anwar Harsono ST, MH. sambil ngopi bareng.

"Ya, tadi dengan suasana santai, kita duduk bersama berdiskusi sekaligus berkoordinasi sambil menikmati secangkir kopi. Salah satunya membahas pematangan konsep peningkatan ruas jalan Randublatung - Getas hingga Banjarejo Ngawi dan pembangunan Bendung Gerak Karangnongko," ungkap Bupati Arief Rohman (Sabtu, 28/2) petang. 

Menurutnya kedua rencana pembangunan ini butuh koordinasi dengan pimpinan daerah untuk percepatan. 

"Keduannya, peningkatan ruas Jl Randublatung - Getas - Banjarejo Ngawi dan Bendung Gerak Karangnongko yang akan membendung Bengawan Solo merupakan usulan proyek strategis nasional yang tertuang dalam Perpres No. 79 Tahun 2019. Sehingga kita yang ada di daerah harus mendukung sepenuhnya," Jelasnya. 

Pihaknya juga menambahkan bahwa di kawasan Desa Getas, Kecamatan Kradenan yang berbatasan dengan Banjarejo, Kecamatan Pitu, Ngawi, Jawa Timur, terdapat Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Getas Ngandong seluas ribuan hektar hutan jati, yang dikelola oleh Fakultas Kehutanan UGM Yogyakarta. 

Jika aksesnya dibuka, maka kawasan ini bisa menjadi pusat pengembangan Kehutanan untuk percontohan, hutan penelitian, konservasi, hingga perhutanan sosial bersama masyarakat. 

"Di Getas ada Kampus Fakultas Kehutanan UGM. Selama ini aksesnya dari Ngawi juga belum optimal. Sehingga kita perlu kerjasama," imbuhnya. 

Tidak lama lagi, lanjut mas Arief, juga akan ada pembangunan exit tol di Walikukun Ngawi, sehingga akses Blora menuju tol trans jawa akan lebih dekat melalui Randublatung - Getas - Ngawi. 

"Ruas ini juga kita ajukan agar bisa menjadi jalan provinsi, supaya pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut bisa semakin cepat," tuturnya. 

Sedangkan Bendung Gerak Karangnongko yang akan membendung Sungai Bengawan Solo di perbatasan Kradenan, Blora, Jawa Tengan dan Margomulyo, Bojonegoro, Jawa Timur, juga akan memberikan manfaat untuk Kabupaten Ngawi. 

Menurut mas Arief, di 2021 ini, Bendung Gerak Karangnongko akan mulai dibangun Pemerintah Pusat, yang nantinya bermanfaat untuk irigasi pertanian dan pemenuhan air bersih di Bojonegoro, Blora dan Ngawi. 

Khusus Blora, ini juga bisa menjadi daya tarik wisata, serta pemenuhan air bersih wilayah Kradenan, Randublatung dan Jati, agar saat musim kemarau tidak kesulitan air bersih lagi. 

"Kita dorong agar PDAM bisa masuk kesana. Bismillah Sesarengan mbangun Blora," bebernya. (Pur)


Sedangkan Bupati Ngawi, Ony Anwar menurut Arief siap untuk mendukung dan menyukseskan pembangunan kedua usulan proyek strategis nasional ini. 


"Alhamdulilah, mas Ony siap mendukung. Kita akan sama sama berjuang untuk membangun kawasan yang lebih baik," tutupnya.

Polisi Di Randublatung Blora Blusukan Pasar, Serukan Prokes

 


BLORA, PORTALBLORA.com - Guna mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Polres Blora Polda Jawa Tengah gencar melakukan patroli imbauan protokol kesehatan. Seperti yang dilakukan anggota Polsek Randublatung, Minggu, (28/02) di pasar rakyat Randublatung.

Satu regu patroli Polsek Randublatung yang dipimpin oleh Wakapolsek Ipda Panca Driyanto patroli blusukan pasar untuk mengingatkan warga tentang pentingnya protokol kesehatan.

Kapolsek Randublatung AKP Wismo menyampaikan bahwa menindaklanjuti instruksi dari Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama, perihal pelaksanaan tugas penanganan Covid-19, untuk itulah setiap pelaksanaan patroli yang dilakukan selalu diselingi dengan imbauan protokol kesehatan.

 "Kita tidak mau underestimate, meskipun situasi relatif aman, anggota selalu kita dorong untuk aktif patroli, terutama di lokasi lokasi rawan gangguan kamtibmas ataupun rawan pelanggaran protokol kesehatan," beber AKP Wismo.

Mantan Kanit Reskrim Polsek Cepu Polres Blora ini menambahkan bahwa patroli imbauan protokol kesehatan penting dilakukan, apalagi di tempat keramaian masyarakat seperti dipasar rakyat, dimana setiap hari ramai dikunjungi warga untuk bertransaksi jual beli. 

"Kita selalu ingatkan warga agar membiasakan 5M. Yaitu mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, serta menghindari kerumunan,dan mengurangi mobilitas" tambah AKP Wismo.

Dalam kegiatan tersebut petugas Polsek Randublatung juga membagikan masker gratis kepada pengunjung pasar yang belum memakai masker.

Saropah, salah satu pedagang di pasar rakyat Rabdublatung menanggapi positif kegiatan tersebut. Ia mengatakan bahwa saat beraktifitas di pasar, kadang masih ada warga yang lupa untuk tidak memakai masker. 

"Dngan adanya petugas kami merasa lebih tenang, dan tentunya jika ada yang melanggar protokol kesehatan akan ada yang mengingatkan," kata Saropah. (pur)

Pasca Dilantik, Arief Rohman Tancap Gas Cek Layanan Labkes PCR

 


BLORA, PORTALBLORA.com - Pasca dilantik, Arief Rohman Sabtu (27/2), tancap gas cek ke sejumlah Kantor pelayanan masyarakat di Blora.

Meskipun bukan hari kerja, namun Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP, M.Si yang baru sehari dilantik ini, memanfaatkan waktu untuk mengontrol sejumlah pelayanan masyarakat. 

Salah satunya adalah layanan di Unit Pelakasan Teknik (UPT) Laboratorium Kesehatan (Labkes) Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Blora yang berada di Jl. Kolonel Sunandar no. 63 Mlangsen. 

Dengan didampingi Asisten Sekda Bidang Administrasi, dr. Henny Indriyanti, M.Kes, yang juga Plt. Kepala Dinkes, Bupati Arief Rohman berkeliling meninjau sejumlah fasilitas dan berdialog dengan Kepala UPT Labkes, Sri Miningsih serta beberapa pegawai. 

Di depan Bupati, Sri Miningsih menyampaikan bahwa Labkes saat ini melayani rapid test, rapid antigen dan swab PCR. Utamanya untuk tracing kasus Covid-19 dan melayani masyarakat yang membutuhkan untuk keperluan khusus. 

"Disini bisa melayani rapid test, rapid antigen, hingga pengambilan swab PCR. Alatnya juga sudah ada. Jadi Blora sudah punya alat swab PCR sendiri dan sudah diuji coba mulai Januari lalu. Alhamdulillah lancar ujicoba nya dan sudah terkoneksi dengan data Kemenkes. Diutamakan untuk tracing pelacakan kasus Covid-19," ungkap Sri Miningsih. 

Sedangkan Bupati Arief Rohman menekankan agar pelaksanaan pelayanan di labkes bisa benar-benar dilaksanakan dengan baik, ramah, cepat, dan murah. 

"Kita semua adalah pelayan masyarakat. Semudah dan secepat mungkin pelayanan harus kita berikan yang terbaik. Jangan sampai ada indikasi berbisnis dalam memberikan pelayanan ini. Apalagi saat ini dunia kesehatan menjadi sorotan di Kabupaten Blora, terlebih dalam kondisi pandemi seperti ini," tegas Bupati. 

Menurut Bupati, pihaknya dalam program 99 hari pertama ini salah satunya akan fokus dalam peningkatan pelayanan kesehatan. 

"Kami ada program ngantor di rumah sakit. Bukan berarti sehari hari di rumah sakit, bukan. Tapi secara berkala kita akan pantau langsung pelaksanaan pelayanan kesehatan di rumah sakit, baik rumah sakit daerah, rumah sakit swasta, hingga puskesmas," Jelasnya. 

Data data tentang kesehatan, lanjut Bupati, juga akan di rangkum. Bupati ingin kedepan masyarakat Blora bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas di daerahnya sendiri. 

"Kita semua juga berdo'a semoga pandemi Covid-19 bisa segera berakhir seiring dengan berjalannya vaksinasi yang sudah memasuki tahap kedua," tambah Bupati. 

Selain program ngantor di rumah sakit, Bupati yang akrab disapa Mas Arief ini juga menyampaikan bahwasanya Blora wilayah Selatan dan Barat membutuhkan rumah sakit. 

"Kita matangkan rencana pembangunan rumah sakit di Randublatung untuk melayani Blora Selatan, dan rumah sakit di Kunduran untuk melayani Blora Barat. Aspel kesehatan ini menjadi salah satu prioritas kami kedepan bersama Mbak Etik (Tri Yuli Setyowati) Wakil Bupati," pungkasnya.(pur)

Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Blora Berjalan Lancar dan Tertib



BLORA, PORTALBLORA.com- Setelah menunggu selama lebih kurang dua bulan pasca pelaksanaan Pemilhan Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember 2020 lalu, akhirnya Kabupaten Blora memiliki pemimpin resmi H. Arief Rohman, S.IP, M.Si dan Tri Yuli Setyowati, ST MM sebagai pasangan Bupati dan Wakil Bupati Blora masa jabatan 2021-2026.

Mas Arief dan Mbak Yuli, sapaan H. Arief Rohman, S.IP, M.Si dan Tri Yuli Setyowati, ST MM dilantik Gubernur Jawa Tengah H. Ganjar Pranowo, SH, M.IP mewakili Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian pada Jumat Pon (26/2/2021).

Upacara pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Blora Masa Jabatan 2021-2026 serta pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Dekranasda Kabupaten Blora bersama 17 Bupati/ Wakil Bupati dan Walikota/Wakil Walikota se provinsi Jawa Tengah dilaksanakan dari gedung Gradhika Bakti Praja Provinsi Jawa Tengah secara virtual.

Sedangkan untuk kabupaten Blora dilaksanakan di pendopo rumah dinas Bupati Blora.

Dalam prosesi itu H. Arief Rohman, S.IP, M.Si dan Tri Yuli Setyowati, ST MM mengucapkan sumpah jabatan dengan dipimpin Gubernur Ganjar Pranowo.

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan SK Mendagri tentang pengangkatan bupati/wakil bupati dan walikota/wakil walikota disaksikan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah.

“Saya atas nama Presiden Republik Indonesia memberikan kepercayaan, dan melantik saudara," kata Ganjar Pranowo.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melantik 21 kepala daerah hasil Pilkada Serentak 2020 pada Jumat (26/2/2021).

Pelantikan digelar secara hybrid, yakni ada yang dilantik secara langsung, ada yang lewat daring.

Yang dilantik Ganjar secara langsung hanyalah Bupati/Wali Kota kawasan Semarang Raya.

Sementara 17 kabupaten/kota yang dilantik melalui daring, yaitu Kota Semarang, Kota Surakarta, Kota Magelang, Kota Pekalongan.

Kabupaten Rembang, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Purbalingga.

Kemudian, Kabupaten Blora, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Kendal, Kabupaten Sukoharjo.

Berikutnya, Kabupaten Semarang, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Wonogiri, Kabupeten Klaten, Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Purworejo. 

Pada kesempatan yang sama juga dilaksanakan pelantikan Ketua TP PKK dan Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota periode 2021-2026 oleh Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah Siti Atiqoh Ganjar Pranowo.

Sedangkan untuk kabupaten Blora, dilantik Hj. Ainia Shalicah,SH, M.Pd.AUD sebagai Ketua TP PKK dan Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota periode 2021-2026.

Hadir pada acara pelantikan, Forkopimda Blora, Kepala OPD dan mantan Bupati Blora Djoko Nugroho dan istri serta sejumlah mantan pejabat Blora lainnya.

Pelantikan berjalan tertib dan lancar dengan pengamanan petugas dari Polres Blora, Kodim 0721/Blora, Sat Pol PP dan Dirumkimhub. (Pur)

Pria di Blora Ini Tiba Tiba Pingsan, Usai Menjalani Vaksinasi. Inilah Penyebabnya

 

Seorang Pria ini tiba tiba pingsan usai menjalanii vaksinasi covid 19 di RSUD dr. Soetidjono Blora (Rabu, 24/2/2021)

 

BLORA, PORTALBLORA.com - Seorang pria di Kabupaten Blora ini tiba tiba pingsan usai menjalani vaksinasi Covid -19 di rumah sakit umum daerah (RSUD) dr. Soetijono Blora, Rabu (24/2). 

Pria tersebut diketahui bernama Danang seorang pegawai Bank Mega yang bertugas di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Blora. Kepala Kemenag Blora, Suhadi, membenarkan kejadian tersebut.

"Iya benar mas. Kejadianya tadi waktu vaksinasi sekitar jam 8an. Itu pegawai bank yang memang bertugas di Kemenag,dan itu bukan pegawai kami," jelas Suhadi saat dihubungi portalblora.com (Rabu, 24/2) siang tadi.

Dikatakan Suhadi, pingsannya Danang diduga karena takut saat divaksin. Bahkan sebelum dilakukan vaksin, yang bersangkutan sempat menolak karena takut jarum suntik. 

"Dia memang sebelumnya sudah gak mau divaksin, takut katanya. Tapi saya bilang, tetap harus divaksin karena sudah masuk data. Akhirnya dia divaksin juga hari ini, dan tadi pingsan usai disuntik," jelasnya. 

Suhadi menambahkan, dia di vaksin berbarengan dengan pegawai Kemenag Blora. Dan menurutnya saat ini kondisi Danang sudah sehat. Ia sudah kembali beraktivitas seperti biasa. 

"Sudah sehat orangnya. Sudah kembali kerja. Tadi mungkin takut saja," tuurnya.. 

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora dr.Henny Indriyanti menduga, pingsannya seorang pria setelah menjalani vaksinasi tersebut, karena memiliki ketakutan terhadap jarum suntik.

"Itu karena takut saja, terus pingsan kan bisa," ujarnya saat dikonfirmasi wartawan. (Pur)

Tangkal Paham Radikal Teror, IMM Jatim Gelar Cangkru'an Milenial



Kegiatan Cangkru'an DPD Ikatan mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jawa Timur, dengan tema "Milenial Bicara Perdaamaian" (Seasa, 24 Februari 2021) di Rumah Baca Cerdas (RBC) Institut A. Malik Fajar Malang.
 

MALANG, portalblora.com -Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jawa Timur, kembali menggelar kegiatan guna menyampaikan pesan pentingnya menjadi pribadi moderat khususnya dalam beragama, sehingga tidak terpapar paham radikalisme / teror. Kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk Talk Show Cangkru'an dengan mengambil tema "Milenial Bicara Perdamaian" Selasa (24/2/2021) di Rumah Baca Cerdas (RBC) Institut A. Malik Fajar Malang. 

Sebagai narasumber pada acara tersebut yakni, Subhan Setowara yang merupakan Direktur Eksekutif RBC Institute, Ust. Pujianto (Mantan Napiter Asal Malang) dan Nafik Muthohirin Peneliti Equal Acces. Adapun moderator adalah Randi S. Latulumamina, pengurus DPD IMM Jatim. 

Di sesi awal obrolan Ustad Pujianto menceritakan awal bagaimana ia bisa bergabung dengan kelompok teror. Pemicu utamanya yakni faktor rasa solidaritas sesama umat Islam khususnya yang ada di Palestina. Sewaktu sekolah di SMA ustad Pujianto mengaku sangat tertarik dan terinspirasi dengan HTI pada waktu itu, karena doktrin bahwa semua permasalahan umat yang yang ada anya bisa di jawab dengan konsep khilafah. 

Namun akhirnya ia baru menemukan wadah yang dia anggap dapat meralisasikan keinginan dalam perjuangan solidartas sesama muslim pada tahun 2012 / 2013 saat adanya deklarasi ISIS, Ustad Pujianto bergabung dengan kelompok Jamaah Anshorut Daulah di Ciamis.  Ia akhirnya di tangkap pihak aparat keamanan kerena kepemilikan senjata api yang rencananya akan digunakan untuk jihad amaliyah. 

Selama bergabung dengan kelompok teror tersebut dia baru paham jika konsep bermadzab dalam ibadah ataupun yang lain harus sama. Sehingga jika ada berbeda maka dianggap salah. 

"Bahkan pemahaman mereka, orang yang tidak sesuai dengan aqidah maka berhak di ambil hartanya meskipun orang tersebut islam" jelas ustad Pujianto.

Namun akhirnya ustad Pujianto mengalami titik balik pemahaman cara beragama selama di dalam penjara. Dalam penjara tersebut ia berinteraksi dan menemukan banyak perbedaan pandangan dengan para napi lain. Hal itu membuat ia sadar bahwa perlunya memperbanyak referensi dan wawasan sehingga tidak terbelenggu dengan satu pendapat yang di anggap mutlak benar. 

"Bahwa apa yang saya pahami adalah bagian ijtihad yang tidak mengikat, dan tidak boleh saya paksakan terhadap orang lain" terangnya.

Oleh karena itu ustad Pujianto berpesan agar berhati hati terhadap sekelompok orang yang mengatasnamakan Islam mengaku kelompoknya saja yang terbaik dan kelompok Islam lain jelek. 

Ia juga menekankan kepada generasi muda agar terbuka pemikiran dan wawasan dalam belajar dengan banyak sumber sehingga ilmunya tidak sepotong potong atau parsial.

Pemateri lain, Subhan Setowara yang merupakan Direktur Eksekutif RBC Institute menjelaskan dalam diskusi tersebut bahwa Genarasi muda atau milenial di Indonesia merupakan generasi yang secara psikologis sangat potensial produktif, berkiprah dan berambisi.

"Namun di sisi lain mereka juga  paling rentan sehingga ada kelemahan misalnya mereka mudah bimbang, disorentasi sehingga jika ada hal baru datang dan solidaritas yang kuat mereka cenderung akan mengikuti dan mudah terprovokasi"

Dengan demikian ia berpesan agar genarasi muda memperbanyak literatur sehingga menjadi cerdas berwawasan. Selain itu juga harus di pahami perkembangan dewasa ini bahwa algoritma media sosial saat ini banyak narasi narasi hoaxs dan kebencian. Sehingga tugas generasi cerdas berwawasan adalah membuat gerakan yang nyata untuk melawan itu semua.

Sementara itu Nafik Muthohirin Peneliti Equal Acces dalam penyampaiannya menekankan bahwa menyasarnya penyebaran paham radikal pada kaum muda atau milenial merupakan dampak literasi digital, yang mana anak anak muda lebih memilih mencari sumber ilmu dari internet. 

"Orang dahalu ngaji langsung ke kiai NU atau muhammadiyah, nah sekarang anak anak muda banyak yang ngajinya di youtube dll" kata Nafik.

Selain itu faktor lain genarasi muda mudah terpapar paham radikalisme teror yakni terkait dengan keilmuan yang minim, masalah ekonomi, dan faktor dominan adalah ikatan solidaritas antar umat islam. 

Nafik juga berpesan bahwa sangat penting untuk memperbanyak ruang yang bisa mempertemukan para generasi muda lintas agama, suku budaya dan berkumpul menjadi satu membicarakan persatuan dan perdamaian.(pur)

Dua Anggota Polres Blora Beeprestasi Medapatkan Penghargaan

 

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama memberikan penghargaankepada Bripka Puguh Agung Dwi Pambuditomo saat apel di halaman belakang Senin (22/2).

BLORA, (portalblora.com) - Dua anggota polres Blora,  Polda Jawa Tengah Senin (22/2) menerima penghargaan karena memiliki sejumlah prestasi.

Pemberian penghargaan itu, dserahkan langsung oleh Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama saat apel pagi di halaman belakang Polres Blora.

Mereka adalah Bripka Puguh Agung Dwi Pambuditomo,SH,MH anggota Satlantas Polres Blora yang berprestasi dalam hal kepedulian kepada masyarakat. 

Bripka Puguh telah mengabdikan diri kepada Yayasan Difabel Insan Mandiri Blora Selatan di Kecamatan Randublatung sejak tahun 2018, dengan mengajar anak difabel bahkan juga menjadi pelopor keberlangsungan Yayasan Difabel tersebut.

Yang kedua yakni Bripka Beny Rigian Yoga,SH yang berprestasi dalam keaktifan pelaporan Aplikasi BLC (Bersatu Lawan Covid-19).

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK mengungkapkan bahwa pemberian penghargaan, ini adalah sesuai dengan salah satu program kerja Kapolri tentang Reward dan Punishment. Untuk itu semua anggota harus selalu semangat dalam pelaksanaan tugas.

"Pimpinan tidak pernah menutup mata atas dedikasi anggota dalam menjalankan tugas, baik di bidang operasional maupun di bidang pembinaan jika ada yang berprestasi akan diberikan penghargaan, namun jika ada yang pelanggaran akan diberikan sanksi sesuai dengan aturan yang ada," ungkap Kapolres Blora.

Adapun penghargaan dinilai bukan hanya prestasi dilapangan saja, namun bagi anggota yang berada dibalik layar, seperti dalam pengiriman laporan juga bisa mendapat penghargaan.

Kemudian kepada personil yang berprestasi, Kapolres mengucapkan terimakasih dan berpesan agar terus berbuat kebaikan yang akan membawa manfaat bagi masyarakat.

“Terimakasih atas dedikasi kalian dalam melaksanakan tugas, selalu tebarkan kebaikan, karena kebaikan akan kembali kepada diri kita. Jika kita naik maka citra Polripun akan baik dimata masyarakat” tutupnya. (Pur)

Gunakan Senpi, Tiga Blandong Asal Tuban Dibekuk Polisi

 


BLORA, (portalmedia.web.id) - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Blora Polda Jawa Tengah, membekuk tiga dari 25 orang Blandong (pencuri kayu hutan/red) asal Tuban, Jawa Timur, yang diduga pelaku pembalakan liar dan penganiayaan mantri hutan yang terjadi Selasa (15/12/2020) lalu.

Para pelaku ini tergolong nekat, dengan menyandera dan menganiaya penjaga hutan atau mantri hutan.

Dalam aksinya mereka diduga menggunakan senjata api serta senjata tajam berupa parang, serta merampas uang korban senilai Rp 1.900.000.


Mereka menggasak kayu Sonokeling yang saat ini harganya sedang melejit, di kawasan hutan petak 5088 dan 5105 A, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sumberejo, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Nglebur, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cepu, Desa Bleboh9 Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Ketiga tersangka itu bernama Mudianto alias Bulus (28), dan MFR alias Farid (29) warga Kecamatan Bancar, serta Soniawan (42) warga Kecamatan Bangilan, ketiganya berasal dari Kabupaten Tuban Jawa Timur. 

Ketiga tersangka tersebut di cokok petugas saat berada di wilayah Kecamatan Bangilan dan Kecamatan Jatirogo Kabupaten Tuban Jawa Timur, Senin (21/12/2020) lalu. 

Kapolres Blora AKP Wiraga Dimas Tama saat Press Rilis di halaman belakang Mapolresta Blora mengatakan yang menarik pada kasus ini, para pelaku diduga menggunakan sejata api. 

"Ya, yang menarik dari kasus ini adalah pelaku menggunakan senjata api, dan pelakunya banyak. Kami terus mengembangkan kasus ini. Masih ada 22 pelaku yang belum tertangkap, " Ungkap Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama (Senin, 15/2).

Kasat Reskrim Polres Blora AKP Setiyanto menambahkan kondisi korban saat ini sudah membaik dan sudah bisa aktifitas lagi. 

"Hanya dipukul dan lecet saja, kondisinya sekarang sudah baik dan sudah bisa aktifitas lagi, "jelasnya.

Salah satu pelaku yang bernama Mudianto mengaku baru pertama mencuri kayu. Ia diajak temanya karena tergiur harga kayu Sonokeling yang tinggi. 

"Saya tidak tahu mau dijual kemana, katanya harganya mahal. Hasilnya ya untuk kebutuhaan sehari hari, " katanya. 

Dari hasil penangkapan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa tali rafia untuk mengikat korban, 1 unit truk No.Pol H 9613 AE warna kuning, 1 buah pedang panjang ± 70 cm, 3 buah hanphone milik tersangka, 2 batang kayu sonokeling sisa cabang 2 pohon yang ditebang pelaku, 2 buah sepatu boot milik korban, 1 buah tas warna hitam milik korban, 1 buah botol air mineral berkai oli dan 2 buah botol air minum.

Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 12 huruf b Jo Pasal 82 ayat 1 huruf b UU RI no 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan dan atau pencurian dg kekerasan pasal 365 KUHP dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara. (Pur)

Pemkab Blora Siap Bantu Perpanjangan Runway Bandara Ngloram

 


BLORA, (portalmedia.web.id) - Pemerintah Kabupaten Blora mendukung penuh kelanjutkan pembangunan perpanjangan Runway Bandara Ngloram.

Perpanjangan Runway Bandara Ngloram ini, merupakan salah satu progres Pemerintah Pusat melalui Direktorat Jendral (Ditjen) Perhubungan Udara, Kementrian Perhubungan (Kemenhub) RI, dengan anggaran APBN Pusat.

Dalam rapat koordinasi (Rakor) dengan Sekretaris Ditjen Perhubungan Udara, Kemenhub RI, Nur Isnin Istiartono, Senin (15/2) siang secara virtual, Wakil Bupati Blora, Arief Rohman, menyatakan Pemkab akan mendukung dan siap memfasilitasi percepatan pembangunannya.

“Tahun 2021 ini, ada kegiatan perpanjangan runway atau landasan pacu sepanjang 100 meter ke arah barat. Sehingga total Runway yang semula 1500 meter, akan menjadi 1600 meter,” ucap Arief Rohman, yang juga Bupati Blora Terpilih (Senin, 15/2).

Untuk perpanjangan runway tersebut, lanjut Arief, Ditjen Perhubungan Udara membutuhkan lahan seluas 2 hektar dengan ukuran sekitar 130 m x 150 m.

“Pada dasarnya kita dari Pemkab siap mendukung dan akan mengupayakan agar proses pembebasan lahannya bisa berjalan sesuai jadwal, sehingga di 2021 ini perpanjangan runway nya bisa segera dikerjakan,” tambahnya.



Dalam rapat virtual, Sekretaris ditjen menjelaskan, anggaran untuk pembangunan fisik landasan pacu sudah tersedia dari APBN Pusat tahun 2021 ini, sehingga pembebasan lahannya butuh proses segera. Untuk besar anggarannya, pihaknya belum bisa menyampaikan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan, Permukiman dan Perhubungan (Dinrumkimhub) Kabupaten Blora, Pratikto Nugroho, menyatakan kesiapannya untuk segera mengkoordinasikan rencana sosialisasi kepada masyarakat dengan menggandeng pihak terkait mulai dari Camat hingga Kepala Desa.

Turut diundang dalam rapat tersebut Wakil Bupati Blora Terpilih, Tri Yuli Setyowati, ST, MM, Kepala Dinas Perhubungan Jateng, Kepala Bappeda Jateng, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kab.Blora, Kasatker Dewandaru, Kasat Pelaksana Bandara Ngloram, Asisten Pembangunan Sekda Blora, Kabag Tata Pemerintahan, dan OPD terkait lainnya.(Pur/red)

Semen Gresik Salurkan Bantuan Logistik dan APD untuk Korban Banjir Demak

 


REMBANG, (portalmedia.web.id)- Bencana banjir yang masih melanda Kabupaten Demak dan Wilayah Jawa Tengah lainnya membutuhkan penanganan dan perhatian yang besar. 

Semen Gresik melalui unit Corporate Social Responsibility (CSR) cepat tanggap memberikan bantuan logistik dan APD kepada korban banjir di Desa Sidorejo, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak.

Tingginya intensitas hujan menyebabkan banjir setinggi 60 cm yang melanda 1.683 KK di 6 Dukuh (Karanggawang, Kuripan, Bugangan, Karang Waru, Sampit, dan Patar) dengan total kerugian mencapai miliaran rupiah. 

Dadang Somantri, Kepala Biro Insfrastruktur dan Sumber Daya Alam Setda Provinsi Jawa Tengah, hadir serta meresmikan penyaluran bantuan langsung oleh Semen Gresik kepada perangkat Desa Sidorejo.

Dadang menyampaikan rasa prihatin kepada seluruh masyarakat Desa Sidorejo, khususnya bagi 447 KK di 4 dusun dengan kondisi terparah. Dadang juga memberikan gambaran perihal terbatasnya akses keluar masuk dan kondisi rumah yang terendam banjir di wilayah 4 dusun tersebut yang hanya dapat dilewati dengan berjalan di atas 2 bambu penyeberangan.

“Saya atas nama Pemprov dari Biro Infrastruktur dan SDA, sangat berterima kasih kepada Semen Gresik atas bantuan yang diberikan. Kondisi seperti ini memang membutuhkan upaya empati dan perhatian yang besar secara bersama-sama dari seluruh lapisan masyarakat. Sekali lagi terima kasih Semen Gresik yang sudah jauh-jauh dari Rembang memberikan perhatian kepada kita dengan sangat maksimal,” jelas Dadang Somatri.

Kepala Unit Komunikasi dan CSR PT Semen Gresik, Dharma Sunyata, melihat kondisi wilayah terdampak banjir di Desa Sidorejo sangat memprihatinkan. Melalui Semen Gresik Peduli Tanggap Bencana, bantuan berupa logistik dapur umum dikirimkan secara tepat dan terukur.

“Bantuan yang kami salurkan ini merupakan bentuk komitmen Semen Gresik dalam mengoptimalkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang tertimpa bencana dan musibah. Terutama dalam membantu meringankan beban para korban bencana alam di tengah pandemi Covid-19. Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat dioptimalkan sebaik mungkin,” Kara Dharma Sunyata dalam siaran persnya, Minggu, (14/02).

Selain itu, sebagai bagian dari Satuan tugas (Satgas) BUMN Tanggap Bencana Nasional Penanggulangan Covid-19 di wilayah Jawa Tengah, Semen Gresik juga menyalurkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker dan kebutuhan lainnya. 

Semen Gresik secara proaktif tetap mematuhi protokol kesehatan ketika proses penyaluran bantuan secara langsung.

Kepala Desa Sidorejo, Muhammadin, menyampaikan kesulitan yang cukup berat dalam menghadapi bencana banjir ini. Luasnya wilayah Desa memberikan tantangan yang cukup sulit dalam proses penyaluran bantuan.

“Desa kami cukup luas dan banyak, terdapat total 1.956 KK. Kondisi curah hujan yang tinggi dan ditambah lagi air yang sangat lama surutnya, menyebabkan jalan berlumut dan jalan keluar sangat sulit diakses, maka dari itu yang sangat kami butuhkan adalah bantuan logistik,” jelasnya.

Muhammadin juga menyampaikan bahwa kondisi banjir merusak lahan pertanian dan tambak milik masyarakat, dan di tengah kondisi pandemi mengakibatkan tingginya angka pengangguran bagi masyarakat desa, sehingga beragam bantuan memang sangat dibutuhkan.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan dari Semen Gresik yang sudah membantu kami dari sisi logistik dan bantuan lainnya, semoga bantuan ini dapat menjadi berkah bagi kita semua,” kata Muhammadin.(Pur)

Sukses Bangun Jembatan Terusan Bojonegoro - Blora, 2 Kabupaten Antar Provinsi akan Bendung Bengawan Solo


BLORA. (Portalmedia.web.id) - Sukses bangun jembatan terusan Bojonegoro - Blora, yang menghubungkan desa Ngelo, Bojonegoro Jawa Timur dengan desa Mendenrejo, Kecamatan Kradenan, Blora, Jawa Tengah, kini dua Kabupaten yang dipisahkan dengan sungai Bengawan Solo itu, akan bangun kembali proyek Nasional Bendungan Karangnongko. 

Kerjasama dua pimpinan yang sama - sama Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, patut di apresiasi. Mereka adalah Anna Muawanah Bupati Bojonegoro dan Wakil Bupati Blora Arief Rohman yang juga Bupati Blora Terpilih.

Keduanya pada Minggu (14/2) sore, bertemu di perbatasan lokasi yang rencananya akan dibangun bendungan Karangnongko. 

Tepatnya di perbatasan Desa Ngelo, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro (Jatim) dengan Desa Mendenrejo, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora (Jateng). 

Keduanya berjalan kaki menyusuri wilayah hutan hingga tepi Sungai Bengawan Solo, karena lokasinya yang licin, memang tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.

Keduanya mematangkan perencanaan pembangunan waduk yang nantinya akan membendung Sungai Bengawan Solo. 

“Kami bersama Mas Arief, Bupati Blora Terpilih, sedang meninjau langsung persiapan lokasi pembangunan Waduk Karangnongko yang konon akan bisa mengendalikan terhadap harmonisasi air hingga sekitar 60 juta m3. Untuk itu nantinya di wilayah Bojonegoro akan ada lahan yang harus dibebaskan, termasuk yang di Blora,” ucap Anna Muawanah (Minggu, 14/2).

Sedangkan Arief Rohman, menyampaikan, pihaknya sudah lama punya mimpi untuk membangun waduk, dengan membendung Sungai Bengawan Solo bersama Bojonegoro.

Harapnya agar penduduk wilayah Blora Selatan dan Bojonegoro nantinya bisa lebih sejahtera dan tidak kesulitan air.

“Kita bersama Bu Anna, senior saya, sekaligus Ibu Pembangunan, ingin mewujudkan mimpi yang kedua yakni Waduk atau Bendung Karangnongko, kerjasama Bojonegoro - Blora dan juga nanti dengan Ngawi,” jelas Arief Rohman.

Menurutnya ini merupakan mimpi warga setempat, sejak puluhan tahun lalu. InshaAllah akan terwujud di masa kepemimpinan Anna Muawanah.

“Disini dalam rangka memulai sinergi antar kawasan karena nanti yang akan mendapat manfaatnya juga 3 Kabupaten," imbuhnya. 

Selain untuk pengairan, nanti juga untuk tempat wisata. Akan terhubung jembatan dari Ngelo Bojonegoro menuju Mendenrejo Blora.

"Kita optimis, kemarin kita lihat gambar perencanaannya bagus sekali. Dan kita nanti bersama-sama ke Pemerintah Pusat, agar mimpi ini bisa terwujud di era pemerintahan Bu Anna dan kami,” tutur Arief Rohman.

Anna Muawanah pun menambahkan bahwa ini merupakan salah satu wujud perhatian Pemerintah Pusat terhadap aspirasi Kabupaten Bojonegoro dan Blora.

“Jadi nanti sinergitas antara Pusat dan Daerah. Karena setiap musim hujan, hulu jika airnya gembrojok maka kita yang di hilir kena banjirnya. Begitu juga saat musim kemarau, kita yang di hilir kehabisan air duluan padahal Bojonegoro dan Blora ini penyumbang migas 30 persen. Sehingga dengan adanya bendungan atau waduk ini nantinya bisa harmonisasi akses ekonomi di sektor pertanian sehingga masyarakat tidak kekurangan air. Begitu kira-kira, mohon doanya,” tambah Anna Muawanah.

Perlu diketahui, proyek ini telah ditetapkan menjadi proyek strategis nasional yang tercantum dalam Perpres no. 79 Tahun 2019, yang akan dilaksanakan Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo. (Pur).

Wow!!! Bhabinkamtibmas di Blora Promosikan Wisata Alam Desa, dengan Membuat Kaos Bergambar Wisata Alam Desa



BLORA, (portalmedia.web.id) - Berbagai upaya dilakukan untuk mempromosikan wisata alam desa. Seperti yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Bangowan, Polsek Jiken, Polres Blora, Polda Jawa Tengah Bripka Nyamat Ari Widodo,ST.

Pantauan portalmedia, Minggu (14/2) Bhabinkamtismas Bripka Nyamat melounching kaos bergambar wisata alam Bukit Kunci yang dikelola oleh para pemuda desa yang peduli terhadap lingkungan alam, untuk mengembangkan Wisata Bukit Kunci yang semula gersang.

Terobosan kreatif ini, dilakukan untuk mempromosikan wisata desa, agar desanya lebiih dikenal dan maju. Sebuah wisata alam yang menyajikan keindahan panorama alam didataran tinggi diwilayah Kabupaten paling ujung timur Provinsi Jawa Tengah tersebut.

Usai mengembangkan tanaman hidroponik dan pencanangan cemara Kamtibmas, beberapa waktu lalu, kini Bhabinkamtibmas Bripka Nyamat bersama Pengelola Wisata tersebut melaunching Kaos Khas Bukit Kunci. Dimana kaos tersebut nantinya akan dijual dan dipasarkan kepada masyarakat terutama para pengunjung Wisata Alam Bukit Kunci.

Bripka Nyamat mengungkapkan bahwa Launching Kaos Bukit Kunci ini adalah salah satu cara promosi atau pemasaran Wisata Alam tersebut kepada masyarakat luar.

 "Kaos Bukit Kunci ini nanti, akan menjadi salah satu cinderamata. Selain untuk promosi, dengan produksi Kaos ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian penduduk. Dimana hasil dari penjualan bisa menjadi keuntungan pengelola, yang merupakan warga asli desa setempat. Selain itu jika laris penjualannya bisa menjadi tambahan modal untuk terus mengembangkan Wisata Bukit Kunci ini," ungkap Bripka Nyamat.

Sementara ini untuk stok yang disiapkan di display lokasi Wisata Bukit Kunci masih terbatas, namun demikian pemesanan kaos Bukit Kunci tersebut bisa dipesan secara online, melalui akun Media Sosial (Instagram) Bukit Kunci ataupun akun Media Sosial (Instagram) Bhabinkamtibmas Desa Bangowan.

 "Untuk pemasarannya, selain di Display, kita juga melayani pemesanan on line. Jujur masih terbatas mas, karena juga masih terkendala modal," tandas Bripka Nyamat.

Untuk harga dari kaos Bukit Kunci tersebut bervariasi yaitu untuk lengan pendek harga Rp 85.000,00 lengan panjang harga Rp 95.000,00 dan untuk anak anak Rp. 65.000,00.

"Harapannya jika cindera mata kaos ini laris, kita akan menambah beberapa cinderamata mungkin bisa gantungan kunci atau pernak pernik lainnya, kita ingin wisata disini berkembang sehingga menjadi destinasi bagi para wisatawan. Dan tentunya jika ramai dikunjungi pendapatan wargapun bisa bertambah, apalagi ditengah pandemi seperti ini, kita semua dituntut untuk kreatif," beber Bripka Nyamat Ari Widodo.

Sementara itu Kepala Desa Bangowan, Sudarto menanggapi positif terobosan kreatif dari Bhabinkamtibmasnya tersebut. Awalnya dia mengaku pesimis bisa launching kaos Wisata Bukit Kunci.

 "Alhamdulilah ini adalah wujud kerja sama kita semua, dan tak lepas dari peran serta pak Bhabinkamtibmas. Dan hari ini alhamdulilah bisa kita Launching Kaos Wisata Alam Bukit Kunci," ucap Kepala Desa.

Launching Kaos sengaja dipilih hari minggu dimana seperti biasa setiap akhir pekan, lokasi Wisata Bukit Kunci ini ramai dikunjungi oleh wisatawan, baik lokal Blora ataupun beberapa ada yang dari kabupaten tetangga seperti dari Kabupaten Grobogan, Rembang bahkan ada yang dari Kabupaten Tuban, dan Bojonegoro Jawa Timur. 

"Tak bosan kita juga ingatkan pengunjung agar menerapkan disiplin protokol kesehatan, apalagi ini juga diberlakukan program PPKM Mikro, jadi mari kita sukseskan untuk menekan penyebaran Covid-19, terutama diwilayah kecamatan Jiken," pungkas Bhabinkamtibmas.

Terpisah Kapolsek Jiken Iptu Nur Dwi Edi,SH,MH mengungkapkan bahwa apa yang telah dilakukan oleh Bripka Nyamat adalah salah satu wujud implementasi program dari Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK dimana selama situasi pandemi Covid-19 Polri dituntut untuk bisa menjadi inisiator ataupun penggerak ekonomi kreatif, tentunya dengan menjalin sinergi dengan instansi terkait dan stake holder yang ada.

 "Sesuai dengan program dari Kapolres Blora, bahwa Polri harus bisa mendukung ekonomi kreatif, dan apa yang dilakukan oleh Bripka Nyamat sudah tepat dan akan terus kita dukung," kata Kapolsek Jiken.(Pur)