KARTUN

 

Kartun tentang Perades 
Portalblora.com


Gerah Dilaporkan Polisi, Pengusaha di Blora Angkat Bicara

 

Foto : Aan Rochayanto saat jumpa Pers bersama sejumlah wartawan di Blora (Senin, 17/1) 

BLORA, 18/1 PortalBlora.com -Aan Rochayanto pengusaha muda di Blora merasa gerah, lantaran namanya disebut sebagai terlapor di Mabes Polri.

Ia dilaporkan Ubaydillah Rouf alias Obet, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Blora, salah satu tersangka kredit macet Bank Jateng Cabang Blora, diduga melakukan penggelapan, sebagaimana dalam Pasal 372 KUHP dengan terlapor bernama Aan Rochayanto dan Augusteen Janet Kirana Parapak.

Sebelum ditahan Mabes Polri, tersangka Obet pada Selasa (12/1) melaporkan mantan Direktur Bank Jateng Cabang Blora, Rudatin Pamungkas ke Polres Blora.

Obet melaporkan Rudatin karena merasa ditipu miliaran rupiah terkait kredit di Bank Jateng.

"Karena pada waktu itu saya punya kredit di Bank Jateng yang dipinjam dan bilangnya mau dipakai untuk performance di perbankan tersebut, namun faktanya sesuai janjinya 2 bulan tidak kembali. Dan sekarang menjadi persoalan sehingga saya menuntut keadilan, saya melaporkan ke Polres Blora," ucap Obet saat kepada wartawan, Selasa (12/1)

Selain melaporkan Rudatin Pamungkas, Obet juga melaporkan sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam permasalahan tersebut.

"Pertama, Rudatin Pamungkas, kedua, PT yang menikmati itu, terus yang ketiga yang membuat sertifikat," kata dia.

Tak hanya melapor ke Polres Blora, Obet juga telah membuat laporan ke Bareskrim Polri, terkait dugaan Penggelapan sebagaimana dalam Pasal 372 KUHP dengan terlapor bernama Aan Rochayanto dan Agusteen Janet Kirana Parapak.

"Ternyata ada persoalan juga bahwa sertifikat saya yang di bank itu ternyata diambil oleh seseorang, dan setelah saya tanyakan ke notaris ternyata diambil oleh seseorang juga. Itu juga saya laporkan ke Bareskrim," terang dia.

Akibat permasalahan yang sedang terjadi ini, Obet mengaku mengalami banyak kerugian baik secara materiil ataupun imateril.

"kerugian materiil jelas uang tidak kembali, aset menjadi jaminan, bahkan disita oleh bank, kemudian imateril saya diuber-uber sama beberapa pembeli atau konsumen yang sertifikatnya ikut terbawa oleh seseorang," jelas dia.

"Saya selama ini memang menunggu solusi ternyata tidak ada solusi dan faktanya ternyata saya sekarang menjadi tersangka," imbuh dia.

Sementara Aan Rochayanto yang namanya disebut sebagai terlapor di Mabes Polri, mengklarifikasi kebenaran persoalan itu, kepada sejumlah wartawan di Blora pada Senin (17/1) kemarin sore.

Aan mengatakan bahwa laporan Obet itu adalah persoalan lama, yakni sudah selesai di 2021 kemarin. Ia mengaku sudah dipanggil Mabes Polri untuk dimintai keterangan, bahkan sudah dilakukan konfrontasi antara dirinya, Obet dan Notaris.

"Pada kesempatan ini saya akan menjawab pernyataan saudara Ubaydillah Rouf mengenai pelaporan dugaan penggelapan atas tanah di Blora, yang terlapor saya sendiri Aan Rochayanto dan Agusteen Janet Kirana Parapak," kata Aan.

"Saya bisa menjelaskan pelaporan ini terjadi pada tahun 2021 di Bareskrim tindak pidana ekonomi khusus. Kasus ini sudah ditangani dan sudah selesai. Kami juga sudah dilakukan pemanggilan, dimintai keterangan, serta digelar konfrontasi antara saya, Notaris dan saudara Ubaydillah Rouf. Permasalahan sudah selesai, kami Syah sebagai pemilik dari tanah karena kami memiliki sertifikat asli yang sudah dibalik nama di BPN, mempunyai akta jual beli untuk dasar balik nama di BPN, " jelasnya.

Menurut Aan pihaknya juga sudah membayar kewajiban kepada negara, membayar pajak penjual maupun pembeli, dan proses tersebut dilakukan dari Notaris yang sama.

"Jadi apabila ada pertanyaan Ubaydillah Rouf mengenai penyerobotan atau pengambilan paksa, kelihatanya kami tidak melakukan hal yang melanggar aturan hukum. Yang kedua saya juga menyampaikan kepada saudara saudara saya yang menjadi korban pembelian perumahan, saya juga berharap untuk bisa berkomunikasi mencari jalan keluar, sehingga kita sama sama korban bisa mencari jalan terbaik secara kekeluargaan," tuturnya.

Kini Ubaydillah Rouf sudah ditahan oleh Bareskrim Polri bersama tersangka lainya usai membuat laporan ke Polres Blora. (Yoyok/red)

Butuh Perhatian WHO : Penanganan Pasien Covid Comorbid, dan Inovasi Medis Asli Indonesia

 

Penulis : Kurniawan 
(Pengusaha Blora)


BLORA, 16/1 (PortalBlora.com) - Berikut macam - macam penyakit penyerta (Comorbid) yang wajib diketahui dan bahayanya bagi pasien covid.  

Reaksi anafilaksis (syok alergi berat)

Syok anafilaktik atau anafilaksis adalah syok yang disebabkan oleh reaksi alergi yang berat. Reaksi ini akan mengakibatkan penurunan tekanan darah secara drastis sehingga aliran darah ke seluruh jaringan tubuh terganggu.

Akibatnya, muncul gejala berupa sulit bernapas, bahkan penurunan kesadaran. Dengan pasien seperti ini dan infeksi covid bisa memperparah penyerapan oksigen oleh darah, sehingga pasien mengalami kekurangan oksigen yang sangat berakibat fatal.

Bila kekurangan oksigen terjadi di fungsi otak, Sel sel otak sangat rentan terhadap perubahan pasokan oksigen. Jika terjadi gangguan pasokan oksigen ke otak untuk jangka waktu lama, dapat menyebabkan koma atau kematian.

Alergi obat 

Alergi ini disebabkan oleh reaksi sistem imun terhadap zat kimia pada obat-obatan. Jika sistem imun bereaksi tidak baik pada obat, tubuh akan membuat antibodi dan hal inilah yang menyebabkan seseorang alergi pada obat. 

Pelepasan histamin saat mengalami alergi obat akan memunculkan beragam gejala, seperti, Ruam atau bentol-bentol di kulit, gatal-gatal di kulit, mata terasa gatal atau berair. 

Pada kondisi yang lebih parah sistem imun bisa membuat seorang pasien mengalami gangguan pernafasan dan kerusakan serta gagal organ. 

Pasien seperti ini bisa menjadi lebih parah dengan terjangkitnya covid, karena pasien jenis ini butuh penanganan yang ektra terhadap zat kimia obat-obatan, agar tidak memicu kondisi komplikasi yang komplek yang bisa berakibat kematian.

Alergi makanan

Alergi yang muncul setelah mengonsumsi makanan tertentu. Gejalanya bisa meliputi mual dan muntah, pembengkakan di wajah, sesak napas, sampai hilang kesadaran. 

Pasien jenis ini jika terinfeksi covid sangat berbahaya sebab asupan gizi yang di butuhkan pasien harus di pertimbangkan secara penuh. 

Kondisi di mana pasien alergi makanan tertentu membuat immun tubuh pasien menurun drastis sehingga bisa memicu keracunan organ pada pasien, hal utama alergi makanan ini berpengaruh sangat besar pada kandungan darah dan bisa memicu tingkat protein yang tinggi pada darah pasien. Hal ini terkait dengan kemampuan darah mengikat oksigen sehingga memicu gagal organ pasien.

Asma bronkial

Penyakit ini dapat menyebabkan jalan napas paru membengkak (edema) dan menyempit, sehingga jalur udara menghasilkan lendir yang berlebihan. 

Dengan terjangkitnya covid pada pasien ini akan mengurangi secara signifikan tingkat penyerapan oksigen oleh paru, efek bahayanya adalah fungsi organ dan otak kekurangan oksigen hingga gagal jantung akibat kerja jantung yang ekstra keras. 

Rhinitis 

Radang dan iritasi yang terjadi di membran mukosa didalam hidung, menyebabkan hidung menjadi tersumbat, yang mengakibatkan terjadinya hambatan pada sinus. 

Sehingga jumlah oksigen yang masuk pada paru-paru berkurang secara signifikan, pada pasien covid dengan penyakit penyerta ini akan menjadi lebih parah saat suplai udara melalui saluran pernafasan yang bekurang, sehingga memperkecil volume jumlah udara dan kadar oksigen yang mampu diserap oleh jarigan alveoli

HIV / AIDS (ODHA)

HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah sebuah gangguan yang menyerang sistem kekebalan tubuh dan melemahkan kemampuan tubuh dalam melawan infeksi dan penyakit. 

Sampai saat ini, HIV belum bisa disembuhkan. Pada kasus pasien HIV ini infeksi virus lain seperti covid bisa menyebabkan tingkat kematian yang tinggi sebab penderita HIV sendiri adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh secara permanen, kematian bisa terjadi dari efek infeksi virus hingga tahap lanjutan dengan kegagalan fungsi organ.

Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK), TBC, kanker paru, dan penyakit paru akut lainnya.

Pasien covid dengan penyertaan penyakit bawaan penyakit paru akut akan memperparah penyerapan oksigen oleh paru dan berdampak pada suplai kebutuhan oksigen yang di butuhkan organ kita terutama otak, karena hal ini seperti telah diterangkan di bagian atas bahaya otak yang kekurangan oksigen bisa memicu kematian dan kerusakan fungsi otak secara permanen.

Penyakit hati / gangguan hati

Organ hati memiliki sejumlah fungsi penting, antara lain membuang racun dari dalam tubuh, membantu proses penggumpalan darah, serta membantu tubuh melawan infeksi. 

Pada kondisi kerusakan hati terdapat beberapa penyebab dan tingkat kerusakan yang berbeda pada tahap terparah gangguan hati ini di sebut sirosis. 

Menilik fungsi hati yang mampu membuang racun, dan melawan infeksi dalam tubuh kita penderita covid dengan sakit penyerta gangguan hati  sangat berbahaya di tinjau dari berbagai aspek, dimana pasien covid mendapat treatment obat  yang intensif dari pihak medis, hal ini bisa menjadi efek negatif, sementara tubuh kehilangan fungsi hati yang mengurangi kemampuan tubuh melawan infeksi adalah kondisi dimana hal ini sangat buruk bagi pasien.

Diabetes mellitus

Mengutip laman American Diabetes Association, infeksi virus, termasuk di antaranya SARS-CoV-2, dapat meningkatkan peradangan atau pembengkakan internal pada pengidap diabetes. 

Hal ini juga dapat disebabkan oleh kadar gula darah yang tinggi dan membuat peradangan dapat menyebabkan komplikasi yang parah. Saat terinfeksi virus, pengidap diabetes akan menghadapi peningkatan risiko ketoasidosis diabetik (DKA), yang umumnya dialami oleh pengidap diabetes tipe-1.

DKA merupakan komplikasi diabetes yang ditandai dengan tingginya kadar keton di dalam tubuh. DKA dapat mempersulit pengelolaan asupan cairan dan kadar elektrolit yang penting dalam menangani sepsis. Sepsis sendiri merupakan komplikasi serius yang dialami beberapa pasien Covid-19.

Obesitas 

Penelitian menemukan bahwa obesitas mempengaruhi sistem imun sebagai berikut: Menurunkan produksi sitokin Fungsi monosit dan limfosit berubah Disfungsi sel natural killer Fungsi makrofag dan dendritik menurun Respon terhadap stimulasi antigen menurun. 

Setelah terjadi berbagai respons imun yang telah disebut di atas, tubuh akan mulai menunjukkan beberapa efek dari disfungsi imun tersebut yang muncul sebagai sindrom metabolik sebagai berikut, Penyakit kardiometabolik, hipertensi, diabetes, kolesterol LDL tinggi, trigliserida tinggi, kolesterol HDL rendah 

Fungsi paru menurun, saturasi oksigen menurun, risiko fibrosis pada jaringan paru Penyakit jantung, kardiomiopati gangguan ginjal (proteinuria, hipertropi glomenular) 

Gangguan pembuluh darah, ketidakseimbangan antara agen vasodilator dan vasokonstriktor, trombosis, dan inflamasi pada pembuluh darah.

Sehingga obesitas berpotensi menimbulkan gejala berat ketika terinfeksi suatu penyakit. Hal ini disebabkan karena sistem imunnya tidak cukup baik untuk membentuk antibodi dalam melawan penyakit tersebut. 

Begitu pula dengan infeksi Covid-19, orang dengan obesitas berpotensi mengalami gejala yang lebih berat daripada orang dengan berat badan normal.

Tiroid 

Beberapa kondisi yang menjadi penyebab dan pemicu munculnya penyakit tiroid, antara lain, kekurangan yodium (iodium). 

Peradangan pada kelenjar tiroid atau tiroiditis dan faktor genetic. Gangguan tiroid tergolong sebagai kondisi medis yang akan menyertai Anda seumur hidup. 

Hanya saja, pengobatan tetap penting dilakukan untuk menjaga kualitas hidup pengidap penyakit ini. Namun tanpa penanganan yang tepat, gangguan kelenjar tiroid bisa berakibat fatal terhadap kesehatan bahkan bukan tidak mungkin gangguan tiroid bisa menyebabkan kematian. 

Pada pasien covid dengan penyakit penyerta tiroid yang merupakan penyakit hormonal, harus mendapat perhatian khusus sebab tiroiditis bisa memperparah pasien dan menyebabkan gangguan tiroiditis yang permanen pada fungsi hormonal pasian.

Luka atau kehilangan darah dengan jumlah yang cukup banyak

Pada pasien covid, yang mengalami luka, atau kehilangan darah cukup banyak, atau sebelumnya melakukan donor darah, bisa memicu reaksi anemia pada pasien dan pada kondisi parah bisa memicu Leukopenia yang berhubungan langsung dengan sistem immun yang lemah pada pasien. 

Jika tidak ditangani dengan tepat, leukopenia berpotensi menimbulkan komplikasi serius dan bahkan kematian karena leukopenia akan menyebabkan tubuh rentan terkena infeksi. 

Sementara untuk reaksi Anemia yang berlangsung dalam waktu lama dan tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan kerusakan pada jantung, otak, dan organ lainnya dalam tubuh secara permanen.

Ganguan Jantung

Pada pasien dengan gangguan jantung, maka jantung akan bekerja lebih keras untuk mendapatkan darah dan menyalurkan oksigen ke seluruh tubuh. Sementara pada pasien gangguan Jantung, bisa di katakan sistem kerja jantung sudah memiliki kendala dalam memompa secara efisien. 

Kondisi ini tentu saja membebani sistem tubuh secara keseluruhan, bahkan bisa memicu efek yang berbahaya beerupa kematian. Masalah lainnya adalah seorang penderita sakit jantung memiliki sistem kekebalan tubuh yang kurang kuat. 

Pada mereka yang memiliki kondisi medis kronis, respons sistem imun cenderung lemah dalam menghalau virus.

Pada penelitian lanjutan seperti COVID-19, SARS dan MERS juga berpotensi lebih berbahaya pada penderita jantung karena menimbulkan masalah seperti peradangan otot jantung, serangan jantung, dan gagal jantung. 

Bagi orang yang memiliki penumpukan lemak atau plak di pembuluh darah serangan dari virus serupa COVID-19, SARS dan MERS dapat menyerang kondisi plak-plak di pembuluh darah ini, sehingga membuat potensi penyumbatan pembuluh darah semakin besar dan mengganggu aliran darah ke jantung. Hal ini tentu menimbulkan risiko besar terjadinya serangan jantung.

Penyakit DB dan DBD

Pasien dengan trobisit rendah, di mana di ketahui Trombosit memiliki peran penting dalam proses pembekuan darah (koagulasi) saat tubuh terluka. 

Tepatnya, trombosit akan membentuk sumbatan bersama benang fibrin guna menghentikan perdarahan, sekaligus merangsang pertumbuhan jaringan baru di area luka, yang sangat penting untuk mengatasi infeksi pada organ tubuh kita. 

Pasien covid dengan DB atau DBD di pastikan mengalami  koinfeksi antara arbovirus / dengue virus dan coronavirus, bahaya koinfeksi sendiri pada pasien denngan nilai trobosit yang rendah bisa berkibat kematian, karena koinfeksi menurunkan kemampuan tubuh untuk melawan virus.  

Bahaya yang lain lagi coronavirus yang menurunkan kemampuan paru menyerap oksigen, sementara arbovirus / dengue virus menyebabkan agregasi trombosit dan mengaktivasi sistem koagulasi melalui kerusakan sel endotel pembuluh darah yang pada kondi parah akan mengakibatkan perdarahan, dan bisa berakibat gagal organ dan kematian.

Gagal ginjal 

Penderita gagal ginjal akut perlu mendapatkan perawatan dari dokter di rumah sakit. Selama perawatan, dokter mungkin akan menyarankan pasien untuk membatasi asupan garam serta kalium, memberikan obat-obatan untuk memperbaiki fungsi ginjal, dan menjalani cuci darah. 

Pada pasien gagal ginjal ini seperti kita ketahui bersama bahwa pasien gagal ginjal mebutuhkan perlakuan khusus sebab fungsi ginjal mengalami penurunan pelakuan khusus ini menyangkut jenis obat bahkan asupan makanan dan minuman pada pasien. 

Pasien covid dengan penyerta gagal ginjal pun bisa mengalami koinfeksi bahkan mengalami suatu reaksi toksisitas oleh asupan makan, dan obat-obatan yang bisa mengancam jiwa pasien.

Dari berbagi jenis pasien penderita covid dan variasinya penyakit penyerta, semua mebutuhkan perhatian khusus guna menekan tingkat imortalitas pasien penderita covid.

Hal yang tak bisa di pungkiri lainnya adalah perhatian lanjutan setelah pasien penderita covid pulih, karena organ paru-paru kita bekerja terus menerus di lingkungan yang berbeda sehingga jaringan baru dari sisa infeksi covid menjadi kuat dan terbentuk immun. 

Pada teknik pengobatan infeksi covid pada paru-paru selama ini yang berkembang adalah teknik pengobatan hormonal secara injeksi ataupun oral, tanpa memperhatikan kemungkinan perawatan organ paru-paru itu sendiri secara fisik. 

Dengan kata lain perawatan fisik organ pada penederita covid tidak mendapat perhatian secara nyata. Pada luka infeksi perhatian nyata dengan  merawat organ secara nano micron dan mencegah infeksi oleh virus, bakteri, jamur, dan lainnya adalah inovasi baru yang memungkinkan di lakukan dengan obat AVVR-19. 

Teknik dan inovasi medis senantiasa berkembang sesuai dengan perkembangan penyakit, semoga AVVR-19  yang merupakan inovasi milik bangsa Indonesia ini bisa menjadi perhatian dunia dan WHO, dan menambah kekayaan intelektual di dunia medis. 

AVVR-19 bisa di implementasikan bersama obat hormonal lainnya untuk meningkatkan efektifitas dan mempercepat periode penyembuhan pasien. (Deny- red)









Perlunya Perhatian Dunia Medis Indonesia untuk Penyakit DB dan Covid

 

Foto : Kurniawan
Pengusaha Blora Lulusan Farmasi

BLORA, 15/1 PortalBlora.com - Musim penghujan mulai tiba, saat ini banyak daerah terjadi peningkatan penderita Demam Berdarah (DB). Apakah ini memang penyakit DB atau bentuk penyakit yang lain, seperti yang banyak dijumpai sejumlah artikel media online yang mengindikasi ada kesamaan gejala demam berdarah dengan gejala covid virus yang telah bermutasi. 

Seperti di kutip dari sumber laman (https://www.alodokter.com/mengetahui-perbedaan-gejala-demam-berdarah-dan-covid-19). Sekiranya penulis perlu memberikan informasi yang aktual di saat melonjaknya kasus DB di beberapa daerah dan kota di Indonesia.

Demam, sakit kepala, mual, dan muntah merupakan beberapa gejala yang mirip antara DB dan Covid. 

Pada sumber laman tersebut di beritahukan gejala yang membedakan antara DB dan Covid namun dari sumber media online resmi yang lain menyatakan "Tapi, tidak sering dilaporkan sebagai salah satu gejala umum, seperti demam, batuk, dan nyeri tubuh" (https://kesehatan.kontan.co.id/news/11-gejala-omicron-kenali-saat-transmisi-lokal-varian-ini-di-indonesia-kian-bertambah?page=all).

"Jadi pada kasus ini gejala umum batuk tidak di jumpai, dan secara significant tidak menjadi gejala penyerta pada penderita Covid jenis Omicron dan Delomicron," kata Kurniawan seorang pengusaha asal Blora lulusan Farmasi ini.

Untuk mengetahui apakah seorang pasien terkena DB, biasa dilakukan uji dengan test darah lengkap untuk menyatakan pasien positif demam berdarah atau tidak.

Biasanya seorang pasien dinyatakan positif demam berdarah jika Jumlah trombosit ≤ 100.000/┬Ál. Nilai hematokrit meningkat hingga ≥ 20% dari nilai normal. Nilai hematokrit menurun hingga ≥ 20% dari nilai normal setelah mendapatkan terapi cairan. 

Namun uji ini tidak mengarah pada jenis infeksi virus, dan tidak di jumpai pengujian jenis virus pada pasien. Apakah syarat di atas adalah suatu bentuk gejala DB secara pasti, sehingga mengabaikan bentuk infeksi covid Omicron dan varian baru lainnya.

Hal ini membutuhkan pengamatan para ahli di bidang medis untuk analisa lanjutan.

Dalam Kasus pasien Omicron pada anak, hal yang mirip umum terjadi pada pasien, setelah uji darah lengkap, sering kali infeksi virus covid juga menunjukkan hasil uji darah lengkap yang mirip denngan gejala DB.

Baik uji trobosit dan hemtrokit, bahkan kekentalan darah dapat meningkat, yang memicu jantung pasien bekerja ekstra cepat untuk memenuhi suply oksigen pada organ pasien covid, dan hal ini masih bertahan beberapa hari setelah pasien di nyatakan sembuh.

Banyaknya perhatian dunia medis yang perduli dengan wabah Covid, sekiranya tulisan penulis ini, bisa merangsang pihak terkait untuk melakukan penelitian lebih spesifik dan terintegrasi, sehingga sumbangsih ilmu pengetahuan terealisasi, dalam mengatasi masalah wabah Corona virus saat ini, dan implementasinya di dunia medis Indonesia.

Salam untuk Indonesia sehat dan maju (Deny - red)

Beginilah Investasi Ala Indonesia yang Santuy

 

Foto : Kurniawan
 (Pengusaha asal Blora, Lulusan Farmasi)

BLORA, 15/1 PortalBlora.com -  Banyak instrumen investasi yang umumnya menyatakan High Risk, High Gain. Benarkah pernyataan ini. Haruskah masyarakat mengambil bentuk investasi yang high risk, high gain. Adakah investasi yang low risk, high gain atau jika perlu no risk, high gain.

"Saya menyatakan ada instrumen investasi ini, dan banyak juga di lakukan para pengusaha besar di negeri kita dalam bentuk investasi ini," kata Kurniawan.


Pada kondisi real di masyarakat banyak sudah yang mempraktekkan bentuk investasi ini. Yaitu dengan bentuk investasi pada tanah dan merubahnya secara ekonomi dengan menanami beberapa pohon, seperti kayu jati, kayu gaharu, kayu cendana, kayu pinus, kayu sengon bahkan beberapa pohon penghasil buah. 


Bentuk investasi ini ternyata sangat lazim di masyarakat di negeri Indonesia. Bahkan bentuk investasi ini bagi beberapa masyarakat menganggap bukanlah bentuk investasi secara instrumen ekonomi mereka.


Maka tak heran jika di Indonesia telah mengenal investasi ini secara turun temurun, dan tidak butuh tingkat pendidikan yang tingi atau perhitungan ekonomi yang rumit untuk mewujudkannya.


"Bentuk investasi yang go green ini telah menghantar negeri kita dengan julukan negeri Jamrud Katulistiwa," imbuhnya. 

Keuntungan yang di berikan investrasi semacam ini misalkan investasi tanah, secara perlahan dan pasti seiring perkembangan jumlah populasi dan kebudayaan, memberi sumbangan nilai yang signifikan pada nilai aset tanah. Ini tergantung pada lokasi dan perkembangan daerah aset itu berada. Nilai awal yang kecil dan hasil yang besar.

Tanah-tanah plan hijau adalah tanah yang oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) di petakkan untuk memelihara ekosistem agrikultural untuk suatu daerah.

Namun di banyak daerah di negeri ini yang memang adalah negeri jamrud katulistiwa, nilai tanah hijau memiliki nilai yang relatif murah di bandingkan nilai tanah hunian dan industri.

Modal yang tidak  mengganggu cash flow dan ringan, memang nilai tanah akan meningkat, tapi perlu juga menambahkan nilai yang lain pada aset dengan menanaminya tumbuhan yang memiliki nilai jual yang tinggi pada jangka waktu tertentu sehingga nilai hasilnya memuaskan.

Investasi ini, di negeri Indonesia yang mayoritas masyarakatnya petani dan nelayan, tak heran banyak orang menganggap hal ini bukan bentuk investasi. 

Banyaknya tulisan yang mengulas tantang investasi, tapi jarang yang mengulas bentuk investasi yang santuy ini. Karena memang tidak dibutuhkan tingkat pendidikan yang tinggi ataupun analisa yang rumit untuk bentuk investasi ini. 

"Sebagian besar para petani di negeri kita telah faham investasi ini, tanpa memandang tingkat pendidikan yang mereka miliki. Karena sesungguhnya Tuhan memberikan rejeki yang nyata kepada semua umatnya tanpa memandang tingkat pendidikan," pungkasnya. (Dani-red)

Kartun !!! Lho Kok Diperjualbelikan



Karya Kartunis Priyo PR Asal Magelang menggambarkan Jual Beli Jabatan (Rabu,12/1/2022).


Sejumlah UMKM di Blora, Dapat Pinjaman Lunak dari Perhutani


BLORA, 31/12 (PortalBlora.com) - Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Blora menyalurkan dana pinjaman lunak kepada empat pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di wilayahnya.

Pinjaman kemitraan ini melalui program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL) sebesar Rp 97 juta rupiah, kepada 4 mitra binaan di kantor KPH Blora, Jum’at, (31/12).

Dana Program Kemitraan berupa pinjaman modal usaha tersebut diserahkan oleh Kepala Seksi Madya Keuangan SDM dan IT KPH Blora, Muhammad Abu Naim, kepada penerima pinjaman kemitraan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes).

Program pinjaman kemitraan TJSL UMKM KPH Blora yang sudah dikucurkan pada Periode II ini bertujuan untuk membantu mitra binaan dalam upaya pengembangan usaha. 

Dana TJSL sendiri diambil dari laba perusahaan sebesar 3% dengan mekanisme penyaluran kepada mitra binaan dilakukan setahun dua sekali.

Administratur KPH Blora, yang diwakili Kasi Keuangan Muhamad Abu Naim, menyampaikan bahwa dana Program Kemitraan ini sifatnya pinjaman modal kemitraan yang harus dikembalikan para mitra meski angsurannya berbunga sangat rendah.

“Program ini digulirkan Perhutani sebagai upaya bantuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan usaha produktif mitra binaan, seperti usaha perdagangan, peternakan dan jasa usaha lain,” Ungkapnya.

Perhutani berharap, bantuan pinjaman modal kemitraan ini dapat dipergunakan dengan tepat guna, sehingga usaha kecil yang dimiliki para mitra dapat lebih meningkat, maju dan berkembang

Salah satu penerima pinjaman progran kemitraan TJSL Sunyari, yang mempunyai usaha rumah makan, mewakili rekan-rekannya mengucapkan terima kasih kepada Perhutani yang telah membantu meminjami modal usaha, semoga dengan diberinya pinjaman modal ini usaha kami dapat berkembang.

“Terima kasih khususnya kepada Perhutani KPH Blora, yang sudah memberikan kepercayaan dan bantuan pinjaman modal kepada kami dengan bunga yang sangat ringan. Semoga kami bisa mengembangkan usaha di tengah pandemi Covid-19 sehingga dapat meningkatkan perekonomian keluarga kami. ”Tuturnya. (red) 

Perhutani - Kejari teken MoU Tentang Bantuan Hukum

 


BLORA, 17/11 (PORTALBLORA.com) - Perhutani Blora Raya teken Memorendum of Understanding (MoU) dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Blora, Rabu  (17/11) tentang Penanganan Bersama Penyelesaian Masalah Hukum Perdata dan Hukum Tata Usaha Negara, di ruang publik Kejari Blora.

Perhutani Blora raya yang terdiri dari Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Blora, KPH Cepu, KPH Randublatung, KPH Mantingan dan KPH Kebonharjo ini, berharap MoU Pehutani Blora Raya dan Kejari Blora ada efek jera bagi para pemabalakan kayu liar (Illegal loging)

"Kerjasama ini khusus dalam hal hukum Perdata dan Tata Usaha Negara, tapi tadi, paling tidak kita dapat cakupan, bantuan hukum, tindakan hukum dan pertimbangan hukum. Artinya jika kita ada masalah hukum kita bisa konsultasi," ungkap Adminstrastur (Adm) Perhutani Blora Agus Widodo, (17/11).

Adanya kerjasama ini, lanjut Agus, efeknya lebih ke penegakan hukum, disamping perdata, pidanapun bisa. Seperti hukuman kasus illegal loging bisa diperberat.

Sementara Kepala Kejari Blora Yohanes Avila Agus Awanto mengatakan, MoU ini sudah terjalin sejak lama, setiap dua tahun sekali diperpanjang. Dalam hal ini Kejari akan selalu siap jika diminta oleh BUMN sebagai kuasa hukum negara.

"Jadi MoU ini lebih menekankan pada bantuan hukum, jika Perhutani ada permasalahan hukum kita siap membantunya. Artinya sebagai Pengacara negara kita siap membantu BUMN maupun Pemerintah jika ada permasalah hukum, " jelas Kajari Blora. (Pur/red)