Jelang Perayaan Nataru 2020/2021 Polda Jateng Akan Gelar Operasi Lalin Candi


BLORA- Menjelang perayaan Natal dan Tahun baru 2020/2021, Polda Jateng telah menyiapkan rencana Operasi Lilin Candi yang akan digelar secara kemanusiaan dengan mengedepankan protokol kesehatan. Hal tersebut diungkapkan Kapolda Jateng Saat melaksanakan Arahan kepada Kapolres Ekswil Pekalongan tentang Pasca Pilkada Serentak bertempat di Polres Batang. Rabu (16/12/2020).

Adapun dalam kegiatan tersebut Kapolda Jateng Irjen Pol Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.S.T. M.K. ditemani oleh Direskrimum Polda JatengKombes Pol R. Y. Wihastono Y.P., Karoops Polda Jateng Kombes Pol Drs Firly Ruspang Samosir, MSi dan Kapolres jajaran ex Wil pekalongan.

Kapolda Jateng mengatakan bahwa dalam pelaksanakan Operasi Lilin Candi anggota tak akan melakukan penindakan namun dilaksanakan dengan menghimbau masyarakat utamanya untuk menghindari kerumunan.

Namun dengan tidak adanya penindakan dalam Operasi Lalin Candi pada Tahun ini diharapkan tak mengurangi kesadaran masyarakat akan bahaya Covid-19 sehingga masyarakat tetap menjaga jarak aman dan menghindari kerumunan.

Untuk Pelaksanaan Natal pada tahun ini, Kapolda Jateng mengungkapkan bahwa perayaannya akan diatur dalam Peraturan Gubernur Jawa Tengah.

"Kalo Natal  itu sifatnya perayaan keagamaan maka akan diatur lewat surat edaran Gubernur untuk Tahun Baru sama, kita harapkan masyarakat yang akan merayakan tahun baru, kita dirumah ajalah berkumpul bersama keluarga, teman dan sanak saudara, tidak usah bepergian kemana-mana dulu karena Covid ditempat kita masih tinggi." terang Kapolda Jateng, Rabu (16/12).

"Tidak ada masyarakat kita yang berkerumun untuk memperingati tahun baru kita akan bubarkan." tegas, Kapolda Jateng, Rabu (16/12).

Polda Jateng akan melaksanakan giat blusukan bersama aparat gabungan Gugus Tugas Provinsi dan Kabupaten serta TNI/Polri untuk menertibkan kegiatan-kegiatan masyarakat yang menimbulkan kerumunan adapun hukuman akan disesuaikan dengan peraturan daerah masing-masing. Hal ini dilakukan untuk memperkecil penyebaran Covid-19.

"Kita sudah ada Perda, Pergub, dan Perwali dimasing-masing wilayah, jadi untuk penegakan hukum diserahkan pada peraturan daerah masing-masing." ungkap, Kapolda Jateng, Rabu (16/12).(Ag)

Sesuai Kewajibanya, Pertamina Lakukan Perbaikan Pipa Bekas Proyek




BLORA  - Pertamina EP Asset 4 Cepu Field melakukan pengerjaan proyek penggantian pipa Gas yang panjangnya sekitar 337 meter berlokasi Distrik 2 Ledok kecamatan Sambong Kabupaten Blora,  Selasa (24/11/2020).

Camat Sambong,  Nunik Sulistiyo Herniyati mengatakan pipa tersebut merupakan fasilitas umum yang sebelumnya digunakan pihak pertamina, sehingga pertamina  saat ini memenuhi kewajibannya untuk mengembalikan sebagaimana fungsinya.

"Bahwa pihak Pertamina Sudah penuhi kewajibannya guna mengembalikan fasilitas umum yang digunakan proyek dalam kondisi baik dan kembali lagi seperti semula menjadi baik lagi", ucapnya Nunik 

Sementara itu, Field Manager Afwan Darono,  Melalui CSR Staff Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, Kautsar Restu Yuda, mengatakan bahwa selama berlangsungnya pekerjaan proyek pipanisasi, pihaknya juga komitmen akan mengembalikan fasilitas yang digunakan untuk penanaman pipa gas sesuai seperti semula.

"Terkait penggantian pipa di depan Kantor Kecamatan Sambong, kami sebelum pekerjaan sudah berkoordinasi dan bersurat dengan Forkompimcam Sambong. Untuk bekas galian pekerjaan, kami pastikan dikembalikan ke kondisi semula" kata Restu (Mega)

Kasus Covid-19 Di Blora Mengalami Penurunan, Satu Kecamatan Zona Hijau


 


 

BLORA- Persebaran kasus Covid -19 di Kabupaten Blora dikabarkan mengalami penurunan signifikan Memasuki November 2020. Bahkan ada satu Kecamatan yang kini dinyatakan sebagai zona hijau. 


Satu dari 16 kecamatan yang dinyatakan zona hijau adalah Kecamatan Kradenan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Ngawi Jawa timur. 


“Dibanding sepuluh  hari terakhir, masuk November ini pesebaran Covid-19 menurun signifikan,” ungkap Plt Kadinkes Blora, Henny Indriyanti, Selasa (3/11). 


Henny mengungkapkan, delapan lagi kecamatan kini terpetakan masuk zona kuning, yakni kecamatan dengan dengan resiko pesebaran rendah.


Delapan kecamatan zona kuning  tersebut, masing-masing Kecamatan Japah, Tunjungan, Ngawen, Banjarejo, Jepon, Jiken, Sambong serta Kecamatan Randublatung. Sedangkan tujuh kecamatan lagi, yakni Kecamatan Todanan, Kunduran, Jati, Kedungtuban, Cepu, Bogorejo dan Kota Blora, saat ini masih berstatus kawasan zona orange, kawasan dengan resiko penularan sedang.


“Dari 16 kecamatan di Blora, saat ini tidak ada yang zona merah atau resiko penularan virus corona tinggi,” bebernya. 


Meski sudah tidak ada kecamatan dengan resiko peluranan Covid-19 tinggi, lanjut Henny, Pemkab Blora tetap minta dan mewanti-wanti masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesahatan (prokes).
Data terbaru Posko GTPP Covid-19 Kabupaten Blora, perkembangan kasus pesebaran Corona  totalnya berjumlah 733. 


Warga yang terpapar virus corona dan telah dinyatakan sembuh berdasar Swab-Test, yakni  sebanyak 614 orang.

“Adapun pasien yang meninggal dunia terpapar Covid-19, sampai saat ini sebanyak 37 orang,” pungkasnya. (Nanda)

Kades Ajak Warga Patuhi Protokol Kesehatan Dengan 3M



BLORA -  Masih merebaknya virus corona di Kabupaten Blora, Kepala Desa Tempellemahbang Kecamatan Jepon Kabupaten Blora menghimbau agar masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan Covid-19 yakni wajib pakai masker ,Wajib mencuci tangan, serta Wajib untuk menjaga jarak (3 M).

"Mengingat penyebaran virus corona ini masih meningkat di Kabupaten Blora,  saya himbau dan saya ajak khusunya warga Tempellemahbanh untuk selalu jaga kesehatan, serta selalu mematuhi 3M pakai masker ,Wajib mencuci tangan, serta Wajib untuk menjaga jarak," katanya Kasbi selaku kepala desa Tempellemahbang, Senin (02/11/2020)

Kasbi juga menyampaikan untuk sementara ini kegiatan yang berhubungan dengan kurumunan masyarakat masih dibatasi , seperti pesta pernikahan,  dan acara -acara yang mengundang banyak massa.

Sementara itu tokoh masyarakat desa Tempellemahbang mengajak warga menyadari bahaya virus corona atau Covid-19. Sehingga mereka bersama keluarganya selalu mematuhi protokol kesehatan dengan mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker (3M).

“Sudah sepatutnya warga masyarakat menyadari akan bahaya Covid-19,” kata seorang tokoh masyarakat desa Tempellemahbag, Sumidjan.

Agung, salah satu anggota tim gugus tugas covid di desa Tempellemahbang  mengatakan penularan virus ini tentu saja dapat dicegah dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Hal itu seperti yang selama ini telah dikampanyekan oleh pemerintah desa maupun pemkab Blora.(Nanda) 


10 Kecamatan di Blora Sudah Zona Kuning Covid-19

 


 BLORA - Perlahan persebaran covid-19 di Kabupaten Blora, Jawa Tengan, makin merendah. Terdata Sabtu (24/10/2020), ada 10 dari 16 kecamatan di kabupaten penghasil kayu jati ini sudah berada di zona kuning.

Sementara ini terdapat enam kecamatan lainnya dalam zona orange. Zona kuning dengan risiko pesebaran (penularan) rendah, zona orange resiko penularan sedang. Zona merah risiko penularan covid-19 tinggi.

“Dari 16 kecamatan, saat ini tidak ada yang masuk dalam kategori zona merah atau  resiko penularan virus corona tinggi,” terang pejabat pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, Henny Indriyanti.

Enam kecamatan zona oranye, terdiri Cepu, Kedungtuban, Jiken, Bora, Kunduran dan Ngawen. Kecamatan zona kuning, Todanan, Japah, Tunjungan, Bajarejo, Jepon, Bogorejo, Sambong, Jati, Radublatung serta Kradenan.

Meski sudah tidak ada wilayah berisiko peluranan Covid-19 tinggi, lanjut Henny, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora tetap minta dan mewanti-wanti masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesahatan (prokes).

Diakui oleh pejabat Plt Kepala Dinkes Kabupaten Blora, dua hari lalu baru saja ada satu pasien terpapar virus corona dan meninggal dunia, bahkan dari hasil contact tracing (penelusuran kontak), keluarganya juga ada yang tertular covid-19.

Bahkan pada Sabtu (24/10/2020), terdapat lagi tambahan warga terpapar Covid-19 sebanyak empat orang yang terdeksi dari hasil pemeriksaan Swab-Lab polymerase chain reaction (PCR) yang diterima Dinkes Kabupaten Blora.

“Selain tambahan empat warga tertular virus corona, khabar baik hari ini ada empat pasien yang sembuh dari covid-19,” terang Henny Indriyanti.

Dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Blora, Sabtu (24/20/2020), mengumumkan perkembangan terbaru kasus persebaran covid-19 totalnya berjumlah 659 kasus.

Data 659  warga di kabupaten paling timur di Provinsi Jawa Tengah ini yang terpapar virus corona yang kini dan telah dinyatakan sembuh berdasar Swab-Test, yakni totalnya sebanyak 555 orang.

“Adapun pasien yang meninggal dunia terpapar covid-19, sampai saat ini  sebanyak 35 orang,” jelasnya

Menurut Henny, data keseluruhan pemeriksaan Swab-Test sebanyak 5.841, dan pasien Covid-19 yang kini masih dirawat di rumah sakit (RS) 15 orang, pasien menjalani isolasi mandiri di rumahnya ada 54 orang.

Dijelaskan Henny, Sampai Sabtu hari ini memang masih terdapat  69 warga Blora berstatus positif virus corona, dua orang diantaranya adalah dokter berdomisili di Kecamatan Ngawen dan Kota Blora.

“Mohon doa restunya, 69 pasien warga Blora yang menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri segera sembuh dari virus corona,” harap Henny.

Henny mengakui, jika melihat masih adanya warga terpapar virus corona, ini menandakan potensi penularan Covid-19 di Blora masih ada, sehingga masyarakat diminta untuk terus waspada dan patuh pada protokol kesehatan (prokes).

Tetap pakai masker, jaga jarak, hindari kerumunan dan cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir di berbagai kesempatan agar terhindar dari penularan virus corona, pesan Asisten adimistrasi Umum Sekda Blora.

Cegah Covid-19 Dinkes Blora Ajak Warga Terapkan 3M

 



BLORA- Sehubungan dengan adanya peningkatan kasus Covid 19, Dinas Kesehatan Kabupaten Blora mengajak masyarakat  untuk bersama - bersama menerapkan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan guna mencegah penularan COVID-19.

"Mari bapak ibu kita disiplin dalam protokol kesehatan dimanapun berada, yaitu mencuci tangan dengan sabun dengan air mengalir,  pakai masker dengan benar,  dan jaga jarak kalau bisa 2 meter," ujar Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora, Henny Indriyanti.

Demi mencegah penularan covid 19, dirinya juga mengajak kepada semua warga Blora untuk terus semangat bekerja dengan baik dimanapun berada serta bersama-sama mencegah penularan covid-19 yang ada di Blora.

"Kita harus terus semangat bekerja dengan baik dimanapun berada dan mari kita ikut berpartisipasi aktif guna cegah menularan covid-19," katanya Senin (19/10/2020) 

Pemerintah Kabupaten Blora hingga kini masih memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) guna mengendalikan penularan COVID-19.

Dalam PSBB itu, pemerintah juga melarang kegiatan yang mengundang massa dan berkerumunan, di antaranya pesta pernikahan dengan berskala besar hingga pentas hiburan panggung besar.

Selain itu, penerbitan Peraturan Bupati Blora No.55 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19. di mana Perbup tersebut memberikan sanksi denda kepada masyarakat yang melanggar protokol kesehatan, seperti warga di tempat umum tidak memakai masker dikenakan denda Rp 100 ribu.

Apabila mereka itu tidak mampu membayar denda dikenakan kerja sosial dengan melakukan kegiatan untuk kebersihan jalan maupun taman. 

Berdasarkan data jumlah pasien COVID-19 di Kabupaten Blora hingga,  Minggu (18/10/202) tercatat 590 orang Positip corona, dan di antaranya 514 orang dinyatakan sembuh, 9 orang dirawat di rumah sakit,  33 orang menjalani isolasi mandiri serta  34 orang dilaporkan meninggal.(Ag)
 

Satreskrim Polres Blora Berhasil Amankan Genderuwo



BLORA (PortalJateng) - Satuan Reserse Kriminal, (Satreskrim) Polres Blora Polda Jawa Tengah berhasil mengamankan seorang pria pelaku penganiayaan disalah satu karaoke diwilayah kampung baru kecamatan Jepon, yang terjadi Selasa, 06 Oktober 2020 lalu.

Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan,SIK,M.Hum melalui Kasat Reskrim AKP Setiyanto, SH,MH mengungkapkan bahwa N berhasil diamankan oleh Satreskrim Polres Blora, Kamis, (15/10/2020) kemarin. 

"Bahwa tersangka N (46) alias Genderuwo seorang warga kecamatan Jepon yang dilaporkan oleh korban bernama Agustinus Leonad Welby Saleh (24) warga kecamatan Jepon.

Lantaran telah melakukan penganiaayan terhadap dirinya hingga menimbulkan luka robek pada leher bagian belakang sebelah kiri," ucap Kasat Reskrim. Jumat, (16/10/2020).

 

Kasat Reskrim menjelaskan kejadian berawal dari masalah utang piutang, dimana korban bermaksud menagih uang yang telah dipinjam oleh pelaku, ketika korban menghubungi pelaku dengan menggunakan Hand Phone miliknya, pelaku berada di sebuah Karaoke di wilayah Kampung Baru di kecamatan Jepon, maka korbanpun menghampirinya di lokasi karaoke tersebut. Sempat terjadi cek cok mulut antara pelaku dan korban, namun setelah itu pelaku pergi meninggalkan korban.

"Ketika pelaku dan korban bertemu di karaoke kampung baru, disitu terjadi cek cok mulut tentang masalah utang piutang," tandas Kasat Reskrim.

Setelah 30 menit berselang pelaku datang kembali ketempat karaoke dengan membawa parang sambil berteriak memanggil dan mencari korban. Sempat dihalangi oleh rekan korban agar tidak masuk keruang karaoke, namun pelaku berhasil masuk dan pelaku langsung membacokan parang yang dibawanya ke arah korban.

Korban berusaha menghindar dengan cara menunduk sehingga sabetan parang pelaku mengenai pintu kamar namun demikian masih mengenai leher bagian belakang korban.

Korbanpun membela diri dan akhirnya korban berhasil merebut parang pelaku, selanjutnya korban pergi meninggalkan pelaku dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Jepon.

"Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut pelaku dijerat pasal 351 KUHP dengan ancaman pidana 5 tahun penjara" tambahnya .

Kasat Reskrim kembali menegaskan bahwa sesuai dengan instruksi dari Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan,SIK,M.Hum Polres Blora akan menindak tegas jika terjadi tindakan premanisme ataupun anarkis yang dapat menimbulkan keresahan masyarakat.(Bowo)

Pertamina EP Gelar MWT dan Tasyakuran di CPP Gundih

 



BLORA, 14/10 (portalmedia.web.id) - Pertamina EP Asset 4 Cepu Field kembali menggelar Management Walkthrought (MWT) dan Tasyakuran pasca kembali beroperasinya Central Processing Plant (CPP) pada Senin, (13/10). Agenda ini dipimpin langsung oleh Asset 4 General Manager, Deddy Syam.

 

Dalam lawatan tersebut, Deddy bersama manajemen Asset 4 dan Cepu Field ingin memastikan bahwa seluruh peralatan di CPP Gundih beroperasi dengan baik. Selain itu, prosedur standar pengoperasian fasilitas produksi gas tersebut dipahami seluruh operator.

 

"MWT ini sebagai pengenalan saya dengan rekan-rekan dan fasilitas produksi di Cepu Field, khususnya CPP Gundih. Saya ingin memastikan prosedur standar operasi benar-benar diperhatikan, sehingga aspek keselamatan dan performa CPP Gundih terjaga," ucapnya.

 

Selain MWT, Pertamina EP juga menggelar tasyakuran sederhana di Halaman depan CPP Gundih. Dalam agenda tersebut Manajemen Asset 4 dan Cepu Field menyerahkan santunan kepada 50 anak yatim dan 2 panti asuhan di Desa Sumber dan sekitarnya. Sesuai protokol COvid-19, hanya 5 anak yatim dan 2 pengurus panti asuhan yang hadir sebagai perwakilan.

 

Cepu Field Manager Afwan Daroni, menyatakan bahwa kegiatan tersebut sebagai rasa syukur dari Pertamina EP usai berhasil menyelesaikan pemulihan CPP Gundih."Kembali beroperasinya CPP adalah hal yang patut kami syukuri dengan berbagi dan memohon doa dari masyarakat sekitar, termasuk adik-adik kita tercinta ini," ujarnya.

 

Seperti yang sudah diwartakan sebelumnya, CPP Gundih kembali beroperasi sejak 29 September 2020. Total 5 bulan dibutuhkan tim Pertamina EP untuk kembali memulihkan fasilitas produksi yang sempat mengalami gangguan pada April lalu.

Pertamina EP Gelar Pelatihan untuk Bina Alam Sri Bajo

 



BLORA, 9/10 (portalmedia.web.id) - Pertamina EP Asset 4 Cepu Field telah menggelar Training of Trainer (ToT) untuk kelompok Bina Alam Sri, di Desa Bajo, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora.

Dalam kegiatan yang digelar selama lima hari, sejak 5-9 Oktober 2020 ini, menggandeng Aliksa Organik, di kegiatan yang berada dalam payung program Pertanian Sehat Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PSRLB).

Berbagai materi disampaikan selama ToT mulai dari Ekosistem System Of Rice Intensification (SRI) organik, hingga bahasan ekologi tanah, tanaman, dan serangga.

Dalam penutupan ToT, Camat Kedungtuban, Martono, merespons positif kegiatan tersebut. 

"Saya sampaikan terima kasih atas kontribusi Pertamina EP untuk warga saya", ujar Martono (9/10/2020).

Kepala Desa Bajo, Sun Haji, berharap sinergi Pertamina EP dengan masyarakat bisa berlanjut. 

"Kedepan saya akan ajak kepala desa sekitar Bajo untuk ikut terlibat dalam program ini, karena kami sudah membuktikan dampak positif dari program ini", paparnya.

Terpisah, Asset 4 L&R Manager, Jou Samuel Hutajulu menyampaikan apresiasinya pada anggota kelompok Bina Alam Sri. 

Menurut Jou, semangat ini adalah virus positif yang harus ditularkan seluas mungkin di desa-desa sekitar Bajo.

Mewakili Jou, Kautsar Restu Yuda selaku Cepu CSR Staff turut mengapresiasi semangat anggota kelompok untuk aktif dalam program beras organik dan pengolahan tanaman herbal. 

"Luar biasa semangat bapak ibu anggota kelompok untuk menyukseskan program ini. Harapannya semangat ini tidak padam meski dalam situasi pandemi", tuturnya.

Pertanian Sehat Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PSRLB) digagas Pertamina EP Asset 4 Cepu Field sejak 2018. 

Selama dua tahun, kelompok Bina Alam Sri dibina secara intensif oleh Pertamina EP dan menunjukkan perkembangan pesat baik dari segi ekonomi maupun lingkungan. (Sum/red).


PSRLB terus berkembang dengan bertambahnya anggota dan luasan lahan. Menurut Restu, saat ini luasan lahan dalam program ini adalah 11,52 Ha yang dimiliki 47 anggota. 


Selain itu, keanggotaan program ini yang semula hanya dari Desa Bajo berkembang ke empat desa lain, yakni Wado, Ngraho, Tanjung, dan Sidorejo.

CPP Gundih Kembali Beroperasi, Pertamina EP Asset 4 Siap Penuhi Target Produksi

  

 BLORA, 30/9 (Portalmedia.web.id)


- Pertamina EP Asset 4 Cepu Field akan kembali mengoperasikan fasilitas Central Processing Plant (CPP) Gundih pada Selasa, 29 September 2020. Pengoperasian CPP Gundih ini sebagai bagian untuk memenuhi target produksi di triwulan keempat tahun 2020.


Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Cepu Field Manager, Afwan Daroni. "Dengan kembali beroperasinya CPP Gundih, kami optimis target produksi, khususnya gas, bisa terpenuhi pada akhir tahun 2020," 


Afwan juga menyampaikan rasa syukur atas kinerja tim recovery CPP Gundih yang bekerja dengan baik meski dalam situasi pandemi Covid-19. Selama lima bulan, proses pemulihan fasilitas pengolahan CPP Gundih berfokus pada area Thermal Oxidizer (TOx), optimasi Biological Sulfur Recovery Unit (BSRU), dan Maintenance & Preservasi CPP Gundih serta beberapa area lainnya.


"Alhamdulillah, berkat kerja keras dari seluruh tim recovery, CPP bisa beroperasi pada September. Pandemi tidak menjadi penghalang karena kami menerapkan protokol kesehatan sesuai aturan yang berlaku," katanya


Secara terpisah, Asset 4 General Manager, Agus Amperianto menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas langkah-langkah perbaikan yang dilakukan oleh tim. 


“Kerjasama tim sangatlah hebat, dari kejadian kebakaran yang cepat ditangani tanpa kendala hingga penyelesaian perbaikan kerusakan yang bisa bekerja dengan sigap, saya berikan apresiasi setinggi-tingginya.”


Agus berharap bahwa dengan normalnya operasional CPP Gundih dapat kembali menyalurkan gas untuk PT SPP, PLTGU Tambak Lorok Semarang, jaringan gas (jargas) PGN di Blora dan Semarang. 


Secara umum produksi Pertamina EP Asset 4 hingga Agustus 2020 adalah 15.085 barel per hari dan 144,72 juta kaki kubik per hari untuk gas. Sementara, secara khusus Cepu Field ditarget 2020 untuk dapat memenuhi 2.006 barel per hari untuk minyak dan 60,56 juta kaki kubik per hari untuk gas.

Pertamina EP Asset 4 Cepu Perbaiki CPP Gundih,Utamakan Aspek HSSE



BLORA, 26/9 (portalmedia.web.id) – Pertamina Ekplorasi dan Produksi (EP) Asset 4 Cepu Field, terus berupaya melakukan perbaikan pada  Central Processing Plant (CPP) Gundih yang berlokasi di Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Blora, Jawa Tengah.

“Kami terus bekerja, saat ini perbaikan CCP Gundih memasuki tahap instalasi Thermal Oil Heater  atau TOH,” terang Cepu Field Manager, Afwan Daroni, Jumat (26/9/2020).

Afwan Daroni melanjutkan, meski dalam situasi pandemic Covid-19 progres yang dilakukan timnya masih sesuai dengan rencana awal, dan segala upaya yang dikerlakan oleh tim masih on the track.

Meski demikian, kata Afwan, tidak menutup kemungkinan adanya langkah-langkah percepatan, namun dengan tetap mengutamakan aspek health, safety, security and environment (HSSE) atau kesehatan dan keselamatan kerja (K3).

Terpisah General Manager Asset 4, Agus Amperianto, mengapresiasi progres perbaikan CPP hingga saat ini. Hal tersebut ia sampaikan saat melakukan Management Walkthrought ke CPP Gundih.

"Seluruh tim yang terlibat dalam proses pemulihan CPP patut diapresiasi. Situasi pandemi tidak mengendurkan semangat dan upaya tim," kata Agus.

Saat kunjungan lapangan ke CPP Gundih, Agus memastikan segala pekerjaan di lapangan sesuai dengan rencana awal, dan tetap memerhatikan protokol kesehatan (protkes).

Pekerjaan perbaikan fasilitas pengolahan gas di Blora tersebut, telah memasuki bulan keenam pascA terbakarnya  unit TOX. Jika sesuai target, CPP Gundih akan kembali beroperasi pada November 2020 depan, beber Agus Amperianto.

Perlu diketahui, pasca terbakarnya fasilitas Thermal Oxidizer (TOX) CPP Gundih, Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Blora, Kamis (9/4/2020). Seluruh operasi shutdown (dimatikan) untuk stabilisasi, dan pendinginan seluruh fasilitas.

Terbakarnya unit TOX CPP Gundih itu, sempat membuat warga Blora selatan panik  akibat  kobaran api dan asap tebal dari proyek pengembangan gas Jawa (PPGJ) Gundih. Dampaknya suplai gas ke Tambaklorok Semarang terhento total.

Akibat kobaran api itu, sejumlah petugas di kompleks CPP Gundih sempat kalang kabut, bahkan sejumlah kendaraan bermotor harus diungsikan, dibawa keluar lokasi CPP. Warga merasa lega setelah kobaran api padam dan kondusif. (Sum)

Perhutani - Polri Gelar Simulasi Penanggulangan Karhutla

Petugas gabungan melakukan Simulasi penanggulangan Karhutla 

BLORA, 23/9 (Portalmedia.web.id) Polsek Randublatung, Polres Blora bersama Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) setempat, menggelar simulasi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Simulasi digelar di hutan petak 40 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kedungringin, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ngliron, KPH  Randublatung Selasa (23/9/2020).

"Simulasi ini, kita lakukan untuk mencegah kebakaran hutan dimusim kemarau saat ini," ucap Kapolsek Randublatung AKP Subardo.

Kegiatan ini diikuti oleh Administratur Perhutani Randublatung Achmad Basuki  , Anggota Polsek Randublatung , para petugas lapangan Perhutani, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH)  dan Satgas Karhutla Desa Ngliron Kecamatan Randublatung.

Achmad Basuki  mengatakan pada setiap musim kemarau sangat rawan sekali terhadap terjadinya kebakaran hutan dan lahan, baik yang terjadi karena alam maupun akibat ulah manusia.

"Jadi diperlukan upaya sedini mungkin baik sebelum, saat kejadian dan setelah kejadian seperti yang kita lakukan pada pelatihan penanggulangan karhutla saat ini," jelas Achmad Basuki. 

Disamping itu, lanjutnya, penaganan karhutla harus dilakukan secara terkoordinasi dan kerjasama terpadu antara Perhutani, Polri, serta seluruh lapisan masyarakat.

Sementara itu Bhabinkamtibmas Ngliron, Brigadir polisi Munadi merasa bangga bisa terlibat dalam kegiatan ini.

"Kami merasa bangga bisa terlibat dalam kegiatan pelatihan dan simulasi Karhutla. Ini adalah merupakan kewajiban kami sebagai anggota Polri dalam rangka pengabdian kami kepada masyarakan dan lingkungan” ujarnya (Her)

Pertamina EP dan SKK Migas Sharing Bersama Komisi D DPRD Jatim


BLORA, (PORTALBLORA) - Pertamina EP Asset 4 Cepu Field dan SKK Migas Jabanusa menerima kunjungan kerja dari Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur di Aula Kantor Field Cepu, Selasa (8/9) lalu.

Rombongan DPRD dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi D Mohammad Ashari dan didampingi Sekretaris Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur, Didik Agus Wijanarko, bersama tim.

Dalam kesempatan tersebut Kepala SKK Migas Perwakilan Jabanusa, Nurwahidi menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan kerja yang dilakukan oleh tim dari DPRD Komisi D Provinsi Jatim di Kantor asset 4 Field Cepu di tengah kondisi pandemi ini.

Ia berharap dukungan dari semua pihak termasuk DPRD dan Dinas ESDM Provinsi sangat diharapkan untuk pencapaian target produksi nasional

Kegiatan tersebut sebagai agenda sharing optimalisasi industri hulu migas di Pertamina EP, khususnya di wilayah kerja Field Cepu.

“Kami terbuka dengan sharing dan diskusi semacam ini. Apalagi sebagian wilayah kerja Pertamina EP Asset 4 Cepu Field berada di wilayah Jawa Timur, yakni di Bojonegoro dan Tuban,” ucap Cepu Field Manager, Afwan Daroni.

Acara yang berlangsung selama dua jam tersebut dimulai dengan presentasi terkait kegiatan industri hulu migas secara general dan kegiatan operasi tahun 2020 di bawah wewenang SKK Migas Perwakilan Jabanusa yang disampaikan langsung oleh Nurwahidi.

Sesi presentasi berlanjut dengan pemaparan kegiatan operasi Pertamina EP khususnya di wilayah kerja Field Cepu oleh Afwan.

Sesi tanya jawab, dimanfaatkan dengan para anggota DPRD Jatim untuk bertanya kegiatan hulu migas di Jawa Timur secara umum.

“Diskusi sangat menarik. Bapak-bapak anggota dewan tampak antusias mengetahui industri hulu migas,” ucap Afwan lagi.

Mohammad Ashari menyampaikan rasa terima kasih kepada SKK Migas dan Pertamina EP yang telah menerima rombongan DPRD Jatim dengan baik.

“Kami mengapresiasi atas segala pemaparan dari SKK Migas dan Pertamina EP karena memperkaya wawasan kami terkait dunia migas,” ucapnya.

Selain itu, Ashari memuji upaya SKK Migas dan Pertamina EP untuk terus memberi manfaat bagi masyarakat.

“Patut diapresiasi juga bagaimana perhatian SKK Migas dan Pertamina EP terkait aspek CSR, lingkungan, dan keselamatan kerja dalam kegiatan operasinya,” katanya menambahkan.(Luk)

Diduga Akibat Kelalaian Penambang, Sebuah Sumur Minyak di Wonocolo Terbakar



BLORA, 4/9 (PORTALBLORA) - Sebuah sumur  tua peninggalan Belanda No. D90 Jumat (4/9) kemarin, terbakar. Terbakarnya Sumur tua tersebut diduga akibat kelalaian Penambang.

Informasi yang didapat oleh Tim dilapangan kebakaran itu diduga akibat kegiatan penambangan tradisional. Kebakaran tersebut berhasil dipadamkan oleh BPBD Bojonegoro pada pukul 14.00 WIB.

Kautsar Restu Yuda mengatakan bahwa Penambangan tradisional selalu beresiko tinggi karena banyak mengabaikan aspek HSE (Health, Safety, Environment) atau juga yang dikenal dengan nama K3 (Kesehatan, Keselamatan dan Keamanan Lingkungan).

"Pertamina EP Asset 4 Field Cepu berharap tidak ada korban luka maupun jiwa atas kejadian tersebut," ucap Restu sapaan Akrabnya (Sabtu, 5/9/2020)

Pihaknya berharap dari kejadian ini, bisa menjadi pembelajaran bagi semua pihak, bahwa penambangan tradisional cukup beresiko bagi keselamatan penambang dan warga sekitar.

"Kami menghimbau agar segala kegiatan serupa perlu memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan kerja," pungkasnya (Pri/red)

Polres Blora Sosialisasikan 3 M, dan Bagikan Ratusan Paket Sembako

Wakapolres secara simbolis bagikan paket sembako 

BLORA, 28/8 (PORTALBLORA) - Berbagai upaya dilakukan Polres Blora untuk mensosialisasikan 3 M. Mpencuci Tangan, memakai Masker dan Menjaga jarak.P

Tak terkecuali di asrama pelajar asal Papua yang sehari harinya tinggal di Asrama Putri Pancasila di Komplek SMK Katholik Wijaya Kusuma Jalan A.Yani Blora.

Selain sosialisasi 3 M petugas juga membagikan sejumlah paket sembako  kepada para pelajar asal Papua dan guru pendampingnya.

Wakapolres Blora Kompol Drs.Joko Watoro memimpin langsung kegiatan bakti sosial tersebut didampingi oleh Kasat Intelkam AKP Sutamto,SH beserta Wakapolsek Blora Iptu Azhari dan anggotanya

Kegiatan tersebut merupakan salah satu bagian dari bakti sosial serentak yang digelar oleh Polres Blora.

Kasat in


Wakapolres Kompol Joko Watoro mengungkapkan bahwa selain bakti sosial, dalam kegiatan tersebut dirinya beserta rombongan juga melakukan sosialisasi Inpres No. 06 Tahun 2020 Tentang Penerapan Disiplin Dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan Dan Pengendalian Covid - 19.

"Kami ajak kepada seluruh masyarakat Blora pada umumnya, serta para penghuni asrama putri Pancasila pada khususnya, untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk antisipasi Covid - 19," ucap Wakapolres (Jumat, 28/8/2020)

Adapun paket sembako yang diberikan kepada pelajar papua adalah berupa Beras, mie instan serta telur.

Untuk diketahui hari ini serentak Polres Blora telah membagikan 590 paket sembako diseluruh wilayah Polsek Jajaran.

"Intinya kita ajak warga disiplin kesehatan, dimulai dari 3 M yaitu mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak," tambah Wakapolres.

Ketua pengurus asrama Pancasila Darwanto, mengaku senang dan mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diserahkan kepada anak asuhnya.

"Kami ucapkan terimakasih kepada Polres Blora, tentunya imbauannya akan kami laksanakan untuk kesehatan bersama," kata Darwanto. (Her)

Polres Blora Pantau Tempat Wisata



BLORA, 16/8 (JATENGTIGA) - Polres Blora Polda Jawa Tengah Minggu (16/08), melakukan patroli dan pengamanan tempat tempat wisata di kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan, SIK mengungkapkan bahwa patroli dan pengamanan intensif dilakukan ditempat wisata, selain untuk antisipasi tindak kriminal juga untuk memastikan penerapan protokol kesehatan di kawasan wisata untuk mencegah penyebaran Covid - 19.

"Seperti instruksi dari Bapak Kapolda bahwa kegiatan perekonomian harus tetap jalan, namun demikian Covid - 19 juga tetap kita cegah, untuk itulah anggota kita ploting untuk melakukan pengamanan dan pemantauan," ungkap Kapolres Blora (Minggu,16/8/2020)

Kapolres menambahkan, pada long week end,  Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke 75, banyak masyarakat akan hilir mudik mengunjungi tempat refreshing atau wisata untuk menghibur keluarga.

"Intinya kita ajak masyarakat untuk selalu melakukan 3 M, yaitu memakai masker, menjaga jarak dan selalu mencuci tangan setiap selesai beraktifitas, harapannya adalah untuk mencegah penularan Covid - 19," imbuh Kapolres Blora.

Seperti yang dilakukan oleh Satu regu patroli gabungan Polres Blora yang dipimpin oleh Ipda Solikun Niam, saat melakukan patroli dan pengamanan di waduk tempuran.

Selain melakukan pengamanan, petugas juga mengimbau masyarakat agar disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Silahkan menikmati hari libur, namun demikian tetap harus disiplin menerapkan protokol kesehatan," kata Ipda Niam.

Tia, salah satu pengunjung Kafe Tempuran mengapresiasi penjagaan yang dilakukan oleh polisi, dirinya beserta keluarga merasa lebih tenang dengan kehadiran petugas kepolisian,

"Kami ucapkan terimakasih kepada pak polisi, yang telah menjaga dan mengingatkan, harapannya semoga virus corona ini segera sirna," tutur Tia.(Pur)

Toko Mebel Terbesar di Rembang Kota Terbakar, Damkar Semen Gresik ikut Memadamkan

Mobil damkar PT Semen Gresik   ikut memadamkan kebakaran yang melanda Toko Tunggal Jaya, Rembang

REMBANG, 5/8 (PORTALBLORA) - Dua unit toko mebel terbesar di Rembang kota terbakar Rabu (5/8) siang. Damkar PT semen Gresik bergerak cepat ikut memadamkan api yang berkobar.

Satu armada truk damkar dan satu truk tangki penyuplai air PT Semen Gresik mempercepat proses pemadaman kebakaran di kawasan perkotaan Rembang ini.

Pantauan Beritajateng.net di lapangan menyebutkan, kebakaran itu terjadi pukul 11.45 WIB. Dalam waktu cepat, api langsung membakar tiga unit toko mebel dan peralatan plastik Toko Tunggal Jaya.

Sejumlah armada damkar milik Pemkab Rembang maupun instansi lainnya berjibaku membantu proses pemadaman.

Termasuk armada damkar berkapasitas 5000 liter milik PT Semen Gresik. Perusahaan persemenan terkemuka ini juga mengoperasikan truk tangki berkapasitas 12.000 liter untuk supplai air.

Manajer Safety, Health and Enviroment (SHE) PT Semen Gresik Imron mengatakan saat mengetahui peristiwa kebakaran Toko Tunggal Jaya, pihaknya langsung menerjunkan dua armada beserta sejumlah personel untuk ikut membantu proses pemadaman.

Truk tangki berkapasitas 12.000 liter tak hanya untuk mensuplai air mobil damkar PT Semen Gresik saja, namun juga bisa dimaksimalkan oleh truk milik instansi lainnya yang kehabisan air.

"Semen Gresik selalu siap terjun dalam berbagai upaya pemadaman kebakaran. Tak hanya toko atau rumah, kita juga beberapa kali ikut memadamkan kawasan hutan baik wilayah Rembang maupun Blora yang terbakar," kata Imron, Rabu (5/8/2020).

Menurut Imron, mobil damkar multifungsi. Tak hanya digunakan untuk membantu pemadaman kebakaran saja, namun juga dimaksimalkan untuk kegiatan penyemprotan disinfektan ke berbagai jalan protokol di Kabupaten Rembang.

Penyemprotan disinfektan kerjasama dengan jajaran Polres maupun Pemkab Rembang ini untuk mencegah penyebaran Covid-19.

"Semen Gresik tak hanya membantu proses pemadaman kebakaran. Namun juga membantu korban kebakaran. Bantuan ini seperti yang diberikan kepada Ngusman (55), warga RT 01 RW II Desa Candimulyo Kecamatan Sedan Rembang yang rumahnya terbakar akhir Juli lalu. Semen Gresik membantu 100 sak semen untuk membantu pembangunan rumah tersebut," ujar Imron.

Kepala Satpol PP Kabupaten Rembang Waluyo mengapresiasi berbagai pihak yang ikut membantu proses pemadaman kebakaran Toko Tunggal Jaya.

Bantuan dari berbagai instansi termasuk armada damkar Semen Gresik sangat diperlukan seiring terbatasnya stok air saat proses pemadaman.

 "Kita kerahkan semua. Baik PDAM, Semen Gresik dan instansi lainnya. Kapasitas armada damkar Semen Gresik paling besar jadi sangat membantu upaya pemadaman," tandasnya.

Di Tengah Pandemi Covid-19, Atlet Tarung Drajat Blora Tetap Semangat Berlatih




BLORA, 2/7 (PORTALBLORA) - Walau tergolong baru di Blora, cabang olahrga Tarung Derajat (Kodrat) tak kendor untuk berlatih fisik.

Ditengah Pandemi Covid - 19 di era new normal ini, mereka tak henti- hentinya berlatih fisik untuk meningkatkan stamina dan strategi bertarung.

"Kita memang baru resmi terbentuk 3 Maret lau, dan gabung di KONI Blora. Walau belum dapat anggaran namun tetap jalan," ucap Ketua Umum Kodrat Blora (Minggu, 2/7/2020).

Dengan latihan rutin, lanjutnya, atlet tarung Drajat ini bisa menjadi disiplin dan tidak kaku dalam gerakan jurusnya.

Sementara Edi Purwanto pelatih yang sudah berpengalaman dalam bela diri yang penuh full body contact ini, mengaku latihan rutin ini untuk melemaskan gerakan - gerakan fisik. Serta menguatkan otot disetiap gerakan.

"Untuk melatih otot mereka, biar kuat karena Tarung Drajat ini bela diri yang penuh body contact, oleh karena itu otot - otot mereka harus kuat," jelasnya

Untuk berlatih Cabor yang baru lima bulan berdiri ini punya dua tempat latihan yaitu di pendopo Kelurahan Wulung, Kecamatan Randublatung dan di gedung Koperasi Dwijo Kecamatan Kedungtuban.(Pur)

PT GMM Blora Bagikan 7 Ekor Hewan Korban ke Warga Sekitar

Karyawan PT. GMM secara door to door membagikan daging kurban ke warga sekitar


BLORA, 31/7 (PORTALBLORA) PT Gendis Multi Manis  (GMM) Pabrik Gula Blora Jumat (31/7) menyerahkan tujuh ekor  kambing di Desa Ring 1 Perusahaan. 

Bantuan hewan kurban ini dalam rangka merayakan hari Raya Idul Adha 1441 H tahun 2020, di tengah pandemi Covid - 19.

Ada tiga desa yang masuk ring satu, yakni di Dukuh Gayam, Desa Kedungwungu sebanyak 3 ekor , Desa Tinapan 3 ekor serta Desa Kedungwaru 1 ekor`

Penyerahan dilakukan oleh General Manager SDM  PT GMM Aditya Ridwan  kepada Takmir Masjid setempat.

Aditya mengatakan, setiap tahunnya perusahaan melakukan hal yang sama sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat, khususnya di wilayah sekitar PT GMM

"PT GMM juga terus berupaya berkontribusi untuk masyarakat sekitar, baik dalam sektor pendidikan, kesehatan, perekonomian, lingkungan hingga mendukung perayaan hari raya keagamaan," ucap Aditya Ridwan (Jumat, 31/7/2020)

PT GMM  menyembelih hewan kurban menerapkan protokol kesehatan 


Untuk Tahun ini, Perusahaan kurban dengan atas nama karyawan yang sudah diatas usia 50 tahun.

"Ini menjadi salah satu bentuk kepedulian Perusahaan, untuk memberikan kesempatan kepada karyawan yang telah berusia hampir pensiun, untuk dapat melaksanakan ibadah kurban," tambah Aditya.

Disamping itu, di Perusahaan sendiri juga memotong 2 ekor Sapi dan juga 2 ekor kambing dimana pendistribusian daging tersebut dibagikan ke seluruh karyawan yang masuk pada hari itu. 

Dan juga dibagikan ke Panti Asuhan Dukuh Ketileng Todanan , serta beberapa masyarakat sekitar Pabrik yang membutuhkan. 

Dalam pelaksanaan pemotongan hewan kurban, PT GMM memastikan panitia menerapkan protokol kesehatan terkait covid-19.

Wajib pakai masker dan menyediakan tempat cuci tangan. Serta dalam pelaksaan pendistribusian tersebut, panitia tetap menerapkan protokol pencegahan Covid 19 dengan pendistribusian untuk eksternal diserahkan secara door to door ke masing-masing rumah. (Her/red)

Semen Gresik Komitmen Jaga Langit Biru

Dua karyawan PT Semen Gresik terlihat mengayuh sepeda di area Pabrik Rembang yang hijau dan berlatar belakang langit biru. 

REMBANG, 26/7 (PORTALBLORA) – PT Semen Gresik berkomitmen menjalankan berbagai aktivitas perusahaan secara berkelanjutan, ramah lingkungan dan sesuai dengan regulasi pemerintah.

Salah satu wujud komitmen itu dengan menjaga kualitas udara di lingkup perusahaan maupun desa-desa sekitar, baik wilayah Kabupaten Rembang maupun Blora tetap bersih dan sehat.

Kepala Unit Komunikasi dan Bina Lingkungan PT Semen Gresik Dharma Sunyata mengatakan sejak awal pembangunan, Pabrik Rembang memang didesain ramah lingkungan dan paling efisien di kawasan Asia Tenggara.

Berbagai teknologi mutakhir dalam dunia bisnis persemenan diterapkan di Pabrik Rembang. Salah satunya yakni bag filter atau fabric filter yang sangat efektif untuk menangkap debu.

Menurut Dharma Sunyata, kinerja unit pengendali pencemaran udara ini memang bisa diandalkan.

Hasil pengukuran yang dilakukan lembaga yang sudah tersertifikasi Kementrian LHK, menunjukan jika kwalitas udara dikawasan perusahaan dan desa sekitar masih bersih dan sehat. Sebab emisi debu dibawah baku mutu yang ditetapkan Pemerintah

Proses pengukuran dilakukan di sejumlah titik pada proses produksi dalam lingkup PT Semen Gresik Pabrik Rembang, selama dua triwulan atau semester pertama tahun 2020.

Dari sejumlah titik itu, emisi debu tercatat antara 1 - 6 mg/Nm3. Padahal berdasarkan Permen LHK No P.19/MenLHK/Setjen/KUM.1/2/2017 tentang Baku Mutu Emisi Bagi Usaha dan atau Kegiatan Industri Semen, baku mutu yang ditetapkan sebesar 60 mg/Nm3.

“Sepanjang tahun 2019. hasil pengukuran emisi debu Pabrik Rembang juga di bawah baku mutu. Ini wujud nyata komitmen Semen Gresik menjaga langit tetap biru,” kata Dharma Sunyata, Minggu (26/7/2020).

Tak hanya itu, hasil pengukuran debu jatuhan dan ambien kawasan desa-desa sekitar perusahaan juga menunjukkan hasil yang menggembirakan.

Proses pengukuran dilakukan di beberapa titik seperti halaman rumah warga Desa Timbrangan, Desa Pasucen, Desa Kadiwono, Desa Kajar (Kecamatan Gunem Kabupaten Rembang) hingga Desa Ngampel Kecamatan Blora Kabupaten Blora.

Hasilnya juga di bawah baku mutu yang telah ditetapkan sesuai dengan SK Gub Jateng No 8 tahun 2001.

“Akhir tahun 2019, Semen Gresik meraih Sertifikat Industri Hijau dari Kementrian Perindustrian. Capaian ini akan terus kita tingkatkan,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Bidang Penataan dan Penaatan PPLH Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rembang Budi Priyanggodo mengatakan hingga kini tidak ada laporan, aduan atau keluhan dari masyarakat terkait aktivitas Semen Gresik.

Pihaknya memang mendorong kalangan perusahaan di Rembang agar memperhatikan urusan lingkungan hidup di sekitarnya. Baik terkait kualitas udara, air dan lain sebagainya.

"Itu harus jadi komitmen perusahaan. Industri harus ikut menjaga keberlangsungan fungsi lingkungan hidup," tandasnya.

Lagi, Kasus Gantung Diri Yang Disebabkan Penyakit Menaun Terjadi di Blora

Kapolsek Kedungtuban Iptu Suharto, menyerahkan jenasah kepada keluarganya 

BLORA, 24/7 (PORTALBLORA) - Kasus gantung diri yang disebabkan karena penyakit menaun, yang tak kunjung sembuh sering terjadi di Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Seperti yang terjadi di rumah Miran (48) warga desa Gondel RT 001/001,  Kecamatan Kedungtuban Jumat (24/7) sore.

Miran, sepulang dari sawah bermaksud ingin mandi, namun ia melihat pintu kamar mandi tertutup. Saat membuka pintu kamar mandi ia kaget melihat pamanya Sura Edi (51) sudah dalam keadaan tergantung dengan menggunakan tali tampar/plastik berwarna hijau.

Ia kemudian memberitahu anak perempuannya Lia (21), untuk meminta tolong kepada warga, dan  memberitahu perangkat desa ( Kades ).


Kemudian Kepala desa Gondel Suko Jadi Wiyono melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kedungtuban.

Mendapat laporan tersebut, petugas piket Polsek Kedungtuban, berkoordinasi dengan Koramil 08/Kedungtuban dan Tim Medis Puskesmas Ketuwan Handoko  untuk mendatangi TKP.

Setelah dilakukan olah TKP dan pemerikasaan jenasah oleh petugas medis Puskesmas Ketuwan, tidak ada tanda tanda kekerasan maupun penganiayaan.

Kapolsek Kedungtuban Iptu Suharto, membenarkan peristiwa tersebut. Selanjutnya jenasah diserahkan kepada pihak keluarga.

"Benar, tadi telah terjadi orang gantung diri, setelah dilakukan pemeriksaan tubuh korban, tidak ditemukan tanda - tanda penganiayaan, korban kita serahkan keluarganya untuk dimakamkan," ucap Iptu Suaharto (Jumat, 24/7/2029).

Menurut keterangan keluarganya, korban semasa hidupnya mengeluh, bahwa dirinya memiliki penyakit gula/Diabetes Melitus yang tak kunjung sembuh. (Heri/red)