Kejari Blora Sita Uang Kas Daerah, Ratusan Juta Rupiah

 



BLORA, PORTALBLORA.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Blora Rabu (28/4) sore, sita uang sebesar Rp. 865.000.000 dari kas daerah Kabupaten Blora,  Jawa Tengah. 

"Ya, tadi sore sekitar pukul 15.00 WIB. tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kemari Blora, dipimpin Kasi Pidsus Rendy, S.H. MH, melakukan penyitaan untuk kepentingan penyidikan," ungkap Muhammad Adung kepada media (Rabu, 28/4).

Dijelaskan Adung, uang sebesar ratusan juta itu diduga berkaitan dengan kasus pungutan liar pada penempatan kios pasar cepu, yang telah lama ditangani Kejari Blora. 

"Posisi uang tersebut telah disetor titipkan. Sekarang berada di rekening titipan Kejari Blora di BRI Cabang Blora," jelasnya. 

Penyitaan uang sebesar Rp. 865.000.000 ini, disaksikan oleh Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Blora Slamet Pamuji.

Dihubungi terpisah Selamet Pamuji selaku Plt. Kepala BPPKAD Kabupaten Blora membenarkan adanya penyitaan uang ratusan juta tersebut. 

"Ya mas, tadi sekitar pukul 15.00 WIB sesuai diberita acara kami menyerahkan uang sebesar Rp. 865.000.000. Itu kita transfer ke rekening Kejari Blora. Uang itu untuk bukti penyidikan dugaan pungli kios pasar Cepu," katanya. (Her)

Keterangan Foto ilustrasi Pungli

Tiga Pilar Kelurahan Bangkle Tinjau Langsung Pelaksanaan Cash For Work



BLORA, PORTALBLORA.com  – Tiga pilar Kelurahan Bangkle yakni Babinsa Koramil 01/Blora Serma Riswanto, Bhabinkamtibmas Polsek Blora Aiptu Jony priyo purnomo, S.H., Ketua LKMK  Totok S.Pd serta kepala Kelurahan (Kalur) Andi Nurrohman, S.I.P, M.M meninjau langsung pelaksanaan bantuan pemerintah untuk masyarakat melalui Cash For Work (CFW) tentang kegiatan pemberian fasilitas dan mendorong pendanaan perawatan dan pemeliharaan padat karya (infrastruktur) di lingkungan Rt 03 dan 04 / Rw 01 kelurahan Bangkle, kecamatan Blora, kabupaten Blora. Selasa (20/04/2021) kemarin.

Program padat karya perawatan dan pemeliharaan Infrastruktur dengan program Kotaku dari Dinrumkimhub kabupaten Blora yang di salurkan melalui BKM Bina Warga kelurahan Bangkle kali ini sudah masuk tahapan pelaksanaan.

Adapun tujuan padat karya ini yakni merawat dan memelihara infrastruktur juga menggeliatkan ekonomi masyarakat dengan melibatkan masyarakat setempat akibat dampak pandemi covid – 19.

"Kami sangat menyambut baik bantuan pemerintah melalui Dinrumkimhub berupa padat karya, semoga dengan padat karya ini infrastruktur dan ekonomi semakin baik, sehingga berimplikasi pada situasi keamanan dan ketertiban di wilayah kelurahan Bangkle khususnya dan kabupaten Blora pada umumnya," ungkap Andi Nurrohman, S.I.P, M.M.

Di sela – sela kegiatan, Babinsa Serma Riswanto memaparkan, apapun bentuk kegiatan di Kelurahan binaan, Babinsa bersama Bhabinkamtibmas wajib hadir dan mengetahui serta memonitor kegiatan yang dilaksanakan oleh masyarakat.

"Di samping itu, kami selalu untuk mempertebal rasa kemitraan, sehingga tercipta Sinergitas Tiga Pilar serta keamanan dan kenyamanan di wilayah kelurahan Bangkle,"paparnya.

Sementara Bhabinkamtibmas juga menyampaikan,ti ga pilar kelurahan Bangkle selalu bersinergi baik dalam kegiatan Pemerintahan maupun kemasyarakatan, sehingga apabila ada permasalahan dan kendala yang timbul bisa di selesaikan dengan cara musyawarah. (Pur) 

Kompak, Tiga Pilar Kelurahan Kedungjenar, Blora, Cek Penerapan Prokes PTM di SDN Kedungjenar

 


BLORA, PORTALBLORA.com  - Tiga pilar Kelurahan Kedungjenar yang terdiri dari Babinsa Serka Srinadi, Bhabinkamtibmas Bripka Ragil dan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Kelurahan (Kalur) setempat, kompak cek penerapan Protokol kesehatan pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di SD Negeri Kedungjenar yang beralamat di jalan Gunandar no. 9 B kelurahan Kedungjenar, kecamatan Blora, Blora, Jawa Tengah Selasa (21/04/2021)

Kepala SDN Kedungjenar Maskaryana, S.Pd, M.A.P  mengatakan pembelajaran tatap muka pada semester genap. Dan kali ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan sejak covid 19.

"Senin (19/4/2021) kemarin kita mulai PTM, ini pertama kali setelah sempat libur sejak adanya covid 19 satu tahun lalu. PTM kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya, karena kita harus mematuhi protokol kesehatan," ucap Maskaryana 

Sedangkan teknisnya, lanjut Maskaryana, tiap kelas hanya diisi sebanyak 50 persen dari total siswa yang masuk. hari berikutnya separonya lagi. Sedangkan jam pelajaranya juga kita batasi, untuk kelas I s/d kelas III mulai masuk sekolah pada pkl 07.00 wib - pkl 09.30 wib, sedang kelas IV s/d kelas VI mulai masuk pada pkl 07.00 - pkl 09.45 wib.

"Jadi mulai hari Senin kelas I s/d VI mulai masuk, demikian bergantian secara terus menerus dalam satu minggu," terangnya.

Sementara Plt Kalur Dra. Sri Budi Lestari, kedatanganya ke SDN Kedungjenar bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas ini dalam rangka cek kelengkapan penerapan prokes sebagai syarat PTM. 

"Kami bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas ingin memastikan kesiapan sekolah, termasuk penerapan Prokes, sudah memenuhi persyaratan PTM apa belum, dan ternyata kelengkapanya sudah sesuai," tuturnya.

Ditambahkan  Babinsa Serka Srinardi, pihaknya mengapresiasi kepada Kepala SDN Kedungjenar berserta guru yang telah mentaati program dari pemerintah sesuai SOP dalam menyelenggarakan belajar tatap muka di sekolah.

Sedangkan Bhabinkamtibmas Bripka Ragil mengatakan, Forkompimlur siap mendampingi dan mengawal program PTM di sekolah, sesuai dengan aturan yang sudah di tentukan oleh Pemerintah melalui Dinas Pendidikan.

"Kami berharap kepada kepala Dinas Kesehatan, agar para guru yang mengajar di sekolah, bisa segera mendapatkan vaksin," tutur Bripka Ragil. (Pur)

Respon Positif, Upaya Penanganan Pertamina EP Terhadap Lahan Tercemar di Sambong

 



BLORA, PORTALBLORA.com - Upaya Pertamina EP Cepu Field dalam penanganan dampak kebocoran pipa wilayah Desa Sambong, Kecmatan Sambong, Kab. Blora direspons positif. 

Hal tersebut diketahui saat diadakan pertemuan perwakilan Cepu Field dengan warga terdampak, Dinas Lingkungan Hidup Blora, Dinas Pertanian Blora, Dinas Pelaksana BPBD Blora, Camat Sambong, Kepala Desa Sambong, Danramil dan Kapolsek di Balai Desa Sambong, Jumat (16/4). 

"Terima kasih atas upaya Pertamina langsung tanggap dalam menangani kebocoran pipa sejak dari insiden terjadi hingga saat ini," ucap Nunik Sulistiyo Herniyati, Camat Sambong. 

Yang terpenting, lanjutnya, Pertamina sudah menyampaikan dalam pertemuan bahwa siap bertanggungjawab atas kejadian ini.

" Saya juga sudah menugaskan perangkat untuk membantu penghitungan lahan terdampak," imbuhnya. 


Nunik berharap proses penggantian pipa segera dilakukan dan tidak terulang kejadian serupa. 

Perwakilan dari Cepu Field, Ardhian Prasetyo menyampaikan bahwa pehitungan lahan terdampak tengah dilaksanakan bersama Dinas Pertanian. 

Hasil perhitungan tersebut akan dijadikan dasar kompensasi warga pemilik lahan terdampak. 

"Tim terus berupaya memulihkan lahan. Alhamdulillah upaya kami direspons baik oleh warga dan pihak terkait. Terima kasih untuk warga dan seluruh pihak yang membantu dan mendukung upaya kami," kata Ardhian. 

Pertamina EP Cepu Field, merupakan salah satu lapangan yang dikelola oleh Pertamina Subholding Upstream Regional 4 Zona 11. (Pur/red)



Gempa Di Malang, Getaranya terasa di Blora

 



BLORA,  PORTALBLORA.com - Gempa berkekuatan 6.7  skala richter (SR) yang terjadi di Malang Jawa Timur Sabtu (10/4) siang tadi, sejumlah warga di Kabupaten Blora merasakan getaranya. 

"Tadi saya terasa getaran hanya sebentar, kata orang tua dulu ada lindu lewat," ungkap Yudi salah satu warga Keluran Kunden, Kecamatan Blora (Sabtu, 10/4).

Tak hanya di Kelurahan Kunden di desa Kamolan pun merasakan hal yang sama. Warga bernama Ramananda mengatakan dirinya juga bergoyang.

"Terasa agak gleyor (bergoyang-red), kaya orang mabuk sempoyongan, tapi sebentar tok, " katanya. 

Kepala Pelaksana harian (Kalakhar) Bdan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora melalui tim reaksi cepat (TRC) Agungtri membenarkan hal tersebut. 

"Benar, data dari BMKG, ada gempa berskala 6.7 SR, sekitar pukul 14:00:15 WIB, berada di Lintang 8.95 LS, Bujur 112.48 BT, Kedalaman 25 Km berada di Malang, Jawa Timur tidak berpotensi Tsunami," jelasnya. 

Menurutnya dari pantauan BMKG dijelaskan, gempa tersebut berlokasi di 90 km BaratDaya Kabupaten Malang - Jawa Timur, 95 km Tenggara Kabupaten Blitar-Jawa Timur, 100 km Tenggara Kota Blitar- Jawa Timur, 190 km BaratDaya Surabaya-Jawa Timur, dan 700 km Tenggara Jakata - Indonesia. (Pur)

Bupati Blora Curhat Kondisi Blora ke SKK Migas Jabanusa

 



BLORA, PORTALBLORA.com - Berbagai cara dilakukan Bupati Blora Arief Rohman untuk membangun Kabupaten Blora kedepan menjadi lebih baik.

Kali ini Sabtu (10/4) siang, Bupati Blora yang akrab di sapa mas Arief menyampaikan curhatanya kepada seluruh jajaran Satuan Kerja Khusus (SKK) Migas Perwakilan Jawa-Bali-Nusa Tenggara (Jabanusa) di Rumah Dinasnya.

Di depan jajaran SKK Migas yang diantaranya ada Pertamina, Exxon Mobil, dan perusahaan migas lainnya ini, mas Arief curhat tentang kondisi Kabupaten Blora saat ini, mulai dari tingginya kemiskinan, kerusakan infrastruktur jalan, serta pertumbuhan ekonomi yang minus di tengah pandemi.

Bupati ingin mengajak SKK Migas Jabanusa untuk bersama-sama membangun Blora, mengingat banyak kegiatan migas yang dilaksanakan SKK Migas Jabanusa di bumi Samin ini.

“Dengan masalah-masalah itu kita harus optimis, kalau kita bisa lakukan dengan sesarengan. Salah satu elemen yang kami yakin bisa membantu adalah teman-teman yang bergerak di sektor Migas yang ada di Blora ini” ungkapnya.

Ditambahkan Mas Arief, bahwa Blora sebenarnya memiliki segudang potensi khususnya di bidang sumber daya alam pada sisi Migas dan kayu jati, termasuk di sektor pertanian dan peternakan. 

Dengan menggandeng SKK Migas, diharapkan bisa mendukung optimalisasi potensi tersebut, untuk meningkatkan pendapatan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

“Kita berusaha ada pendapatan - pendapatan yang memang berpotensi membantu kami menyelesaikan pekerjaan rumah (PR) kami. Kemampuan APBD kami sangat terbatas, termasuk untuk anggaran infrastruktur,” paparnya.

Yang jelas, lanjut mas Arief, Pemkab Blora siap mendukung upaya pengoptimalan potensi-potensi Migas yang ada di Blora yang muaranya untuk kesejahteraan masyarakat.

“Kalau ada kendala atau permasalahan di lapangan kami siap membantu, kami terbuka dari sisi perizinan, koordinasi dengan pihak lainnya, kami siap membantu. Termasuk kami sudah punya Perda RT RW yang mana kawasan di daerah selatan ini, bisa menjadi kawasan industri” tuturnya.

Pada rapat tersebut, Bupati dan SKK Migas berdiskusi terkait potensi-potensi yang ada serta Participating Interest (PI), Dana Bagi Hasil (DBH) migas, Corporate Social Responsibility (CSR) , dan sebagainya, sekaligus upaya untuk peningkatan pendapatan daerah yang nantinya bisa untuk mengatasi persoalan seperti halnya infrastruktur jalan yang rusak.  

Bupati juga berharap, agar BUMD yang ada dapat dibimbing agar bisa berkontribusi terhadap pendapatan daerah secara optimal. 

Dengan mengundang seluruh orang Blora yang sukses di dunia migas untuk ikut diskusi bersama, pihaknya ingin memaksimalkan potensi CSR, dan DBH Migas guna mendukung pembangunan Blora.

Kepala SKK Migas Perwakilan Jabanusa, Nurwahidi mengungkapkan, kunjungan kali ini sekaligus untuk berkomunikasi dan mendengar masukan dari Pemkab Blora.

“Kegiatan kami di Blora ini cukup banyak.  intinya tentu ada beberapa hal yang menjadi pesan Bupati kepada kami. Di daerah Blora jangan sampai ada potensi-potensi yang tidak teroptimalkan,” ucap Nurwahidi

Ditambahkan Nurwahidi, masukan - masukan dari Pemkab Blora akan menjadi pertimbangan dalam menyusun kebijakan dan program, supaya dapat bersinergi dan mendukung program daerah.

“Tadi kita telah dengarkan aspirasi, curhatan, dari Blora, sebenarnya memang kami tunggu-tunggu. Supaya kami dalam melakukan kegiatan aktivitas bahkan kebijakan dari pusat bisa tepat sasaran. Apa yang kami laksanakan itulah bersinergi” kata Nurwahidi.

Kedepan lanjut Nurwahidi, pihajnya akan bangun lagi komunikasi secara bersama - sama, industri hulu Migas dengan Kabupaten Blora. Supaya apa yang menjadi aspirasi dari Kab. Blora bisa segera di wujudkan dengan berbagai cara.

Nurwahidi menegaskan, bahwa pihaknya siap untuk berkolaborasi dengan daerah, khususnya dalam membangun Blora menjadi lebih baik.

Ditambahkan Nurwahidi, pada intinya, bagaimana caranya meningkatkan pendapatan asli daerah. Bisa melalui PI, melalui DBH, bisa melalui pemberdayaan BUMD, pengusaha dan lain sebagainya. 

"Kami siap untuk berkolaborasi dengan daerah. Terkait dengan program CSR juga akan coba kami galakkan dan sinergikan lagi dengan program-program dari daerah” pungkasnya.(Pur)

Dishub Blora Akan Tutup Perjalanan Bus Antar Propinsi di Terminal

 



BLORA, PORTALBLORA.com - Larangan mudik dimasa pandemi telah resmi di gembar gemborkan oleh Pemerintah menjelang lebaran tahun ini.

Di Kabupaten Blora sendiri, Dinas Perumahan Pemukiman dan Perhubungan (Dinrumkimhub), akan melakukan penutupan perjalanan Bus antar kota antar  Propinsi (AKAP) di sejumlah Terminal. 

Kepala Seksi Angkutan dan Keselamatan Bidang Perhubungan Dinrumkimhub Blora, Ngadiyanto mengatakan, penutupan perjalanan bus di sejumlah terminal hanya akan berlaku pada Bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP). Sementara untuk Bus Antar Kota dalam Propinsi (AKDP) masih akan dipertimbangkan. 

"Antar Kabupaten gak ditutup. Yang ditutup antar Propinsi, begitu," kata Ngadiyanto saat dihubungi, sabtu (10/4). 

Menurut Ngadiyanto pemudik lokal diperkirakan masih bisa untuk melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman. 

"Ini kan yang diprioritaskan antar propinsinya. Untuk di dalam Propinsi antar kota masih dipertimbangkan," tuturnya.

Penutupan perjalanan antar propinsi berdasar hasil rapat bersama dengan Dinas Perhubungan Propinsi Jawa tengah, Senin (5/4) lalu. 

Selain penutupan perjalan bus antar propinsi, menurut Ngadiyanto juga akan dilakukan penyekatan di jalur perbatasan. 

"Khusus Blora ini kan perbatasan langsung dengan Jawa timur, Nanti penyekatan dilakukan di Ketapang, Cepu, oleh Polda langsung. Kita hanya mengirimkan personil," imbuhnya.

Penyekatan sendiri, lanjut Ngadiyanto, akan mulai dilakukan pada 6-17 Mei mendatang. Selain jalur utama di Ketapang, juga akan dilakukan penyekatan di jalur -jalur tikus oleh anggota gabungan. 

"Jalur-jalur tikus, seperti yang di sorogo juga nanti dilakukan penyekatan. Itu nanti oleh Polres dan petugas gabungan. Digelar selama dua Minggu," tutupnya.(Pur)

Perdana Buka, Warga di Blora serbu Layanan Terpadu On The Spot Polres Blora

 



BLORA, PORTALBLORA.com - Perdana buka warga di Blora serbu pelayanan on the sport Polres Blora Sabtu (3/4) malam, namun tetap mematuhi protokol kesehatan. 

Pelayanan ini, Salah satu inovasi kreatif dari Polres Blora guna mempermudah warga Blora untuk mengurus pelayanan publik seperti perpanjangan Surat ijin Mengemudi (SIM), Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Lokasi perdana yang dipilih adalah Alun alun kota Blora lantaran setiap Sabtu malam ramai buat tongkrongan warga. 

Selesai sholat Maghrib petugas gabungan fungsi dari Polres Blora, sudah standby di lokasi dengan menggunakan bus pelayan SIM keliling. 

"Disaat masyarakat sibuk dengan pekerjaan pada siang hari, maka pada Sabtu malam kita berikan pelayanan kepada masyarakat. Sambil berakhir pekan bersama keluarga, bisa sambil mengurus perpanjangan SIM, SKCK ataupun Surat Kehilangan," ungkap Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama kepada media. 

Dikatakan AKBP Wiraga, bahwa kegiatan ini adalah salah satu upaya untuk mewujudkan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) di Polres Blora. 

"Jadi kita jemput Bola, agar masyarakat lebih mudah dan cepat dalam mengurus dokumentasi ataupun surat surat Kepolisian.

Sunyoto, salah satu warga desa Dalangan Kecamatan Todanan yang mengurus perpanjangan SIM C di Alun alun mengaku senang dengan layanan yang diberikan. 

"Alhamdulilah, masyarakat jadi lebih mudah. Sambil jalan jalan bersama keluarga bisa mengurus perpanjangan SIM. Harapannya semoga kedepan bisa sampai ke wilayah Blora barat juga. Jadi tidak hanya di Alun Alun saja," kata Sunyoto. (Pur/red)

Tanding Lawan Tegal, Kadisporabudpar Malu Tak Punya Stadion

 



BLORA, PORTALBLORA.com - Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Selamat Pamuji, merasa malu tidak punya stadion sepakbola saat memberi sambutan dalam pertandingan sepakbola putri dalam rangka hari Kartini di lapangan eks Stadion Kridosono Minggu (4/4) pagi.

"Sebenarnya saya malu, karena Blora tidak punya Stadion, namun kami bangga masih bisa melaksanakan pertandingan sepak bola dengan lapangan terbuka seperti ini," ungkap Mumuk sapaan akrabnya dihadapan kedua pemain (Minggu, 4/4)

Sepakbola putri ini, lanjut Mumuk, meski belum masuk dalam pekan olahraga Provinsi (Porprov), diharapkan bisa mewarnai olahraga di Blora.

Mumuk yang mewakili Bupati Blora, meminta maaf kepada peserta terutama pemain dari Tegal, karena Bupati tidak bisa menyambut dan membuka kegiatan ini.

" Saya minta maaf karena Bupati Blora tidak bisa hadir, karena ada giat lain yang tidak mungkin ditinggalkan. Saya apresiasi kepada Askab Blora dan Koni atas terselenggaranya kegiatan ini," jelasnya.

Ditambahkan Mumuk Pemerintah akan terus berusaha membangun kembali stadion baru untuk giat Sepakbola. Namun untuk saat ini Pemkab fokus memperbaiki lapangan Kridaloka yang ada Jepon.

"Kami akan tetap usulkan pembangunan Stadion baru, yang rencana anggaranya mencapai 70 Milyar. Namun saat ini kita fokus memperbaiki stadion Kridaloka Jepon agar bisa ikut Liga tiga," tuturnya.

Dalam pertandingan sepak bola putri antara Puslat Pertiwi Blora melawan Yos Sudarso Tegal dimenangkan Blora dengan score 7 - 0. (Pur/red)

26 Anggota TNI dan 1 PNS Sipil Kodim0721/Blora Naik Pangkat

 


BLORA, PORTALBLORA.com - Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Inf Ali Mahmudi, SE, MM Terima Korps Rapor Kenaikan Pangkat Bintara, Tamtama dan PNS Kodim 0721/Blora Terhitung mulai Tanggal 1 April 2021, yang digelar di Lapangan Makodim, dengan tetap menerapkan standar protokol kesehatan, Kamis (01/04/21).

Dalam amanatnya Dandim menyampaikan, kenaikan pangkat merupakan sebuah penghargaan atas kinerja dan penilaian tingkah laku yang baik dalam pelaksanaan tugas. 

"Dengan adanya kenaikan pangkat membawa implikasi pada rasa tanggung- jawab yang lebih besar kepada pimpinan terlebih kepada Bangsa dan Negara. Artinya setiap prajurit yang naik pangkat setingkat lebih tinggi, dituntut tanggung jawab secara moral dalam melaksanakan tugasnya lebih baik lagi," ungkap Dandim 0721/Blora Letkol Inf. Ali Mahmudi.

Dalam melaksanakan tugasnya sehari-hari, lanjut Dandim, para Prajurit TNI dan PNS dituntut mempunyai pola pikir dan berwawasan luas serta mengedepankan kebijakan yang mengarah pada keberhasilan tugas TNI AD.

Upacara kenaikan pangkat dihadiri seluruh Danramil para Pasi jajaran Kodim 0721/Blora, Perwakilan anggota Kodim 0721/Blora, serta Prajurit yang naik pangkat.

 "Selamat kepada 25 Bintara dan 1 Tamtama serta 1 PNS, semoga bisa menambah semangat kinerja dari anggota serta menambah kebahagiaan dan kebanggaan bagi keluarga," Pungkasnya.(Pur)