Gandeng Pemkab Ngawi, Bupati Blora Bahas Pembangunan Perbatasan

 


BLORA, PORTALBLORA.com- Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP, M.Si manggadeng Pememerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi untuk kerjasama membangun perbatasan Blora-Ngawi.

Meski bukan hari kerja, Bupati yang baru dua hari dilantik ini terus melakukan manuver dengan Kabupaten tetangga, untuk membangun Blora di perbatasan. 

Setelah pertengahan Februari lalu bertemu Bupati Bojonegoro, kini, Minggu  (28/2) sore, Bupati yang akrab disapa Mas Arief ini menemui Bupati Ngawi, H. Ony Anwar Harsono ST, MH. sambil ngopi bareng.

"Ya, tadi dengan suasana santai, kita duduk bersama berdiskusi sekaligus berkoordinasi sambil menikmati secangkir kopi. Salah satunya membahas pematangan konsep peningkatan ruas jalan Randublatung - Getas hingga Banjarejo Ngawi dan pembangunan Bendung Gerak Karangnongko," ungkap Bupati Arief Rohman (Sabtu, 28/2) petang. 

Menurutnya kedua rencana pembangunan ini butuh koordinasi dengan pimpinan daerah untuk percepatan. 

"Keduannya, peningkatan ruas Jl Randublatung - Getas - Banjarejo Ngawi dan Bendung Gerak Karangnongko yang akan membendung Bengawan Solo merupakan usulan proyek strategis nasional yang tertuang dalam Perpres No. 79 Tahun 2019. Sehingga kita yang ada di daerah harus mendukung sepenuhnya," Jelasnya. 

Pihaknya juga menambahkan bahwa di kawasan Desa Getas, Kecamatan Kradenan yang berbatasan dengan Banjarejo, Kecamatan Pitu, Ngawi, Jawa Timur, terdapat Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Getas Ngandong seluas ribuan hektar hutan jati, yang dikelola oleh Fakultas Kehutanan UGM Yogyakarta. 

Jika aksesnya dibuka, maka kawasan ini bisa menjadi pusat pengembangan Kehutanan untuk percontohan, hutan penelitian, konservasi, hingga perhutanan sosial bersama masyarakat. 

"Di Getas ada Kampus Fakultas Kehutanan UGM. Selama ini aksesnya dari Ngawi juga belum optimal. Sehingga kita perlu kerjasama," imbuhnya. 

Tidak lama lagi, lanjut mas Arief, juga akan ada pembangunan exit tol di Walikukun Ngawi, sehingga akses Blora menuju tol trans jawa akan lebih dekat melalui Randublatung - Getas - Ngawi. 

"Ruas ini juga kita ajukan agar bisa menjadi jalan provinsi, supaya pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut bisa semakin cepat," tuturnya. 

Sedangkan Bendung Gerak Karangnongko yang akan membendung Sungai Bengawan Solo di perbatasan Kradenan, Blora, Jawa Tengan dan Margomulyo, Bojonegoro, Jawa Timur, juga akan memberikan manfaat untuk Kabupaten Ngawi. 

Menurut mas Arief, di 2021 ini, Bendung Gerak Karangnongko akan mulai dibangun Pemerintah Pusat, yang nantinya bermanfaat untuk irigasi pertanian dan pemenuhan air bersih di Bojonegoro, Blora dan Ngawi. 

Khusus Blora, ini juga bisa menjadi daya tarik wisata, serta pemenuhan air bersih wilayah Kradenan, Randublatung dan Jati, agar saat musim kemarau tidak kesulitan air bersih lagi. 

"Kita dorong agar PDAM bisa masuk kesana. Bismillah Sesarengan mbangun Blora," bebernya. (Pur)


Sedangkan Bupati Ngawi, Ony Anwar menurut Arief siap untuk mendukung dan menyukseskan pembangunan kedua usulan proyek strategis nasional ini. 


"Alhamdulilah, mas Ony siap mendukung. Kita akan sama sama berjuang untuk membangun kawasan yang lebih baik," tutupnya.

Polisi Di Randublatung Blora Blusukan Pasar, Serukan Prokes

 


BLORA, PORTALBLORA.com - Guna mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Polres Blora Polda Jawa Tengah gencar melakukan patroli imbauan protokol kesehatan. Seperti yang dilakukan anggota Polsek Randublatung, Minggu, (28/02) di pasar rakyat Randublatung.

Satu regu patroli Polsek Randublatung yang dipimpin oleh Wakapolsek Ipda Panca Driyanto patroli blusukan pasar untuk mengingatkan warga tentang pentingnya protokol kesehatan.

Kapolsek Randublatung AKP Wismo menyampaikan bahwa menindaklanjuti instruksi dari Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama, perihal pelaksanaan tugas penanganan Covid-19, untuk itulah setiap pelaksanaan patroli yang dilakukan selalu diselingi dengan imbauan protokol kesehatan.

 "Kita tidak mau underestimate, meskipun situasi relatif aman, anggota selalu kita dorong untuk aktif patroli, terutama di lokasi lokasi rawan gangguan kamtibmas ataupun rawan pelanggaran protokol kesehatan," beber AKP Wismo.

Mantan Kanit Reskrim Polsek Cepu Polres Blora ini menambahkan bahwa patroli imbauan protokol kesehatan penting dilakukan, apalagi di tempat keramaian masyarakat seperti dipasar rakyat, dimana setiap hari ramai dikunjungi warga untuk bertransaksi jual beli. 

"Kita selalu ingatkan warga agar membiasakan 5M. Yaitu mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, serta menghindari kerumunan,dan mengurangi mobilitas" tambah AKP Wismo.

Dalam kegiatan tersebut petugas Polsek Randublatung juga membagikan masker gratis kepada pengunjung pasar yang belum memakai masker.

Saropah, salah satu pedagang di pasar rakyat Rabdublatung menanggapi positif kegiatan tersebut. Ia mengatakan bahwa saat beraktifitas di pasar, kadang masih ada warga yang lupa untuk tidak memakai masker. 

"Dngan adanya petugas kami merasa lebih tenang, dan tentunya jika ada yang melanggar protokol kesehatan akan ada yang mengingatkan," kata Saropah. (pur)

Pasca Dilantik, Arief Rohman Tancap Gas Cek Layanan Labkes PCR

 


BLORA, PORTALBLORA.com - Pasca dilantik, Arief Rohman Sabtu (27/2), tancap gas cek ke sejumlah Kantor pelayanan masyarakat di Blora.

Meskipun bukan hari kerja, namun Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP, M.Si yang baru sehari dilantik ini, memanfaatkan waktu untuk mengontrol sejumlah pelayanan masyarakat. 

Salah satunya adalah layanan di Unit Pelakasan Teknik (UPT) Laboratorium Kesehatan (Labkes) Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Blora yang berada di Jl. Kolonel Sunandar no. 63 Mlangsen. 

Dengan didampingi Asisten Sekda Bidang Administrasi, dr. Henny Indriyanti, M.Kes, yang juga Plt. Kepala Dinkes, Bupati Arief Rohman berkeliling meninjau sejumlah fasilitas dan berdialog dengan Kepala UPT Labkes, Sri Miningsih serta beberapa pegawai. 

Di depan Bupati, Sri Miningsih menyampaikan bahwa Labkes saat ini melayani rapid test, rapid antigen dan swab PCR. Utamanya untuk tracing kasus Covid-19 dan melayani masyarakat yang membutuhkan untuk keperluan khusus. 

"Disini bisa melayani rapid test, rapid antigen, hingga pengambilan swab PCR. Alatnya juga sudah ada. Jadi Blora sudah punya alat swab PCR sendiri dan sudah diuji coba mulai Januari lalu. Alhamdulillah lancar ujicoba nya dan sudah terkoneksi dengan data Kemenkes. Diutamakan untuk tracing pelacakan kasus Covid-19," ungkap Sri Miningsih. 

Sedangkan Bupati Arief Rohman menekankan agar pelaksanaan pelayanan di labkes bisa benar-benar dilaksanakan dengan baik, ramah, cepat, dan murah. 

"Kita semua adalah pelayan masyarakat. Semudah dan secepat mungkin pelayanan harus kita berikan yang terbaik. Jangan sampai ada indikasi berbisnis dalam memberikan pelayanan ini. Apalagi saat ini dunia kesehatan menjadi sorotan di Kabupaten Blora, terlebih dalam kondisi pandemi seperti ini," tegas Bupati. 

Menurut Bupati, pihaknya dalam program 99 hari pertama ini salah satunya akan fokus dalam peningkatan pelayanan kesehatan. 

"Kami ada program ngantor di rumah sakit. Bukan berarti sehari hari di rumah sakit, bukan. Tapi secara berkala kita akan pantau langsung pelaksanaan pelayanan kesehatan di rumah sakit, baik rumah sakit daerah, rumah sakit swasta, hingga puskesmas," Jelasnya. 

Data data tentang kesehatan, lanjut Bupati, juga akan di rangkum. Bupati ingin kedepan masyarakat Blora bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas di daerahnya sendiri. 

"Kita semua juga berdo'a semoga pandemi Covid-19 bisa segera berakhir seiring dengan berjalannya vaksinasi yang sudah memasuki tahap kedua," tambah Bupati. 

Selain program ngantor di rumah sakit, Bupati yang akrab disapa Mas Arief ini juga menyampaikan bahwasanya Blora wilayah Selatan dan Barat membutuhkan rumah sakit. 

"Kita matangkan rencana pembangunan rumah sakit di Randublatung untuk melayani Blora Selatan, dan rumah sakit di Kunduran untuk melayani Blora Barat. Aspel kesehatan ini menjadi salah satu prioritas kami kedepan bersama Mbak Etik (Tri Yuli Setyowati) Wakil Bupati," pungkasnya.(pur)

Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Blora Berjalan Lancar dan Tertib



BLORA, PORTALBLORA.com- Setelah menunggu selama lebih kurang dua bulan pasca pelaksanaan Pemilhan Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember 2020 lalu, akhirnya Kabupaten Blora memiliki pemimpin resmi H. Arief Rohman, S.IP, M.Si dan Tri Yuli Setyowati, ST MM sebagai pasangan Bupati dan Wakil Bupati Blora masa jabatan 2021-2026.

Mas Arief dan Mbak Yuli, sapaan H. Arief Rohman, S.IP, M.Si dan Tri Yuli Setyowati, ST MM dilantik Gubernur Jawa Tengah H. Ganjar Pranowo, SH, M.IP mewakili Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian pada Jumat Pon (26/2/2021).

Upacara pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Blora Masa Jabatan 2021-2026 serta pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Dekranasda Kabupaten Blora bersama 17 Bupati/ Wakil Bupati dan Walikota/Wakil Walikota se provinsi Jawa Tengah dilaksanakan dari gedung Gradhika Bakti Praja Provinsi Jawa Tengah secara virtual.

Sedangkan untuk kabupaten Blora dilaksanakan di pendopo rumah dinas Bupati Blora.

Dalam prosesi itu H. Arief Rohman, S.IP, M.Si dan Tri Yuli Setyowati, ST MM mengucapkan sumpah jabatan dengan dipimpin Gubernur Ganjar Pranowo.

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan SK Mendagri tentang pengangkatan bupati/wakil bupati dan walikota/wakil walikota disaksikan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah.

“Saya atas nama Presiden Republik Indonesia memberikan kepercayaan, dan melantik saudara," kata Ganjar Pranowo.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melantik 21 kepala daerah hasil Pilkada Serentak 2020 pada Jumat (26/2/2021).

Pelantikan digelar secara hybrid, yakni ada yang dilantik secara langsung, ada yang lewat daring.

Yang dilantik Ganjar secara langsung hanyalah Bupati/Wali Kota kawasan Semarang Raya.

Sementara 17 kabupaten/kota yang dilantik melalui daring, yaitu Kota Semarang, Kota Surakarta, Kota Magelang, Kota Pekalongan.

Kabupaten Rembang, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Purbalingga.

Kemudian, Kabupaten Blora, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Kendal, Kabupaten Sukoharjo.

Berikutnya, Kabupaten Semarang, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Wonogiri, Kabupeten Klaten, Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Purworejo. 

Pada kesempatan yang sama juga dilaksanakan pelantikan Ketua TP PKK dan Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota periode 2021-2026 oleh Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah Siti Atiqoh Ganjar Pranowo.

Sedangkan untuk kabupaten Blora, dilantik Hj. Ainia Shalicah,SH, M.Pd.AUD sebagai Ketua TP PKK dan Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota periode 2021-2026.

Hadir pada acara pelantikan, Forkopimda Blora, Kepala OPD dan mantan Bupati Blora Djoko Nugroho dan istri serta sejumlah mantan pejabat Blora lainnya.

Pelantikan berjalan tertib dan lancar dengan pengamanan petugas dari Polres Blora, Kodim 0721/Blora, Sat Pol PP dan Dirumkimhub. (Pur)

Pria di Blora Ini Tiba Tiba Pingsan, Usai Menjalani Vaksinasi. Inilah Penyebabnya

 

Seorang Pria ini tiba tiba pingsan usai menjalanii vaksinasi covid 19 di RSUD dr. Soetidjono Blora (Rabu, 24/2/2021)

 

BLORA, PORTALBLORA.com - Seorang pria di Kabupaten Blora ini tiba tiba pingsan usai menjalani vaksinasi Covid -19 di rumah sakit umum daerah (RSUD) dr. Soetijono Blora, Rabu (24/2). 

Pria tersebut diketahui bernama Danang seorang pegawai Bank Mega yang bertugas di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Blora. Kepala Kemenag Blora, Suhadi, membenarkan kejadian tersebut.

"Iya benar mas. Kejadianya tadi waktu vaksinasi sekitar jam 8an. Itu pegawai bank yang memang bertugas di Kemenag,dan itu bukan pegawai kami," jelas Suhadi saat dihubungi portalblora.com (Rabu, 24/2) siang tadi.

Dikatakan Suhadi, pingsannya Danang diduga karena takut saat divaksin. Bahkan sebelum dilakukan vaksin, yang bersangkutan sempat menolak karena takut jarum suntik. 

"Dia memang sebelumnya sudah gak mau divaksin, takut katanya. Tapi saya bilang, tetap harus divaksin karena sudah masuk data. Akhirnya dia divaksin juga hari ini, dan tadi pingsan usai disuntik," jelasnya. 

Suhadi menambahkan, dia di vaksin berbarengan dengan pegawai Kemenag Blora. Dan menurutnya saat ini kondisi Danang sudah sehat. Ia sudah kembali beraktivitas seperti biasa. 

"Sudah sehat orangnya. Sudah kembali kerja. Tadi mungkin takut saja," tuurnya.. 

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora dr.Henny Indriyanti menduga, pingsannya seorang pria setelah menjalani vaksinasi tersebut, karena memiliki ketakutan terhadap jarum suntik.

"Itu karena takut saja, terus pingsan kan bisa," ujarnya saat dikonfirmasi wartawan. (Pur)

Tangkal Paham Radikal Teror, IMM Jatim Gelar Cangkru'an Milenial



Kegiatan Cangkru'an DPD Ikatan mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jawa Timur, dengan tema "Milenial Bicara Perdaamaian" (Seasa, 24 Februari 2021) di Rumah Baca Cerdas (RBC) Institut A. Malik Fajar Malang.
 

MALANG, portalblora.com -Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jawa Timur, kembali menggelar kegiatan guna menyampaikan pesan pentingnya menjadi pribadi moderat khususnya dalam beragama, sehingga tidak terpapar paham radikalisme / teror. Kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk Talk Show Cangkru'an dengan mengambil tema "Milenial Bicara Perdamaian" Selasa (24/2/2021) di Rumah Baca Cerdas (RBC) Institut A. Malik Fajar Malang. 

Sebagai narasumber pada acara tersebut yakni, Subhan Setowara yang merupakan Direktur Eksekutif RBC Institute, Ust. Pujianto (Mantan Napiter Asal Malang) dan Nafik Muthohirin Peneliti Equal Acces. Adapun moderator adalah Randi S. Latulumamina, pengurus DPD IMM Jatim. 

Di sesi awal obrolan Ustad Pujianto menceritakan awal bagaimana ia bisa bergabung dengan kelompok teror. Pemicu utamanya yakni faktor rasa solidaritas sesama umat Islam khususnya yang ada di Palestina. Sewaktu sekolah di SMA ustad Pujianto mengaku sangat tertarik dan terinspirasi dengan HTI pada waktu itu, karena doktrin bahwa semua permasalahan umat yang yang ada anya bisa di jawab dengan konsep khilafah. 

Namun akhirnya ia baru menemukan wadah yang dia anggap dapat meralisasikan keinginan dalam perjuangan solidartas sesama muslim pada tahun 2012 / 2013 saat adanya deklarasi ISIS, Ustad Pujianto bergabung dengan kelompok Jamaah Anshorut Daulah di Ciamis.  Ia akhirnya di tangkap pihak aparat keamanan kerena kepemilikan senjata api yang rencananya akan digunakan untuk jihad amaliyah. 

Selama bergabung dengan kelompok teror tersebut dia baru paham jika konsep bermadzab dalam ibadah ataupun yang lain harus sama. Sehingga jika ada berbeda maka dianggap salah. 

"Bahkan pemahaman mereka, orang yang tidak sesuai dengan aqidah maka berhak di ambil hartanya meskipun orang tersebut islam" jelas ustad Pujianto.

Namun akhirnya ustad Pujianto mengalami titik balik pemahaman cara beragama selama di dalam penjara. Dalam penjara tersebut ia berinteraksi dan menemukan banyak perbedaan pandangan dengan para napi lain. Hal itu membuat ia sadar bahwa perlunya memperbanyak referensi dan wawasan sehingga tidak terbelenggu dengan satu pendapat yang di anggap mutlak benar. 

"Bahwa apa yang saya pahami adalah bagian ijtihad yang tidak mengikat, dan tidak boleh saya paksakan terhadap orang lain" terangnya.

Oleh karena itu ustad Pujianto berpesan agar berhati hati terhadap sekelompok orang yang mengatasnamakan Islam mengaku kelompoknya saja yang terbaik dan kelompok Islam lain jelek. 

Ia juga menekankan kepada generasi muda agar terbuka pemikiran dan wawasan dalam belajar dengan banyak sumber sehingga ilmunya tidak sepotong potong atau parsial.

Pemateri lain, Subhan Setowara yang merupakan Direktur Eksekutif RBC Institute menjelaskan dalam diskusi tersebut bahwa Genarasi muda atau milenial di Indonesia merupakan generasi yang secara psikologis sangat potensial produktif, berkiprah dan berambisi.

"Namun di sisi lain mereka juga  paling rentan sehingga ada kelemahan misalnya mereka mudah bimbang, disorentasi sehingga jika ada hal baru datang dan solidaritas yang kuat mereka cenderung akan mengikuti dan mudah terprovokasi"

Dengan demikian ia berpesan agar genarasi muda memperbanyak literatur sehingga menjadi cerdas berwawasan. Selain itu juga harus di pahami perkembangan dewasa ini bahwa algoritma media sosial saat ini banyak narasi narasi hoaxs dan kebencian. Sehingga tugas generasi cerdas berwawasan adalah membuat gerakan yang nyata untuk melawan itu semua.

Sementara itu Nafik Muthohirin Peneliti Equal Acces dalam penyampaiannya menekankan bahwa menyasarnya penyebaran paham radikal pada kaum muda atau milenial merupakan dampak literasi digital, yang mana anak anak muda lebih memilih mencari sumber ilmu dari internet. 

"Orang dahalu ngaji langsung ke kiai NU atau muhammadiyah, nah sekarang anak anak muda banyak yang ngajinya di youtube dll" kata Nafik.

Selain itu faktor lain genarasi muda mudah terpapar paham radikalisme teror yakni terkait dengan keilmuan yang minim, masalah ekonomi, dan faktor dominan adalah ikatan solidaritas antar umat islam. 

Nafik juga berpesan bahwa sangat penting untuk memperbanyak ruang yang bisa mempertemukan para generasi muda lintas agama, suku budaya dan berkumpul menjadi satu membicarakan persatuan dan perdamaian.(pur)

Dua Anggota Polres Blora Beeprestasi Medapatkan Penghargaan

 

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama memberikan penghargaankepada Bripka Puguh Agung Dwi Pambuditomo saat apel di halaman belakang Senin (22/2).

BLORA, (portalblora.com) - Dua anggota polres Blora,  Polda Jawa Tengah Senin (22/2) menerima penghargaan karena memiliki sejumlah prestasi.

Pemberian penghargaan itu, dserahkan langsung oleh Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama saat apel pagi di halaman belakang Polres Blora.

Mereka adalah Bripka Puguh Agung Dwi Pambuditomo,SH,MH anggota Satlantas Polres Blora yang berprestasi dalam hal kepedulian kepada masyarakat. 

Bripka Puguh telah mengabdikan diri kepada Yayasan Difabel Insan Mandiri Blora Selatan di Kecamatan Randublatung sejak tahun 2018, dengan mengajar anak difabel bahkan juga menjadi pelopor keberlangsungan Yayasan Difabel tersebut.

Yang kedua yakni Bripka Beny Rigian Yoga,SH yang berprestasi dalam keaktifan pelaporan Aplikasi BLC (Bersatu Lawan Covid-19).

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK mengungkapkan bahwa pemberian penghargaan, ini adalah sesuai dengan salah satu program kerja Kapolri tentang Reward dan Punishment. Untuk itu semua anggota harus selalu semangat dalam pelaksanaan tugas.

"Pimpinan tidak pernah menutup mata atas dedikasi anggota dalam menjalankan tugas, baik di bidang operasional maupun di bidang pembinaan jika ada yang berprestasi akan diberikan penghargaan, namun jika ada yang pelanggaran akan diberikan sanksi sesuai dengan aturan yang ada," ungkap Kapolres Blora.

Adapun penghargaan dinilai bukan hanya prestasi dilapangan saja, namun bagi anggota yang berada dibalik layar, seperti dalam pengiriman laporan juga bisa mendapat penghargaan.

Kemudian kepada personil yang berprestasi, Kapolres mengucapkan terimakasih dan berpesan agar terus berbuat kebaikan yang akan membawa manfaat bagi masyarakat.

“Terimakasih atas dedikasi kalian dalam melaksanakan tugas, selalu tebarkan kebaikan, karena kebaikan akan kembali kepada diri kita. Jika kita naik maka citra Polripun akan baik dimata masyarakat” tutupnya. (Pur)

Gunakan Senpi, Tiga Blandong Asal Tuban Dibekuk Polisi

 


BLORA, (portalmedia.web.id) - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Blora Polda Jawa Tengah, membekuk tiga dari 25 orang Blandong (pencuri kayu hutan/red) asal Tuban, Jawa Timur, yang diduga pelaku pembalakan liar dan penganiayaan mantri hutan yang terjadi Selasa (15/12/2020) lalu.

Para pelaku ini tergolong nekat, dengan menyandera dan menganiaya penjaga hutan atau mantri hutan.

Dalam aksinya mereka diduga menggunakan senjata api serta senjata tajam berupa parang, serta merampas uang korban senilai Rp 1.900.000.


Mereka menggasak kayu Sonokeling yang saat ini harganya sedang melejit, di kawasan hutan petak 5088 dan 5105 A, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sumberejo, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Nglebur, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cepu, Desa Bleboh9 Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Ketiga tersangka itu bernama Mudianto alias Bulus (28), dan MFR alias Farid (29) warga Kecamatan Bancar, serta Soniawan (42) warga Kecamatan Bangilan, ketiganya berasal dari Kabupaten Tuban Jawa Timur. 

Ketiga tersangka tersebut di cokok petugas saat berada di wilayah Kecamatan Bangilan dan Kecamatan Jatirogo Kabupaten Tuban Jawa Timur, Senin (21/12/2020) lalu. 

Kapolres Blora AKP Wiraga Dimas Tama saat Press Rilis di halaman belakang Mapolresta Blora mengatakan yang menarik pada kasus ini, para pelaku diduga menggunakan sejata api. 

"Ya, yang menarik dari kasus ini adalah pelaku menggunakan senjata api, dan pelakunya banyak. Kami terus mengembangkan kasus ini. Masih ada 22 pelaku yang belum tertangkap, " Ungkap Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama (Senin, 15/2).

Kasat Reskrim Polres Blora AKP Setiyanto menambahkan kondisi korban saat ini sudah membaik dan sudah bisa aktifitas lagi. 

"Hanya dipukul dan lecet saja, kondisinya sekarang sudah baik dan sudah bisa aktifitas lagi, "jelasnya.

Salah satu pelaku yang bernama Mudianto mengaku baru pertama mencuri kayu. Ia diajak temanya karena tergiur harga kayu Sonokeling yang tinggi. 

"Saya tidak tahu mau dijual kemana, katanya harganya mahal. Hasilnya ya untuk kebutuhaan sehari hari, " katanya. 

Dari hasil penangkapan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa tali rafia untuk mengikat korban, 1 unit truk No.Pol H 9613 AE warna kuning, 1 buah pedang panjang ± 70 cm, 3 buah hanphone milik tersangka, 2 batang kayu sonokeling sisa cabang 2 pohon yang ditebang pelaku, 2 buah sepatu boot milik korban, 1 buah tas warna hitam milik korban, 1 buah botol air mineral berkai oli dan 2 buah botol air minum.

Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 12 huruf b Jo Pasal 82 ayat 1 huruf b UU RI no 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan dan atau pencurian dg kekerasan pasal 365 KUHP dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara. (Pur)

Pemkab Blora Siap Bantu Perpanjangan Runway Bandara Ngloram

 


BLORA, (portalmedia.web.id) - Pemerintah Kabupaten Blora mendukung penuh kelanjutkan pembangunan perpanjangan Runway Bandara Ngloram.

Perpanjangan Runway Bandara Ngloram ini, merupakan salah satu progres Pemerintah Pusat melalui Direktorat Jendral (Ditjen) Perhubungan Udara, Kementrian Perhubungan (Kemenhub) RI, dengan anggaran APBN Pusat.

Dalam rapat koordinasi (Rakor) dengan Sekretaris Ditjen Perhubungan Udara, Kemenhub RI, Nur Isnin Istiartono, Senin (15/2) siang secara virtual, Wakil Bupati Blora, Arief Rohman, menyatakan Pemkab akan mendukung dan siap memfasilitasi percepatan pembangunannya.

“Tahun 2021 ini, ada kegiatan perpanjangan runway atau landasan pacu sepanjang 100 meter ke arah barat. Sehingga total Runway yang semula 1500 meter, akan menjadi 1600 meter,” ucap Arief Rohman, yang juga Bupati Blora Terpilih (Senin, 15/2).

Untuk perpanjangan runway tersebut, lanjut Arief, Ditjen Perhubungan Udara membutuhkan lahan seluas 2 hektar dengan ukuran sekitar 130 m x 150 m.

“Pada dasarnya kita dari Pemkab siap mendukung dan akan mengupayakan agar proses pembebasan lahannya bisa berjalan sesuai jadwal, sehingga di 2021 ini perpanjangan runway nya bisa segera dikerjakan,” tambahnya.



Dalam rapat virtual, Sekretaris ditjen menjelaskan, anggaran untuk pembangunan fisik landasan pacu sudah tersedia dari APBN Pusat tahun 2021 ini, sehingga pembebasan lahannya butuh proses segera. Untuk besar anggarannya, pihaknya belum bisa menyampaikan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan, Permukiman dan Perhubungan (Dinrumkimhub) Kabupaten Blora, Pratikto Nugroho, menyatakan kesiapannya untuk segera mengkoordinasikan rencana sosialisasi kepada masyarakat dengan menggandeng pihak terkait mulai dari Camat hingga Kepala Desa.

Turut diundang dalam rapat tersebut Wakil Bupati Blora Terpilih, Tri Yuli Setyowati, ST, MM, Kepala Dinas Perhubungan Jateng, Kepala Bappeda Jateng, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kab.Blora, Kasatker Dewandaru, Kasat Pelaksana Bandara Ngloram, Asisten Pembangunan Sekda Blora, Kabag Tata Pemerintahan, dan OPD terkait lainnya.(Pur/red)

Semen Gresik Salurkan Bantuan Logistik dan APD untuk Korban Banjir Demak

 


REMBANG, (portalmedia.web.id)- Bencana banjir yang masih melanda Kabupaten Demak dan Wilayah Jawa Tengah lainnya membutuhkan penanganan dan perhatian yang besar. 

Semen Gresik melalui unit Corporate Social Responsibility (CSR) cepat tanggap memberikan bantuan logistik dan APD kepada korban banjir di Desa Sidorejo, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak.

Tingginya intensitas hujan menyebabkan banjir setinggi 60 cm yang melanda 1.683 KK di 6 Dukuh (Karanggawang, Kuripan, Bugangan, Karang Waru, Sampit, dan Patar) dengan total kerugian mencapai miliaran rupiah. 

Dadang Somantri, Kepala Biro Insfrastruktur dan Sumber Daya Alam Setda Provinsi Jawa Tengah, hadir serta meresmikan penyaluran bantuan langsung oleh Semen Gresik kepada perangkat Desa Sidorejo.

Dadang menyampaikan rasa prihatin kepada seluruh masyarakat Desa Sidorejo, khususnya bagi 447 KK di 4 dusun dengan kondisi terparah. Dadang juga memberikan gambaran perihal terbatasnya akses keluar masuk dan kondisi rumah yang terendam banjir di wilayah 4 dusun tersebut yang hanya dapat dilewati dengan berjalan di atas 2 bambu penyeberangan.

“Saya atas nama Pemprov dari Biro Infrastruktur dan SDA, sangat berterima kasih kepada Semen Gresik atas bantuan yang diberikan. Kondisi seperti ini memang membutuhkan upaya empati dan perhatian yang besar secara bersama-sama dari seluruh lapisan masyarakat. Sekali lagi terima kasih Semen Gresik yang sudah jauh-jauh dari Rembang memberikan perhatian kepada kita dengan sangat maksimal,” jelas Dadang Somatri.

Kepala Unit Komunikasi dan CSR PT Semen Gresik, Dharma Sunyata, melihat kondisi wilayah terdampak banjir di Desa Sidorejo sangat memprihatinkan. Melalui Semen Gresik Peduli Tanggap Bencana, bantuan berupa logistik dapur umum dikirimkan secara tepat dan terukur.

“Bantuan yang kami salurkan ini merupakan bentuk komitmen Semen Gresik dalam mengoptimalkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang tertimpa bencana dan musibah. Terutama dalam membantu meringankan beban para korban bencana alam di tengah pandemi Covid-19. Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat dioptimalkan sebaik mungkin,” Kara Dharma Sunyata dalam siaran persnya, Minggu, (14/02).

Selain itu, sebagai bagian dari Satuan tugas (Satgas) BUMN Tanggap Bencana Nasional Penanggulangan Covid-19 di wilayah Jawa Tengah, Semen Gresik juga menyalurkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker dan kebutuhan lainnya. 

Semen Gresik secara proaktif tetap mematuhi protokol kesehatan ketika proses penyaluran bantuan secara langsung.

Kepala Desa Sidorejo, Muhammadin, menyampaikan kesulitan yang cukup berat dalam menghadapi bencana banjir ini. Luasnya wilayah Desa memberikan tantangan yang cukup sulit dalam proses penyaluran bantuan.

“Desa kami cukup luas dan banyak, terdapat total 1.956 KK. Kondisi curah hujan yang tinggi dan ditambah lagi air yang sangat lama surutnya, menyebabkan jalan berlumut dan jalan keluar sangat sulit diakses, maka dari itu yang sangat kami butuhkan adalah bantuan logistik,” jelasnya.

Muhammadin juga menyampaikan bahwa kondisi banjir merusak lahan pertanian dan tambak milik masyarakat, dan di tengah kondisi pandemi mengakibatkan tingginya angka pengangguran bagi masyarakat desa, sehingga beragam bantuan memang sangat dibutuhkan.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan dari Semen Gresik yang sudah membantu kami dari sisi logistik dan bantuan lainnya, semoga bantuan ini dapat menjadi berkah bagi kita semua,” kata Muhammadin.(Pur)

Sukses Bangun Jembatan Terusan Bojonegoro - Blora, 2 Kabupaten Antar Provinsi akan Bendung Bengawan Solo


BLORA. (Portalmedia.web.id) - Sukses bangun jembatan terusan Bojonegoro - Blora, yang menghubungkan desa Ngelo, Bojonegoro Jawa Timur dengan desa Mendenrejo, Kecamatan Kradenan, Blora, Jawa Tengah, kini dua Kabupaten yang dipisahkan dengan sungai Bengawan Solo itu, akan bangun kembali proyek Nasional Bendungan Karangnongko. 

Kerjasama dua pimpinan yang sama - sama Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, patut di apresiasi. Mereka adalah Anna Muawanah Bupati Bojonegoro dan Wakil Bupati Blora Arief Rohman yang juga Bupati Blora Terpilih.

Keduanya pada Minggu (14/2) sore, bertemu di perbatasan lokasi yang rencananya akan dibangun bendungan Karangnongko. 

Tepatnya di perbatasan Desa Ngelo, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro (Jatim) dengan Desa Mendenrejo, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora (Jateng). 

Keduanya berjalan kaki menyusuri wilayah hutan hingga tepi Sungai Bengawan Solo, karena lokasinya yang licin, memang tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.

Keduanya mematangkan perencanaan pembangunan waduk yang nantinya akan membendung Sungai Bengawan Solo. 

“Kami bersama Mas Arief, Bupati Blora Terpilih, sedang meninjau langsung persiapan lokasi pembangunan Waduk Karangnongko yang konon akan bisa mengendalikan terhadap harmonisasi air hingga sekitar 60 juta m3. Untuk itu nantinya di wilayah Bojonegoro akan ada lahan yang harus dibebaskan, termasuk yang di Blora,” ucap Anna Muawanah (Minggu, 14/2).

Sedangkan Arief Rohman, menyampaikan, pihaknya sudah lama punya mimpi untuk membangun waduk, dengan membendung Sungai Bengawan Solo bersama Bojonegoro.

Harapnya agar penduduk wilayah Blora Selatan dan Bojonegoro nantinya bisa lebih sejahtera dan tidak kesulitan air.

“Kita bersama Bu Anna, senior saya, sekaligus Ibu Pembangunan, ingin mewujudkan mimpi yang kedua yakni Waduk atau Bendung Karangnongko, kerjasama Bojonegoro - Blora dan juga nanti dengan Ngawi,” jelas Arief Rohman.

Menurutnya ini merupakan mimpi warga setempat, sejak puluhan tahun lalu. InshaAllah akan terwujud di masa kepemimpinan Anna Muawanah.

“Disini dalam rangka memulai sinergi antar kawasan karena nanti yang akan mendapat manfaatnya juga 3 Kabupaten," imbuhnya. 

Selain untuk pengairan, nanti juga untuk tempat wisata. Akan terhubung jembatan dari Ngelo Bojonegoro menuju Mendenrejo Blora.

"Kita optimis, kemarin kita lihat gambar perencanaannya bagus sekali. Dan kita nanti bersama-sama ke Pemerintah Pusat, agar mimpi ini bisa terwujud di era pemerintahan Bu Anna dan kami,” tutur Arief Rohman.

Anna Muawanah pun menambahkan bahwa ini merupakan salah satu wujud perhatian Pemerintah Pusat terhadap aspirasi Kabupaten Bojonegoro dan Blora.

“Jadi nanti sinergitas antara Pusat dan Daerah. Karena setiap musim hujan, hulu jika airnya gembrojok maka kita yang di hilir kena banjirnya. Begitu juga saat musim kemarau, kita yang di hilir kehabisan air duluan padahal Bojonegoro dan Blora ini penyumbang migas 30 persen. Sehingga dengan adanya bendungan atau waduk ini nantinya bisa harmonisasi akses ekonomi di sektor pertanian sehingga masyarakat tidak kekurangan air. Begitu kira-kira, mohon doanya,” tambah Anna Muawanah.

Perlu diketahui, proyek ini telah ditetapkan menjadi proyek strategis nasional yang tercantum dalam Perpres no. 79 Tahun 2019, yang akan dilaksanakan Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo. (Pur).

Wow!!! Bhabinkamtibmas di Blora Promosikan Wisata Alam Desa, dengan Membuat Kaos Bergambar Wisata Alam Desa



BLORA, (portalmedia.web.id) - Berbagai upaya dilakukan untuk mempromosikan wisata alam desa. Seperti yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Bangowan, Polsek Jiken, Polres Blora, Polda Jawa Tengah Bripka Nyamat Ari Widodo,ST.

Pantauan portalmedia, Minggu (14/2) Bhabinkamtismas Bripka Nyamat melounching kaos bergambar wisata alam Bukit Kunci yang dikelola oleh para pemuda desa yang peduli terhadap lingkungan alam, untuk mengembangkan Wisata Bukit Kunci yang semula gersang.

Terobosan kreatif ini, dilakukan untuk mempromosikan wisata desa, agar desanya lebiih dikenal dan maju. Sebuah wisata alam yang menyajikan keindahan panorama alam didataran tinggi diwilayah Kabupaten paling ujung timur Provinsi Jawa Tengah tersebut.

Usai mengembangkan tanaman hidroponik dan pencanangan cemara Kamtibmas, beberapa waktu lalu, kini Bhabinkamtibmas Bripka Nyamat bersama Pengelola Wisata tersebut melaunching Kaos Khas Bukit Kunci. Dimana kaos tersebut nantinya akan dijual dan dipasarkan kepada masyarakat terutama para pengunjung Wisata Alam Bukit Kunci.

Bripka Nyamat mengungkapkan bahwa Launching Kaos Bukit Kunci ini adalah salah satu cara promosi atau pemasaran Wisata Alam tersebut kepada masyarakat luar.

 "Kaos Bukit Kunci ini nanti, akan menjadi salah satu cinderamata. Selain untuk promosi, dengan produksi Kaos ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian penduduk. Dimana hasil dari penjualan bisa menjadi keuntungan pengelola, yang merupakan warga asli desa setempat. Selain itu jika laris penjualannya bisa menjadi tambahan modal untuk terus mengembangkan Wisata Bukit Kunci ini," ungkap Bripka Nyamat.

Sementara ini untuk stok yang disiapkan di display lokasi Wisata Bukit Kunci masih terbatas, namun demikian pemesanan kaos Bukit Kunci tersebut bisa dipesan secara online, melalui akun Media Sosial (Instagram) Bukit Kunci ataupun akun Media Sosial (Instagram) Bhabinkamtibmas Desa Bangowan.

 "Untuk pemasarannya, selain di Display, kita juga melayani pemesanan on line. Jujur masih terbatas mas, karena juga masih terkendala modal," tandas Bripka Nyamat.

Untuk harga dari kaos Bukit Kunci tersebut bervariasi yaitu untuk lengan pendek harga Rp 85.000,00 lengan panjang harga Rp 95.000,00 dan untuk anak anak Rp. 65.000,00.

"Harapannya jika cindera mata kaos ini laris, kita akan menambah beberapa cinderamata mungkin bisa gantungan kunci atau pernak pernik lainnya, kita ingin wisata disini berkembang sehingga menjadi destinasi bagi para wisatawan. Dan tentunya jika ramai dikunjungi pendapatan wargapun bisa bertambah, apalagi ditengah pandemi seperti ini, kita semua dituntut untuk kreatif," beber Bripka Nyamat Ari Widodo.

Sementara itu Kepala Desa Bangowan, Sudarto menanggapi positif terobosan kreatif dari Bhabinkamtibmasnya tersebut. Awalnya dia mengaku pesimis bisa launching kaos Wisata Bukit Kunci.

 "Alhamdulilah ini adalah wujud kerja sama kita semua, dan tak lepas dari peran serta pak Bhabinkamtibmas. Dan hari ini alhamdulilah bisa kita Launching Kaos Wisata Alam Bukit Kunci," ucap Kepala Desa.

Launching Kaos sengaja dipilih hari minggu dimana seperti biasa setiap akhir pekan, lokasi Wisata Bukit Kunci ini ramai dikunjungi oleh wisatawan, baik lokal Blora ataupun beberapa ada yang dari kabupaten tetangga seperti dari Kabupaten Grobogan, Rembang bahkan ada yang dari Kabupaten Tuban, dan Bojonegoro Jawa Timur. 

"Tak bosan kita juga ingatkan pengunjung agar menerapkan disiplin protokol kesehatan, apalagi ini juga diberlakukan program PPKM Mikro, jadi mari kita sukseskan untuk menekan penyebaran Covid-19, terutama diwilayah kecamatan Jiken," pungkas Bhabinkamtibmas.

Terpisah Kapolsek Jiken Iptu Nur Dwi Edi,SH,MH mengungkapkan bahwa apa yang telah dilakukan oleh Bripka Nyamat adalah salah satu wujud implementasi program dari Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK dimana selama situasi pandemi Covid-19 Polri dituntut untuk bisa menjadi inisiator ataupun penggerak ekonomi kreatif, tentunya dengan menjalin sinergi dengan instansi terkait dan stake holder yang ada.

 "Sesuai dengan program dari Kapolres Blora, bahwa Polri harus bisa mendukung ekonomi kreatif, dan apa yang dilakukan oleh Bripka Nyamat sudah tepat dan akan terus kita dukung," kata Kapolsek Jiken.(Pur)

Dukung PPKM Mikro, Petugas Gabungan Dirikan Posko Hingga Pelosok Desa

 


BLORA, (portalmedia.web.id) - Dukung Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro, petugas gabungan TNI -Polri dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, dirikan Posko penangan covid 19,hingga ke pelosok desa. 

Pendirian posko ini, merupakan program pemerintah pusat untuk memutus mata rantai penyebaran covid 19, yang tertuang di dalam Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 03 Tahun 2021 tentang PPKM Mikro dan Pembentukan Posko Penanganan Covid-19 sampai tingkat desa dan kelurahan dalam rangka upaya pengendalian penyebaran Covid-19.

Dengan dimotori 3 pilar di desa yaitu Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Kepala Desa yang dibantu oleh instansi terkait telah mendirikan posko posko tersebut di desa atau kelurahan.

Seperti yang dilakukan Polsek Tunjungan Polres Blora, berdasarkan instruksi Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama, Kapolsek Tunjungan AKP Budiyono, SH telah menggerakkan Bhabinkamtibmasnya agar aktif di posko pengendalian Covid-19 yang ada diwilayah binaan, selama pelaksanaan PPKM Mikro. 

"Kita berdayakan anggota terutama Bhabinkamtibmas, untuk bisa menjadi motor penggerak dalam rangka mensukseskan PPKM Mikro di Blora, terutama di wilayah kecamatan Tunjungan," ucap Kapolsek Tunjungan AKP Budiyono, Sabtu, (13/02).

Petugas yang ada di posko, lanjut Kapolsek, bukan hanya TNI - Polri dan Pihak desa saja, tapi juga melibatkan tenaga kesehatan dari Posyandu, serta Linmas dan beberapa elemen masyarakat seperti Karang Taruna. 

"Semua elemen masyarakat kita dorong untuk kompak, karena PPKM Mikro ini bertujuan untuk mencegah Covid-19, hingga tingkat desa," jelasnya. 

Kapolsek berharap, dengan berdirinya posko sampai pelosok desa, dapat menekan penyebaran Covid-19 terutama di kabupaten Blora. (Pur/red)

Keren! Ada Ratusan Kapal Lilin Menyusuri Kali Grojogan, di Malam Imlek

 


BLORA, (portalmedia.web.id) – Keren! Ratusan kapal lilin tampak beriringan, disepanjang kali Grojogan, menyusuri sungai di tengah kota, di malam perayaan hari besar Imlek Jumat (12/2) malam. 

Sebuah acara unik yang digelar sekelompok pemuda di Blora,  dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ditengah pandemi cocok 19.

Mereka yang tergabung di dalam  Duta Blora (Peduli terhadap Blora) ini,  menggelar sebuah acara ritual larung miniatur kapal dari kertas, diatasnya dinyalakan lilin sebagai simbol doa bersama adanya wabah virus yang hampir setahun, tak kunjung berakhir. 

“Ritual larung kapal lilin ini merupakan simbol mengembalikan sesuatu hal yang tidak baik ke tempat yang lebih baik. Salah satunya wabah penyakit yang terjadi hampir setahunan ini," ungkap Eko Arifianto koordinator Duta Blora (Jumat, 12/2) malam. 

Ia berharap semoga semua masyarakat,  khususnya Blora diberikan kesehatan dan keselamatan, dan wabah ini segera berakhir.

Acara tersebut menjadi perhatian warga Blora yang melintas di Jalan Pemuda Blora dan Jalan Sudarman sepanjang sungai Grojogan. 

Sungai yang biasanya di waktu malam gelap itu, sontak berubah jadi berkelap-kelip oleh ratusan cahaya lilin di atas miniatur kapal, yang terapung dan bergoyang-goyang bak sekelompok kunang-kunang.

Lilin-lilin tersebut dibuat di atas kertas dengan cara diberi kapas, serta minyak goreng. Kemudian dinyalakan dan dilepas di atas air sungai dengan penuh kehati-hatian.

Warga yang saat itu kebetulan berada di Taman Grojogan senang melihat kapal lilin itu bergerak mengikuti arus sungai sepanjang kurang lebih 175 meter. 

Ada juga yang terdiam memandangi perjalanan kapal lilin di sungai. Namun banyak juga yang spontan melontarkan kata ungkapan ketakjuban 

Kapal lilin itu ada yang mati tenggelam,  ada yang terhenti karena tersangkut bebatuan, ada pula yang terbakar dan tidak sedikit yang menyala hingga finish di Tretek Ireng (Jembatan Hitam-red).

"Semua itu adalah filosofi tentang kehidupan manusia saat ini. Bermacam-macam nasib dan takdirnya. Mari kita bersama menanam kebaikan agar juga menuai kebaikan", jelas Eko, 

Hadir dalam kesempatan tersebut perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Blora, Prih Hartanto, ST Kepala Seksi Pengelolaan Sampah.

"Iya, kita ingin memastikan bahwa acara yang diselenggarakan tidak semakin membuat kotor sungai Grojogan", jelas Prih Hartanto, 

Memang selain bahan kapal lilin menggunakan kertas yang ramah lingkungan, ada salah seorang tim penjaring di bawah Treteg Ireng yang memastikan bahwa kapal tidak ada yang terlewatkan jaring.

"Jujur, memang berat tugas sebagai penjaring. Saya harus berlari-larian di sungai mengejar kapal lilin yang kadang bergerak terlalu cepat", ungkap Lilik Prayoga, salah seorang personil Duta Blora yang bertugas menjaring kapal lilin di titik finishnya.

Sebelumnya, pagi hingga sore hari mereka para aktivis, resik-resik Kali Grojogan membersihkan sampah yang bisa mengurangi keindahan dan kelancaran arus sungainya untuk kegiatan tersebut. 



"Iya, pagi hingga matahari tenggelam, kita bersama-sama melakukan persiapan dengan penanaman bambu, bersih-bersih toilet disepanjang kali Grojogan tempat dilangsungkannya larungan kapal lilin malam hari ini", tutur Lilik sambil memeras sarungnya yang basah tercebur dalam sungai.

Acara larung kapal lilin kian meriah dengan adanya dukungan dari Paguyuban Taman Grojogan yang menyiapkan pesta kuliner dengan menu nasi ayam, nasi sayur, nasi pecel, rujak, camilan, gorengan, jus, teh, susu, coklat dan kopi, serta wedang rempah.(pur) 


Kembangkan Peternakan Sapi, Wakil Bupati Gandeng PT Bank Sinarmas dan Dharma Jaya Jakarta

 


BLORA, (portamedia.web.id) - Wakil Bupati Blora, H. Arief Rohman, M.Si, yang juga Bupati Blora terpilih gandeng PT Bank Sinar Mas dan PD. Dharma Jaya Jakarta, untuk kembangkan peternakan sapi di Blora. 

Sebagai Bupati terpilih, Arief Rohman, mulai menggarap satu per satu potensi daerah yang dinilai dapat mengurangi angka kemiskinan. 

Salah satunya adalah potensi peternakan sapi, yang mana Blora menjadi kabupaten dengan populasi sapi terbesar di Jawa Tengah.

Setelah pekan lalu menggelar webinar tentang breeding sapi, kini Arief Rohman, mencoba merintis kerjasama pengembangan peternakan sapi melalui pola kemitraan dengan kedua nya. 

Kamis (11/2) pagi, dirinya mengundang perwakilan dari kedua perusahaan tersebut untuk bertemu seluruh stakeholder peternakan sapi untuk rembugan bersama di ruang rapat kantornya. 

Turut hadir Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan, drh. Gundala Wijasena, MP, Kepala Bagian Perekonomian Setda, Wiji Utomo, SST, ST, MM, dan perwakilan peternak sapi.

“Kami ingin agar populasi sapi yang mencapai lebih dari 250 ribu ekor ini, bisa memberi manfaat untuk ekonomi masyarakat," 

Jumlahnya sudah banyak, lanjut Arief, namun kualitasnya perlu ditingkatkan. Mulai dari hulu pembibitan atau bakalan, hingga hilir penjualan. 

Oleh sebab itu Pemerintah Kabupaten Blora, akan rintis kerjasama kemitraan dengan PT. Bank Sinarmas dan PD Dharma Jaya Jakarta.

Menurut Arief, PT. Bank Sinarmas merupakan salah satu lembaga perbankan penyalur kredit usaha rakyat (KUR), untuk peternakan sapi yang telah diapresiasi oleh Kementerian Pertanian. 

Sedangkan PD Dharma Jaya merupakan salah satu BUMD DKI Jakarta yang bergerak di bidang perdagangan dan industri daging.

“Kita juga ajak beberapa profesor bidang peternakan lulusan IPB dan UGM untuk melakukan pendampingan. Begitu juga dengan GMM Bulog untuk mendukung dalam ketersediaan pangan. Kandang-kandang komunal yang sudah ada di banyak desa akan kita maksimalkan,” tambahnya.

Sebagai sampling, rintisan kerjasama ini akan menyasar 5000 ekor sapi di sepuluh Kecamatan terlebih dahulu.

“Pengennya sih bisa langsung di 16 Kecamatan, namun kita sample dahulu 10 Kecamatan dengan menyasar 5000 ekor bakalan. Apabila ini berhasil akan mencapai 50 ribu ekor. Kita optimis jika semua bisa komitmen, akan berhasil,” paparnya.

Di tahap awal hasil penggemukan akan dipasarkan langsung ke PD Dharma Jaya Jakarta. Namun jika nanti Blora sudah punya Rumah Potong Hewan (RPH) modern, maka menurutnya pengiriman tidak lagi berupa sapi utuh, melainkan sudah daging olahan. 

Sehingga Blora nantinya bisa mendapatkan keuntungan lebih, dari sisi penyembelihan. Dan membuka lowongan kerja pengolahan daging.

Sementara, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan, drh. Gundala Wijasena, MP, menyampaikan, untuk sampling 10 Kecamatan diantaranya adalah Kecamatan Jati, Randublatung, Jiken, Jepon, Blora, Banjarejo, Japah, Ngawen, Kunduran, dan Todanan.

“Pada tahap awal tahun 2021 ini, targetnya melibatkan 500 peternak, yang akan menggarap 5000 ekor sapi bakalan. Kita akan survey dahulu desa-desa mana yang siap,” tambah drh. Gundala Wijasena, MP. (Pur/red)

Babinsa Koramil 07/Sambong Sosialisasikan PPKM dengan Cara Door to Door

 



BLORA, (portalblora.web.id) - Di Jawa Tengah Pemerintah Provinsi merapkan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Meski di Kabupaten Blora tidak termasuk wilayah penerapan PPKM namun Pemkab Blora tetap ikut menerapakan PPKM. Apalagi saat ini Pemerintah juga menerapkan PPKM mikro disetiap RT. 

Guna membantu kelancaran PPKM mikro Bhabinsa Koramil 07/Sambong mensosialisasaikanya secara door to door blusukan desa. 

"Ya, sebagai garda terdepan, Bhabinsa kami mensosialisasikan PPKM mikro, secara door to door blusukan ke desa desa, " ungkap Danramil 07/ Sambong Lettu Lukman Hakim. 

Selain itu Bhabinsa juga mengajak masyarakat dimasa pandemi covid 19 ini, untuk melakukan perubahan kehidupan baru dengan disiplin Protokol kesehatan. 

Dengan menerapkan 5M, memakai masker,  mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas. 

Seperti yang dilakukan Bhabinsa Gadu Sertu Suparji, Kamis (11/02) menemukan warga yang tidak memakai masker, dikala beraktifitas diwarung kopi milik salah satu warga desa binaanya.

Ia langsung memberikan himbauan, dan menegur secara humanisme, agar membiasakan diri menggunakan masker terutama sedang berada di luar rumah

"Mengingat untuk saat ini penyebaran virus corona yang semakin melonjak dan sudah banyak memakan korban, mari kita bersama-sama perangi virus corona, terutama dengan menerapkan protokol kesehatan seperti yang di anjurkan oleh pemerintah supaya kita semua bisa terhindar dari corona. "Tutur Suparji" (Pur)





Bhabinkamtibmas dan Tenaga Kesehatan Siap sebagai Vaksinator Covid-19 Polres Blora.

 


BLORA, (portalblora.web.id) Bhabinkamtibmas dan tenaga kesehatan siap sebagai vaksinator covid 19 Polres Blora. 

Hal ini disampaikan Wakapolres Blora Kompol Drs. Djoko Watoro saat pimpin apel, bertempat di halaman depan Mapolres Blora Polda Jawa Tengah Rabu (11/2).

Apel yang dipimpin oleh Wakapolres Kompol Drs. Joko Watoro, diikuti oleh Pejabat Utama Polres Blora, Kapolsek Jajaran serta perwakilan Bhabinkamtibmas dan Tenaga Kesehatan Polres Blora.

Adapun tujuan dari apel tersebut adalah untuk mengecek kesiapan anggota, terutama Bhabinkamtibmas dan Tenaga kesehatan dalam kegiatan vaksinasi Covid-19 yang akan dilakukan kepada anggota Polres Blora.

Wakapolres Blora Kompol Drs. Joko Watoro menyampaikan bahwa hari ini yang berkumpul disini adalah yang menjadi Referensi dua unsur yang menjadi ujung tombak penanganan Covid-19 di Kabupaten Blora.

Unsur pertama adalah tenaga kesehatan yang selama ini tidak kenal lelah mengurus pasien Covid-19 dan terus mengedukasi masyarakat.

Unsur kedua adalah Bhabinkamtibmas yang menjadi ujung tombak ditengah masyarakat dalam rangka edukasi protokol kesehatan di masyarakat.

Polri khususnya Polres Blora Polda Jawa Tengah terus bertekad meningkatkan perannya ditengah masyarakat termasuk saat pandemi Covid-19. 

Ratusan personil Bhabinkamtibmas dan tenaga kesehatan Polres Blora siap menjadi ujung tombak dalam penanganan Covid-19.

"Saya berharap Bhabinkamtibmas dan Nakes yang bertugas di Polres Blora, ditengah pandemi Covid-19 terus meningkatkan kinerja di tengah masyarakat," ungkap Wakapolres Blora.

Terkini, lanjut Wakapolres, Pemerintah telah mengeluarkan program PPKM mikro dan vaksinasi Covid-19. Untuk itu jajaran Polres Blora harus siap mengawal, mengamankan dan mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

Lebih lanjut perwira Polri yang hobi olahraga bersepeda ini menyampaikan bahwa dalam rangka mensukseskan PPKM Mikro, Polres Blora bersama petugas gabungan dari TNI, Satpol PP dan Tenaga Kesehatan serta instansi terkait lainnya akan mendirikan Posko di desa desa untuk memantau pelaksanaan PPKM Mikro, yang akan dilakukan hingga level paling bawah yaitu ditingkatan RT ataupun RW di setiap desa.


 "Kita akan bersinergi dengan instansi terkait lainnya, dan untuk itulah kita berdayakan Bhabinkamtibmas untuk aktif melakukan pantauan, karena Bhabinkamtibmaslah yang setiap harinya membaur bersama warga di wilayah desa binaan, tentunya bersama Babinsa dan Kepala Desa," tutupnya.(Pur)

Polres Blora Grebek Penimbunan Belasan Ton Pupuk Bersubsidi di Gudang Polowijo

 


Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama, Kasat Reskrim AKP Setiyanto, dan Anggota Reskrim saat Penggerebegkan pupuk (Rabu,10/2)

BLORA,  (portalblora.web.id) - Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,  pimpin penggrebekan penimbunan belasan ton pupuk bersubsidi yang dijual diatas harga HET Rabu (10/2) siang. 

Sebanyak 14,95 ton disimpan digudang polowijo milik Ngadiman (50), di desa Gabusan, Kecamatan Jati,  Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Ngadiman diduga melakukan pendistribusian atau penyaluran pupuk bersubsidi pemerintah, untuk sektor pertanian, yaitu menjual pupuk bersubsidi di luar peruntukannya di atas harga eceran tertinggi (HET) dari Pemerintah. 

"Ya, berdasarkan laporan warga, adanya penjualan pupuk bersubsidi diatasi HET pemerintah,  satuan Reskrim melakukan penyelidikan, dan ternyata benar ada 14,95 ton pupuk bersubsidi disimpan digudang polowijo ini, " ungkap Kapolres AKBP Wiraga Dimas Tama dislokasi (Rabu, 10/2)

Pelaku ini lanjut Kapolres,  mendapatkan pupuk ini dari Jawa Timur. Ia membeli dengan harga 240 ribu rupiah, dan dijual dengan harga eceran 250 -260 ribu rupiah persak.

"14,95 ton pupupuk bersubsidi ini terdiri dari 201 Sak pupuk bersubsidi jenis PHONSKA, 35 Sak pupuk bersubsidi jenis TS/SP36 dan 63 Sak pupuk bersubsidi jenis UREA  total  14,95 Ton" jelas Kapolres. 

Kapolres menambahkan kasus ini masih dalam pendidikan awal, apakah ada tersangka lain nanti akan ada pendidikan lebih lanjut. 

Sementara pelaku Ngadiman mengaku ia mendapatkan pupuk bersubsidi ini dengan cara barter. 

"Dari Malang Jawa Timur. Tiap kesini membawa pupuk, nanti orang itu kembali ke Malang membawa jagung saya untuk dijual ke Malang, " tuturnya.(her)

Arief Rohman : Pemerintah Butuh Dukungan Media, Untuk Membangun Blora

 

Arief Rohman (tengah) saat menghadiri Hari Pers Nasional (HPN) dan HUT ke 75 PWI di Balai Wartawan PWI Blora Komplek GOR Mustika Blora (Selasa, 9/2)

BLORA, (portalmedia.web.id) - Pemerintah Kabupaten Blora, Jawa Tengah butuh dukungan media untuk Sesarengan Mbangun Blora, itulah yang dikatakan Arief Rohman wakil Bupati Blora saat menghadiri Hari Pers Nasional 2021 dan HUT ke 75 PWI di Balai wartawan Komplek GOR Mustika Blora Selasa (8/2).

"Kedepan Pemkab akan menggandeng media untuk Sesarengan Mbangun Blora. Kita wujudkan tagline saat kampanye saya kemarin. Ini serius," ungkap Arief Rohman kepada sejumlah media yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesa (PWI) Blora.

Arief Rohman yang merupakan Bupati Blora terpilih di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 kemarin, sebelumnya  mengucapkan selamat Hari Pers Nasional 2021 dan HUT ke 75 PWI. 

Di hari Pers ini Arief berharap insan Pers kedepan lebih profesional lagi dalam pemberitaan. Arief ingin mewujudkan mimpi Sesarengan Mbangun Blora bersama seluruh elemen termasuk media.

"Peran media dalam membangun pemerintahan ini penting, sebagai kontrol sosial dan edukasi yang berimbang. Kedepan saya ingin media bisa membantu memberitakan program Pemerintah, seperti wisata alam maupun wisata lainya," jelas Arief.

Bukan hanya wisata saja, lanjut Arief, infrastruktur yang masih belum tersentuh pembangunan juga diberitakan, sebagai masukan, demi mewujudkan mimpi bersama sesuai tagline tadi.

"Kita akan merubah Blora bersama sama. Blora yang terkenal dengan sumber daya alamnya yang luar biasa, kita angkat bareng bareng, untuk menarik investor datang ke Blora," tuturnya.

Arief menambahkan Pemerintah akan memfasilitasi media untuk rembuk atau Jagong bareng tiap seminggu sekali, untuk kemajuan Blora.

Sementara Wahono, ketua PWI Blora mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bupati terpilih Arief Rohman di acara HPN 2021 dan HUT ke 75 PWI, yang diselenggarakan dengan cukup sederhana mematuhi protokol kesehatan.

"Saya ucapkan selamat datang mas Arief. Saya kaget juga, mas Arief mau datang, padahal tidak kita undang. Ini luar biasa," ucap Wahono.


Wahono menjelaskan bahwa kegiatan kali ini memang cukup sederhana. Hanya memotong tumpeng dan ziarah makam wartawan senior saja. Tidak seperti tahun lalu.

"Kita mematuhi anjuran pemerintah di masa pendemi ini. Dan kita dorong pemerintah, nanti wartawan yang pertama menjalani vaksinasi setelah nakes," imbuhnya.

Dalam kegiatan sedrehana tersebut, dihadiri oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Sugiyono, Kabbag Humas Pemkab Blora Mulyowati, Kasubbag Humas Polres Blora AKP Suparlan dan sejumlah wartawan yang tergabung di PWI Blora, serta Humas PT GMM Blora Putri.

Kegiatan diawali dengan pemotongan tumpeng dan pengukuhan dua anggota PWI Blora yang baru, dengan penyerahan kartu anggota PWI Muda. Dilanjutkan dengan berziarah ke makam wartwan senior Suara Merdeka Bambang Sunaryo. (her)



Polsek Jiken Polres Blora Dirikan Pos Pantau Di Pasa





BLORA - Untuk mensukseskan program Jateng Di Rumah Saja yang menjadi gagasan dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam rangka menekan penyebaran Covid-19 di wilayah Jawa Tengah, Polsek Jiken Polres Blora dirikan pos pantau di pasar rakyat kecamatan Jiken. Sabtu, (06/02/2021).

Adapun pos pantau tersebut diisi oleh petugas gabungan dari Polsek Jiken Polres Blora Polda Jawa Tengah, Koramil Jiken serta Satpol PP.

Kapolsek Jiken Iptu Nur Dwi Edi,SH,MH mengungkapkan bahwa pendirian pos pantau dipasar adalah salah satu instruksi dari Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK. Dimana sesuai dengan Surat Edaran Bupati Blora tentang kegiatan dipasar dibatasi hingga pukul 10.00 wib selama program dua hari Jateng Di Rumah Saja. 

"Pos pantau kita dirikan untuk memantau kegiatan dipasar, sekaligus memastikan bahwa kegiatan dipasar sesuai dengan protokol kesehatan dan tentunya sesuai dengan Surat Edaran Bupati Blora," ucap Kapolsek Jiken.

Sembari memantau kegiatan dipasar, petugas gabungan juga tak bosan menyampaikan imbauan protokol kesehatan kepada warga masyarakat. 


Masih tambah Kapolsek Jiken, dalam kegiatan pemantauan program Jateng Di Rumah saja, anggota Polsek Jiken bersinergi dengan Koramil dan Satpol PP dan jika ditemukan warga yang melanggar surat edaran Bupati Blora maka akan diberikan tindakan tegas namun humanis sesuai dengan aturan yang ada.

 "Tentunya kita kedepankan tindakan tindakan humanis, karena program ini juga untuk kebaikan kita bersama, semoga virus corona ini bisa segera sirna," pungkas Kapolsek Jiken.

Dukung Gerakan Jawa Tengah dirumah Saja, KONI Blora Larang Cabor Latihan

 

Ketua Umum KONI Blora,  Hery Sutiyono menunjuk Surat Edaran no. 001 tahun 2021 tentang penundaan latihan /pertandingan cabang olahraga (Cabor) anggota KONI Kabupaten Blora pada Sabtu - Minggu (6-7) Februari besuk.

BLORA, (portalmedia.web.id) - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menginstrukan Gerakan Jawa Tengah dirumah saja selama dua hari 6-7 Februari mendatang.

Gerkan itu dilakukan sebagai tidak lanjut perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan Masyarakat (PPKM), mengingat di Jawa Tengah kasus Covid semakin meningkat.

Hal itu juga dilakukan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Blora, yakni dengan memberi surat edaran no. 001 Tahun 2021 tentang penundaan latihan /pertandingan cabang olahraga (Cabor) anggota KONI Kabupaten Blora pada Sabtu - Minggu (6-7) Februari besuk.

Dasarnya adalah Surat KONI Jawa Tengah Nomor : 15/Um/II/2021 tanggal 3 Februari 

2021, Perihal Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Tahap II pada tanggal 6-7 Februari 2021.

"Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, kemarin kan mengajak masyarakat untuk tidak keluar rumah selama dua hari, pada Sabtu-Minggu (6-7/2) besuk. KONI Jateng pun juga membuat SE ke kami, untuk dukung program tersebut. Jadi kami pengurus KONI Blora, juga sepakat," ungkap Hery Sutiyono Kamis (4/2).

Dalam SE nya nomer 001 tahun 2021, poin 3, menghimbau kepada semua Cabor anggota KONI Kabupaten Blora, menunda kegiatan latihan /pertandingan bagi Atlet pada 6-7 Februari 2021.

"Hari ini SE tersebut kita edarkan ke semua Cabor melalaui staf kami. Jadi intinya kita mendukung gerakan tersebut," tuturnya.

Ini semua lanjut Hery Sutiyono, untuk mencegah penyebaran Covid 19, di Kabupaten Blora khususnya dan Jawa Tengah pada umumnya.

"Saya menghimbau kepada masyarakat, ditengah Pandemi ini, kita patuhi protokol kesehatan dengan 5M. Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas," tutupnya.(Her) 

5 Mahasiswa IPB, Belajar Kehutanan di KPH Blora



BLORA, (jatengtiga.com) - Lima Mahasisiwi asal Institut Pertanian Bogor (IPB), fakultas Kehutanan dan Lingkungan belajar tentang kehutanan di Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Blora, Jawa Tengah. 

Mereka mendapat tugas dari IPB untuk melaksanakan Praktik Lapang Kehutanan (PLK) di Perhutani KPH Blora selama kurang lebih 13 hari mulai 18 - 30 Januari 2021 lalu. 

Lima mahasiswi tersebut adalah Nifa Nabilia Khalidah (Rembang), Uswatun Khasanah (Rembang), Yunia Terpujiana (Blora), Mira Septiani (Karawang) dan satu lagi Zahra Amany Raihanah (Depok).

Karena masih masa pandemi covid 19, mereka harus mematuhi protokol kesehatan dengan menyertakan keterangan bebas covid, melalaui Rapid tes maupun Swab tes jika reaktif. 



Dari kelima mahasiswi tersebut ada satu yang terpapar covid 19 berdasarkan hasil swab tes, sehingga tinggal empat yang mengikuti PLK di KPH Blora. 

"Ya,  memang kami menerima lima mahasiswa dari IPB yang melaksanakan PLK, namun karena ada satu yang terpapar covid berdasarkan hasil Swab tes, tinggal empat yang kami  ijinkan, " ungkap Administratur (Adm) Perhutani KPH Blora Agus Widodo (Senin,  1/2).

Satu yang terpapar covid 19, lanjut Adm,  harus istirahat dulu isolaai mandiri dirumah. Ia adalah Mahasiswi asal Depok Jawa Barat. 

Selama magang mereka melakukan beberapa hal tentang Kehutanan, dengan dibimbing pelaksana tugas (Plt) Kepala Sub Seksi Komunikasi Perusahaan dan Perhutanan Soaial (KSS Komper)  Wanto. 

"Banyak hal yang dipelajari mereka. Ada  perlindungan hutan, pembinaan hutan, pemanenan hutan,  pemberdayaan masyarakat dan lainya tentang tugas Perhutani, " terang Wanto. 

Usai melaksanakan PLK salah satu perwakilan mahasiswa IPB asal Blora Yunia Terpujiana, memberikan kenang kenangan berupa Plakat sebagai tanda terima kasih kepada Perhutani KPH Blora yang telah membimbing dan menyambut mereka dengan ramah dan baik. 

"Terimakasih atas keramah tamahan Perhutani KPH Blora,  yang telah membimbing kami selama PLK disini. Sehingga tugas -tugas kami bisa selesai dengan baik dan lancar, " tutup Yuni sapaan akrabnya. (Her)