Stadion Kridosono Diguyur "Hujan" *Porkab Blora 2019

Pertandingan sepak bola di krisosono antara Kecamatan Cepu VS Kecamatan Kradenan

BLORA- Kesebelasan Kecamatan Cepu bukan lawan sepadan bagi tim Kecamatan Kradenan. Di pertandingan sepak bola Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Blora 2019 yang berlangsung di Stadion Kridosono, Sabtu 31-8-2019,

Cepu menang telak 7-0 versus kesebelasan Kecamatan Kradenan.
Tanda-tanda kemenangan tim Cepu sudah tampak di menit-menit awal babak pertama.

Pertandingan baru berlangsung 15 menit, kesebelasan Cepu sudah unggul 2-0 melalui gol yang dicetak striker M Zaenal Abidin di menit ke-5 dan 15. Satu gol lainnya bagi Cepu di babak pertama dihasilkan dari sepakan keras Hendy pada menit ke-23.

Meski sudah unggul 3-0 di babak pertama, tim Cepu tak mengendorkan serangan di babak kedua. Hasilnya, empat gol tambahan bersarang di gawang Kradenan yang dijaga kiper Riki Setiawan.

Empat gol itu masing-masing dicetak M Zaenal Abidin, Ahmad Septian, Deny Kusuma. Hujan gol di pertandingan yang dipimpin Wasit Supriyanto itupun membawa Kesebelasan Cepu meraih kemenangan telak sekaligus melaju ke laga berikutnya.

Tim Cepu akan berjumpa kesebelasan Kecamatan Blora yang mendapatkan bye. Menurut rencana, pertandingan Cepu versus Blora akan digelar di Stadion Kridosono Rabu 4 September 2019.

‘’Kesebelasan Kecamatan Blora adalah lawan sepadan bagi Cepu. Pertandingan kedua kesebelasan ini dipastikan bakal berlangsung seru,’’ kata Septiono, salah seorang penonton di Stadion Kridosono usai pertandingan Cepu melawan Kradenan.

Pertandingan sepak bola Porkab Blora 2019 diikuti 10 kecamatan dengan menggunakan sistem gugur. Enam kesebelasan yang absen adalah Kecamatan Jiken, Sambong, Randublatung, Bogorejo, Tunjungan dan Kecamatan Todanan. Laga perdana sudah berlangsung Jumat 30-8-2019.

Di laga pembuka tersebut, kesebelasan Banjarejo diluar dugaan menumbangkan salah satu kesebelasan favorit juara yakni Kecamatan Ngawen melalui adu penalti dengan skor 8-6.

Banjarejo selanjutnya akan menantang Kunduran di laga  berikutnya. Adapun pertandingan Minggu 1 September 2019 mempertemukan kesebelasan Kecamatan Kedungtuban menghadapi Jepon. (HR)

Pertandingan Sepak Bola, Mengawali PORKAB Blora 2019

Hery Sutiyono Ketua Umum KONI Blora menendang Bola tanda di mulainya pertandingan


Blora,Pertandingan Sepak Bola Jumat Sore(30/8) antara Kecamatan Ngawen dan Kecamatan Banjarejo di lapangan Kridosono,mengawali Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) Blora 2019.

Sebelum pertandingan di mulai ketua umum KONI Blora Hery Sutiyono menendang bola sebagai tanda di mulainya pertandingan.
Wasit melempar koin 

"Dengan ini pertandingan sepak bola dimulai, mari kita sukseskan PORKAB Blora 2019,"Ucap Hery saat menendang bola. (Jumat, 30/8/2019).

Pertandingan sepak bola antara Kecamatan Ngawen dan Banjarejo, pada babak awal dikuasai oleh tim Ngawen namun pada babak kedua tim Kecamatan Banjarejo dapat menyusul kekalahanya.

Di akhir pertandingan skor sama 3-3 ,sehingga wasit yang di pimpin Aris Budi, memberikan tambahan waktu untuk adu pinalty ,dan dimenangkan oleh Kecamatan Banjarejo dengan skor 6-8.

Perlu diketahui pada PORKAB Blora 2019 berdasarkan data yang diperoleh dari Panitia, hanya ada 10 Kecamatan dari 16 Kecamatan di Blora yang mengikuti sepak bola. (HR)


Atlit Kyokushinkai Blora Gondol 1 Medali Emas di Event Nasional Jakarta

Akbar bersama Supriyono membawa piala

Blora, Atlit Karateka Kyokushinkai Blora Gondol 1 medali emas di kejuaraan Piala bergilir Nardi T Nirwanto S. A. Memorial Cup VI 2019 di GOR Bulungan Jakarta Selatan.(Jumat, 30/8/2019)

Walau belum memenuhi target yang diinginkan yaitu 3 medali, namun atlit karateka Kyokusinkai Kabupaten Blora dojo Ngawen ini cukup membanggkan.

Membawa pulang satu medali emas pada kejuaraan Nasional ini, membuat Gianlucha Firman Akbar atlit junior di kelas 13kg ke bawah ,sangat senang dan bangga bisa membawa nama harum kota Blora di kancah Nasional.

"Senang bisa juara 1, semoga bisa menjadi suport bagi yang lain, "Ucap Akbar panggilan akrabnya,siswa yang masih duduk di kelas 3 SMP Negeri 1 Ngawen.

Supriyono, pembina sekaligus pelatih kyokushinkai Dojo Ngawen, mengatakan agar prestasi ini bisa menjadikan suport/motifasi bagi atlit lainya.

"walau tidak seberapa, semoga bisa menjadi motifasi bagi yang lainya, " Kata Supriyono.

Ia sangat berterimakasih kepada FORKI Blora yang telah membantu transport menuju Semarang, dan suport yang diberikan oleh Camat Ngawen Suherman.

Sebelumnya 13 atlit kyokushinkai beranngkat dari Ngawen pada Jumat sore (23/8) menuju Semarang, dari Semarang bergabung dengan Pengda menuju Jakarta.

Pelaksanaan kejuaraan Nasional Piala bergilir Nardi T Nirwanto S. A. Memorial Cup VI 2019 di GOR Bulungan Jakarta Selatan iti sendiri dilaksanakan Minggu, 25 Agustus 2019,diikuti 13 Pengda seluruh Indonesia.(HR)

Jembatan Penghubung dua Dukuhan Di Desa Semanggi Kecamatan Jepon Di Resmikan


Pengguntingan Pita oleh Kepala DPUPR dan  Cepu Field Manager

Blora, Pembangunan jembatan yang menghubungkan Dukuh Ngodo dan Dukuh Semanggi di Desa Semanggi Kecamatan Jepon Rabu pagi (28/8) diresmikan.

Peresmian dilakukan oleh Kepala DPUPR Kabupaten Blora,Ir. Samgautama Karnajaya MT bersama dengan Cepu Field Manager Afwan Daroni.

Jembatan dengan panjang 12 meter dan lebar  4 meter dengan beban berat mencapai 50 ton itu, merupakan salah satu CSR inrastruktur Perusahaan PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu.tahun 2019 yang nilainya cukup besar.

“Jembatan Semanggi merupakan jembatan komposit dengan panjang 12 meter dan lebar jembatan 4 meter dengan beban berat mencapai 50 ton “ terang Afwan Cepu Field Manager dilokasi.

Dalam kesempatan tersebut, Afwan juga menjelaskan bahwa pembangunan membutuhkan waktu sekitar 5 bulan dari April hingga Agustus 2019.

“Terima kasih atas dukungan warga terhadap kegiatan operasional Perusahaan khusunya saat pemboran BNA. Jembatan ini merupakan bentuk komitmen kepedulian Perusahaan terhadap masyarakat sekitar. Mohon dukungannya jg untuk tahun depan rencana kami akan melakukan pemboran sumur lagi di Semanggi,” Lannjut Afwan.

Kepala DPUPR Kabupaten Blora Samgautama Karnajaya mewakili Bupati Blora menyampaikan rasa terima kasihnya  atas kerjasama yang baik dengan Pemerintah Kabupaten Blora.

“Terima kasih atas bantuan Pertamina di bidang infrastruktur jalan. Perlu diketahui sepanjang ruas jalan Ngodo-Semanggi ini masih ada sekitar 215 km jalan yang rusak milik Kabupaten sehingga kami sangat terbantu dengan CSR Pertamina. Tentu prosesnya tidak instan,” jelas Samgautama.

Hal tersebut disambut Kepala Desa Semanggi Ngatmi. Ngatmi menerangkan bahwa jembatan semanggi ini sudah rusak sejak tahun 2017.

“Jembatan rusak karena adanya bencana alam. Waktu itu saya didesak warga karena jalur transportasi runtuh. Memang butuh proses, Alhamdulillah hari ini sudah diresmikan telah dibangun oleh Pertamina, kami akan menjaga dan menggunakan fasilitas ini dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Selain ruas jalan Ngodo-Semanggi, diketahui PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu juga rutin melakukan perawatan jalan Cabak-Nglobo dan Jalan Payaman di wilayah Kabupaten Blora.

Acara peresmian pembangunan jembatan semanggi pun ditutup dengan pengguntingan pita & penandatanganan prasasti peresmian oleh Cepu Field Manager dan Kepala DPUPR Kabupaten Blora didampingi Forkopimka Jepon.(HR) 

Tangis Haru Mewarnai Pemakaman Korban KM Santika Nusantara.

Cucu keponakan korban menangis saat jenasah di berangkatkan

Blora, Suasana duka menyelimuti kediaman rumah duka korban KM Santika Nusantara yang terbakar di perairan Laut Utara Pulau Masalembo Jawa Timur.

Diketahui korban benama Wiji (45) warga Desa Punggur,Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora. Jenasahnya diambil oleh keluarganya minggu dini hari pukul 02.30 wib. dan dimakamkan Minggu siang (25/8) di makam Butoh, Kelurahan Kunden.
Foto korban saat masih hidup

Sebelumnya ia bersama temanya Mukmin (46) bermaksud mencari pekerjaan di sebuah proyek di Kalimantan, dengan naik Kapal laut melalui pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Ia dan temanya Mukmin berangkat dari Blora Rabu pagi (22/8), namun nasib naas menimpa dirinya,kapal Santika Nusantara yang di tumpanginya terbakar ditengah perjalanan pada Kamis malam (23/8) di perairan Laut Utara Pulau Masalembo Jawa Timur.

Saat kejadian semuanya panik menyelamatkan diri masing masing, Mukmin selamat karena pada waktu itu menumpang perahu karet ,sedangkan Wiji tidak bisa menyelamatkan diri.

"Waktu itu ada sopir truk yang berteriak truknya kebakar ,dan semuanya panik menyelamatkan diri masing masing,Saya terpisah dengan Wiji saat itu, saya naik perahu karet dengan penumpang lainnya, " Cerita Mukmin saat melayat dirumah duka. (Minggu, 25/8/2019)

Waktu itu ia berharap temanya Wiji selamat seperti dirinya, ia mencari daftar nama di posko tidak ada nama Wiji hingga 2 hari.

Kemudian ia mengabari keluarganya yang di Blora. Karena ia mendengar kabar ada korban seorang laki laki mr. X belum diketahui Identitasnya.

Sesampai di Surabaya, ia dan keluarga Wiji menuju Rumah sakit Bhayangkara.Untuk memastikan bahwa jenasah mr. X adalah Wiji,  Anak laki lakinya yang bernama Aris (22) tes DNA.

Usai tes DNA dan dicocokan dengan jenasah, ternyata benar bahwa  mr.X tersebut adalah Wiji. Semua shock mendengarnya.

" Kami semua shock, setelah mengetahui jenasah mr. X adalah Wiji teman saya, "kata Mukmin terbata -bata.

Keluarga korban sudah mengikhlaskan kepergian Wiji, menurut Suntoro (47) kakak korban Wiji adalah sosok seorang ayah yang baik.

"Keseharianya ia ayah yang baik , sederhana, sama tetangga juga sering bergaul, " kata Suntoro kakak sepupu korban.
Suasana rumah duka saat akan memakamkan jenasah korban  

Ia meninggalkan satu orang istri bernama Rumini (42) dan 2 orang anak. Anak pertama bernama Aris (22) sudah menikah dan baru di karuniai seorang anak berumur 3 bulan, serta satu lagi bernama anak perempuanya bernama Mila (17) masih duduk di bangku SMA kelas XII.(HR) 

Peringatan HUT RI ke 74 di Rembang, di Meriahkan dengan Berbagai Permaianan Rakyat (Tradisonal)

Peserta lomba tarik tambang yang digelar dalam rangka HUT RI ke 74 di Alun Aun Kota Rembang
               
Rembang,Dalam rangka memperingati HUT RI ke 74, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang bekerjasama dengan PT Semen Gresik menggelar berbagai perlombaan  Permainan Rakyat (tradiaional). Acara tersebut di gelar di Alun - Alun kota Rembang Sabtu (24/8).

Kegiatan lomba dengan hadiah puluhan juta yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-74 RI ini dihadiri oleh Bupati Rembang H Abdul Hafidz, jajaran forkompinda serta berbagai elemen masyarakat.

"Semoga HUT ke-74 RI ini menjadi momen penguat hubungan dan kerjasama sinergis yang selama ini sudah terbangun antara Semen Gresik, berbagai elemen masyarakat dan pemerintah daerah," kata Muchammad Supriyadi, Direktur Keuangan dan SDM PT Semen Gresik di lokasi perlombaan. (Sabtu,24/8/2019)

Permainan rakyat yang dilombakan dalam kegiatan Festival Kemerdekaan PT Semen Gresik ini beragam. Mulai dari lomba dolanan anak, panjat pinang, tarik tambang, lomba yel-yel kemerdekaan, dan lomba estafet Kokoh Tak Tertandingi.

Untuk meningkatkan animo masyarakat, disiapkan berbagai apresiasi bernilai puluhan juta. Lomba panjat pinang misalnya hadiahnya berupa sepeda gunung, televisi, lemari es, handphone dan aneka barang lainnya.

Festival Kemerdekaan ini dibuka dengan tarik tambang persahabatan antara dua tim dari gabungan Semen Gresik dan jajaran Forkopimda Rembang.

Hadiah tarik tambang persahabatan sebesar Rp10 juta didedikasikan untuk para veteran di wilayah Rembang. Hal ini sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan para veteran demi kokohnya NKRI.

Setelah itu, berbagai lomba yang diikuti anak-anak, pelajar, instansi pemerintah hingga kalangan swasta ini dimulai. Suasana di kawasan pusat Kabupaten Rembang pun menjadi lebih meriah, guyub dan penuh kegembiraan.

Selain Festival Kemerdekaan, Semen Gresik juga berkolaborasi dengan Disdikpora Kabupaten Rembang dalam lomba egrang.

Lokasi finis lomba tradisional ini tepat di pintu masuk Festival Kemerdekaan. Kolaborasi ini kian menambah semarak kemerdekaan di Kabupaten Rembang.

Selanjutnya,ia mengatakan selain digelar di Alun-alun Rembang, Festival Kemerdekaan juga diadakan untuk lingkup internal maupun warga Desa sekitar perusahaan.

Bentuknya beragam mulai dari lomba cerdas cermat khas Semen Gresik hingga e-sport yang saat ini digandrungi kalangan milenial.

Selain itu, juga ada lomba pertandingan bola volley yang diikuti 16 tim dari 14 desa yang tersebar di tiga kecamatan baik wilayah Kabupaten Rembang maupun Blora.

Bupati Rembang H Abdul Hafidz mengapresiasi upaya yang dilakukan Semen Gresik. Sebab Festival Kemerdekaan mampu menyatukan dan mengokohkan hubungan antar berbagai elemen masyarakat dengan berbagai macam latar belakang.

"Upaya seperti ini harus terus ditumbuhkembangkan. Kami sangat mengapresiasi Semen Gresik karena sudah dan terus berkontribusi baik secara ekonomi maupun sosial untuk Kabupaten Rembang," tandasnya.(HR)



Atlit Kyokushinkai Blora Mengikuti Kejuaraan Nasional Piala bergilir Nardi T Nirwanto S. A. Memorial Cup VI 2019.

Foto bersama Camat Ngawen saat melepas keberangkatan ke Semarang

Blora, Sebanyak 13 Atlit Karateka Kyokushinkai Blora mengikuti kejuaraan Piala bergilir Nardi T Nirwanto S. A. Memorial Cup VI 2019 di GOR Bulungan Jakarta Selatan.

Pemberangkatan atlit karateka Kyokushinkai di Kecamatan Ngawen di lepas oleh Camat Ngawen Suherman Jumat sore (23/8) di Kantor Kecamatan Ngawen.

"Betandinglah secara sportif, jaga nama Blora dan nama baik perguruan," Pesan Suherman saat melepas Atlit karateka Kyokushinkai di Aula Kecamatan.(Jumat, 23/8/2019)

Pelaksanaan kejuaraan Nasional Piala bergilir Nardi T Nirwanto S. A. Memorial Cup VI 2019 di GOR Bulungan Jakarta Selatan tersebut akan dilaksanakan Minggu, 25 Agustus 2019.

Untuk menuju Jakarta Atlit karateka Kyokushinkai Ngawen, Blora berangkat pada Jumat sore menuju ke Semarang untuk bergabung dengan atlit karateka yang ada di Semarang.

"Kami berangkat ke Jakarta bergabung dengan atlit Semarang, berangkanya nanti malam jam 01.00 Wib," Kata Spriyono Pelatih Kyokushinkai Ngawen,Blora.

Dalam pertandingan itu ia menargetkan 4 piala untuk di bawa pulang ke Blora. (HR)

Penjaga Sekolah SMPN 1 Seso Meninggal Tertabrak Motor Saat Bertugas

Petugas Kepolisian Polres Blora melakuakan olah TKP 

BLORA - Nasib naas menimpa seorang penjaga sekolah bernama Wiji ( 42) yang beralamat di  Desa Tutup Rt. 06/01 Kec. Tunjungan Kab. Blora.

Ia meninggal dunia tertabrak sepeda motor saat sedang bertugas mengatur lalu lintas di depan SMP Negeri 1 Jepon Jumat pagi (23/8),ia meninggal dunia karena luka dibagian kepala.

Pengendara sepeda motor yang menabraknya di ketahui bernama Ahmad Rifai Romandoni (18), pemuda,  desa Geneng Rt. 02/01 Kec. Jepon Kab. Blora

Kejadian itu bermula saat penjaga sekolah, Wiji  (42) bertugas menyeberangkan para siswa di jalan raya depan sekolah.

Wiji yang pada saat itu sedang memasang traficone, tiba-tiba dari arah timur melaju kencang sepeda motor (SPM) Honda Mega Pro No. Pol : S 3720 TC yg dikendarai oleh Ahmad Rifai (18) seorang pelajar salah satu SMA di Kabupaten Blora yang mengakibatkan terjadinya kecelakaan lalulintas.

Seketika itu juga Wiji penjaga sekolah diketaui sudah meninggal di tempat, Kemudian oleh petugas kepolisian bersama warga,Wiji di bawa ke rumah sakit PKU muhammadiyah Seso untuk dilakukan visum.

Sedangkan Ahmad Rifai pengendara sepeda motor juga dibawa ke PKU Muhammdiyah karena mengalami luka sobek dibagian mulut.

Kasatlantas Polres Blora AKP Edy Sutrisno,S.H,M.H, melalui sambungan telepon membenarkan atas peristiwa terjadinya kecelakan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

“Benar tadi pagi terjadi kecelakaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia  di depan SMPN 1 Seso,” Ujar AKP Edy Sutrisno,S.H,M.H

Selanjutnya Kasatlantas Polres Blora AKP Edy Sutrisno Melalui  Kanit Laka Iptu Rustam mengatakan peristiwa kecelakaan ini masih dalam penangganan pihak kepolisian.(HR) 

Pertama di Jawa Tengah, ditemukan di Blora, Fosil Paus Usia Ribuan Tahun.


Ft. Seorang pegawai rumah artefak membersihkan temuan fosil dari Desa Kapuan, Kecamatan Cepu


Blora,Fosil di duga hewan mamalia Paus (Cetacea) berusia ratusan tahun di temukan di Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Menurut Tim Observasi dari Sangiran,  berdasarkan ciri ciri tulang ekor usai di bersihkan di rumah Artefak GOR Mustika Blora Kamis sore (22/8) ,di perkirakan fosil yang di ambil dari Desa Kapuan , Kecamatan Cepu,merupakan  hewan mamalia Paus (Cetacea).

Jika ini benar hewan Paus berarti ini merupakan temuan pertama kali di Jawa Tengah ,setelah sebelumya ditemukan di bojonegoro Jawa Timur oleh warga.

"ya setelah kami lakukan ekskavasi, dari lokasi ditemukanya fosil, selama 2 hari dan kami bersihkan, identifikasi awal  kami fosil tersebut merupakan sejenis hewan mamalia Paus, "kata Albertus Niko staf perlindungan Sangiran.(Kamis, 22/8/2019)

Albertus Niko tim observasi dari Sangiran dibantu pegawai rumah artefak Blora membersihkan fosil


Menurutnya, untuk memastikan hal itu ia bersama timnya akan mengadakan penelitian lebih lanjut,

"ini merupakan temuan kami yang spektakuler, karena kami melakukan sendiri ekskavasi, tidak seperti dibojonegoro yang sudah diangkat oleh warga, dan perkiraan umurnya kurang lebih 700 ribu tahun, "lanjutnya.

Mendengar keterangan identifikasi awal tim observasi dari Sangiran, Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) selamet Pamuji melalui  Kepala Seksi (Kasi) Sejarah dan Purbakala Eka Wahyu Hidayat merasa senang.

" Senang, seperti yang dikatakan tim observasi dari Sangiran ini merupakan temuan yang spektakuler,hampir tidak percaya di Blora ada mamalia Paus" Ungkapnya.

Ia menceritakan awal mula mendapat laporan adanya fosil tersebut adalah dari warga Desa Kapuan, Kecamatan Cepu yang sedang membuat sepiteng.

Setelah kedalaman kurang lebih 150 meter warga menghentikan pekerjaanya karena mejumpai samacam tulang.

"Ada warga yang sedang membuat sepiteng, dan melaporkan kepada kami setelah menemukan semacam tulang,"lanjutnya.

Kemudian Eka panggilan akrab Kasi Sejarah dan Purbakala Dinporabudpar Kabupaten Blora menindaklanjuti dengan melaporkan temuan tersebut kepada badan observasi purbakala Sangiran untuk melakukan Ekskavasi.(HR)






Polres Blora Salurkan Hewan Korban ke Ponpes Al- Alif

Penyerahan hewan kurban Polres Blora ke Ponpes Al Alif

Blora,Kepolisian Resort Blora,Jawa Tengah, serahkan hewan korban ke Pondok Pesantren Al-Alif Desa Tamanrejo, Kecamatan Tunjungan. Penyerahan hewan korban tersebut dimaksud sebagai bentuk kepedulian Polres Blora terhadap masyarakat.(Minggu, 11/8/2019)

"Alhamdulilah, di hari yang berbahagia ini, kami masih bisa berbagi dengan sesama, semoga berkah dan manfaat." Ucap Kapolres Blora AKBP Antonius Anang,S.I.K.,M.H melalui Kasat Binmas AKP Slamet,SH M.Si

Lebih lanjut mantan Kapolsek Blora ini menjelaskan bahwa, selain sebagai sarana ibadah Polres Blora, kegiatan ini sekaligus wujud nyata kepedulian Polres Blora kepada masyarakat Blora.

KH.Nasir Pengasuh Pondok pesantren Al Alif Desa Tamanrejo Kecamatan Tunjungan Blora mengaku senang dan mengapresiasi positif atas penyerahan satu ekor sapi Kurban dari Polres Blora.

"Alhamdulilah, senang, selaku pimpinan ponpes Al Alih kami berterimakasih kepada Keluarga besar Polres Blora, semoga berkah bagi Polres Blora, dan berkah bagi kita semua." Ucap KH.Nasir

Penyerahan Secara Simbolis dilaksanakan di halaman belakang Pondok Pesantren Al Alif, Minggu (11/08/) pagi oleh Kapolres Blora AKBP Antonius Anang,S.I.K.,M.H yang di wakili Kasat Binmas AKP Slamet,SH M.Si yang diterima langsung oleh Pengasuh Ponpes KH.Nasir.

Polres Blora tahun ini menyembelih 4 ekor sapi dan 2 ekor Kambing, 1 ekor sapi disalurkan di Pondok Al Alif Desa Tamanrejo Kecamatan Tunjungan, 1 ekor sapi di Masjid Agung Baitunnur dan 2 ekor sapi beserta 2 ekor Kambing di sembelih di Masjid Al Istiqomah Desa Seso Kecamatan Jepon Blora.(HR) 

Cegah Pencurian Kayu, Perhutani adakan Patroli Gabungan

Ft. Petugas gabungan foto bersama 


Blora, Antisipasi Pencurian Kayu, Perum Perhutani Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan ( BKPH ) Nglawungan dan BKPH Ngapus bersama POLSEK dan KORAMIL Japah melaksanakan Patroli keamanan hutan bersama, Sabtu ( 10/8/2019 )

Kegiatan patroli ini di ikuti sekitar 30 personil, terdiri Kapolsek Japah AKP Yulianto, S.H. beserta 8 Anggota, Anggota Koramil Japah 3 Pernonel,Kasi Trantib beserta 1 Anggota,Asper BKPH Nglawungan Sentot.w, S.Hut beserta 8 personel dan  Asper BKPH Ngapus ,Kastur beserta 8 Personel.

" Kegiatan Patroli bersama ini bertujuan untuk mencegah terjadinya pencurian kayu Jati, kebakaran hutan dan sebagai wujud kepedulian TNI,POLRI dalam peran sertanya menjaga Keamanan Hutan." Ucap AKP Yulianto,S.H.

Perhutani sangat berterima kasih atas dukungan TNI POLRI dalam hal pengamanan hutan.

" Kami sangat berterima kasih sekali atas dukungan TNI POLRI dalam hal pengamanan hutan, semoga nantinya hutan kita bisa aman sehingga fungsi dan manfaat hutan bisa terjaga dengan sebaik-baiknya." Tegas Kastur.

Patroli bersama tersebut mengambil rute
Pertama Pos Petak 58 RPH Gendongan, BKPH Ngapus, KPH Blora,selanjutnya Pos Petak 65 RPH Sumberejo, BKPH Nglawungan, KPH Blora,dan Pos Petak 133 RPH Wotbakah, BKPH Nglawungan, KPH Blora.(Hr)

63 Hewan Qurban dibagikan PT. Semen Gresik ke Warga Sekitar


               

Rembang, Sebanyak 63 ekor hewan qurban berupa 16 sapi dan 47 kambing diserahkan
kepada berbagai elemen masyarakat yang ada di Kabupaten Rembang dan Blora.

63 ekor hewan qurban tersebut diberikan oleh PT. Semen Gresik kepada warga sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial.

"Kegiatan ini merupakan salah satu wujud nyata semangat peduli dan berbagi PT Semen Gresik. Daging hewan qurban yang kita serahkan ini selanjutnya akan dibagikan kepada ribuan warga yang berhak menerimanya," ujar Gatot Mardiana
Kepala Departemen Komunikasi dan Hukum PT Semen Gresik (Sabtu 10/8/2019)

Acara di hadiri okeh Bupati Rembang H Abdul Hafidz, jajaran forkompinda serta perwakilan penerima dari dua kabupaten tersebut.

Bupati Rembang H Abdul Hafidz mengapresiasi kegiatan penyerahan hewan qurban yang dilakukan Semen Gresik.

Menurutnya  PT. Semen Gresik merupakan perusahaan yang paling komitmen dengan pelaksanaan progam CSR. Baik terkait dengan pemberdayaan UMKM, progam sosial kemasyarakatan, pembangunan infrastruktur, bantuan tempat ibadah dan lain sebagainya.

"Bahkan panitia kegiatan tingkat RT banyak yang dibantu. Dibanding perusahaan lain memang Semen Gresik yang paling komitmen dengan kegiatan CSR," kata Abdul Hafidz,

Puluhan hewan qurban itu dibagikan kepada 29 elemen masyarakat di wilayah Rembang dan Blora. Mulai dari kalangan pondok pesantren, ormas keagamaan, pengurus masjid agung, institusi kepolisian dan TNI, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, organisasi profesi  hingga sekolah.

Gatot Mardiana berharap upaya ini sekaligus bisa meningkatkan kerukunan, mempererat tali persaudaraan dan toleransi antarsesama.

"Semen Gresik ingin terus tumbuh dan berkembang bersama masyarakat serta berkontribusi positif bagi daerah. Itu komitmen kami," pungkasnya (HR)



Meriahkan 17an di Blora Dengan Aneka Lomba


Avrilla dan teman temanya meramaikan lomba makan krupuk

Blora, Berbagai lomba digelar di Desa dan Kelurahan di Kabupaten Blora,Jawa Tengah. Lomba tersebut dalam rangka memeriahkan hari Kemerdekaan RI ke 74. Salah satunya di Perumda, Kelurahan Kunden.

Lomba di mulai Jumat (2/8) sore di halaman mushola Ar Rokhim sub inti Perumda. Lomba dimulai dengan lari kelereng, dan makan krupuk.

Selanjutnya aneka lomba akan digelar hari berikutnya,seperti memasukan pensil kedalam botol, balap karung, sepak bola sarung, sepeda pelan, catur, tenis meja dan badminton.

Peserta lomba diikuti oleh anak anak Perumda,mulai dari anak anak belum sekolah, TK, SD hingga SMP.

"Hari ini baru di mulai lomba, diawali dengan lomba makan krupuk dan lari kelereng, "kata Mas Purwoto Ketua panitia lomba.(Jumat, 2/8/2019)

Menurutnya lomba ini hanya permainan, untuk memeriahkan hari lemerdekaan RI ke 74, lomba akan dilaksanakan hingga 25 Agustus mendatang,diakbiri dengan jalan sehat diikuti seluruh warga Perumda.

"Berbagai lomba ini memang sudah kami persiapkan sejak awal, Kami warga RW 4 Kelurahan Kunden sudah sepakat iuran bersama untuk memeriahkan hari kemerdekaan RI ke 74," jelas Mas Purwanto

Anak anakpun sangat senang memgikuti berbagai lomba yang disiapkan panitia, tampak mereka sangat antusias mengikuti berbagai lomba tersebut,karena panitia juga menyediakan hadiah bagi para pemenangnya.

"Senang, bisa ikut lomba memeriahkan hari kemerdekaan RI ke 74,walaupun kalah yang penting bisa ramai, "kata Avrilla bocah yang baru duduk di kelas 1 SD

Aneka lomba ini digelar setiap setahun sekali dalam rangka memeriahkan hari Kemerdekaan RI. (HR)